• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Melihat Peluang Sampah Jadi Rupiah
Berita Kegiatan, Pilihan

Melihat Peluang Sampah Jadi Rupiah

Program Studi Teknik Lingkungan UII memberikan hibah bina lingkungan kepada Jejaring Pengelolaan Sampah Mandiri (JPSM) Sehati pada Kamis (2/12). Bertempat di Kelurahan Sendangtirto, Berbah, Dr. Eng. Awaluddin Nurmiyanto, S.T., M.Eng. selaku Sekretaris Prodi Teknik Lingkungan menyerahkan hibah Inisiasi Pusat Edukasi Sekolah Sampah kepada Ketua JPSM Sehati, Dr. Hijrah Purnama Putra, S.T., M.Eng. Acara juga dihadiri Panewu Berbah, masyarakat pemerhati lingkungan, dan anggota JPSM Sehati.

Hijrah Purnama dalam sambutannya berterima kasih atas kerjasama hibah yang diinisiasi oleh Teknik Lingkungan UII. Ia berharap kedua pihak dapat saling bertukar pengalaman ilmu pengelolaan sampah seperti halnya edukasi bank sampah kepada para anggotanya. Untuk menguatkan pemahaman dan sinergi, pihaknya telah mengadakan lebih dari 10 kali webinar yang diikuti anggota JPSM Sehati. Dikatakannya, hibah tersebut akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas JPSM Sehati dalam memberdayakan peran anggotanya mengelola sampah.

Sementara itu, Awaluddin Nurmiyanto menyatakan kesiapan Teknik Lingkungan UII untuk menerima masukan/kritik maupun memberikan pendampingan kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah mandiri.

Di sisi lain, Ir. Dwi Anta Sudibya, M.T. selaku Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sleman mengatakan pengelolaan sampah sangat bergantung kepada pola pikir masyarakat. Ia menilai masyarakat perlu ditunjukkan paradigma bahwa sampah dapat bernilai rupiah dengan penanganan yang tepat.

Pada kesempatan yang sama, juga disampaikan materi oleh dr. Bintari Wuryaningsih, seorang aktivis lingkungan sekaligus pendiri Banyuwangi Osoji Club. Menurutnya, permasalahan sampah di Indonesia karena masih rendahnya kesadaran masyarakat akan lingkungan. Masyarakat masih suka membuang sampah sembarangan hingga sampah-sampah menjadi berceceran maupun bercampur aduk.

Selain itu, teknologi pengolahan sampah di Indonesia juga masih tertinggal dibanding negara lain sehingga sampah belum dapat diolah secara maksimal. Sampah pun akhirnya menjadi sumber permasalahan dan sumber bencana yang terjadi di Indonesia. Untuk itu, sepatutnya sampah menjadi PR bersama bagi masyarakat dan pemerintah.

Selanjutnya, ia mengenalkan paradigma baru yang melihat sampah sebagai bahan baku daur ulang, sumber energi baru dan terbarukan, serta menjadi berkah dan rupiah. Paradigma ini perlu terus digaungkan yakni diawali dengan memilah sampah rumah tangga dari rumah masing-masing.

Dalam pengelolaan sampah memilah menjadi hal yang utama untuk dapat memudahkan langkah pengolahan sampah selanjutnya. Pemilahan sampah juga akan mereduksi jumlah sampah yang dibawa ke tempat pembuangan akhir sehingga memperpanjang umur penggunaanya. Paradigma lama pengelolaan sampah yang dikumpulkan kemudian diangkut ke tempat pembuangan akhir disebutnya sudah ketinggalan zaman karena hanya memindahkan masalah ke tempat lain.

Sampah dapat dibedakan menjadi organik dan anorganik. Sampah organik dari rumah tangga dapat diolah menjadi kompos, eco enzyme, biopori, dan lainnya. Sedangkan sistem pemilahan sampah anorganik dapat dengan cara mendonasikan sampah, daur ulang, ecobrick, dan memainkan peranan bank sampah. (FHC/ESP)

4 Desember 2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/12/JPSM-Sehati.jpg 450 692 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2021-12-04 11:20:062021-12-06 11:22:16Melihat Peluang Sampah Jadi Rupiah

Berita Terakhir

  • UII Buka PPDS Patologi Klinik, Perkuat Kemitraan dengan Pemkab Sragen
  • UII dan Badilag MA RI Gelar Seminar Nasional, Bahas Arah Baru Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah di Era Digital
  • UII Lepas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat SINERA 2026 ke Kabupaten Buton
  • UII Luncurkan Fakultas Teknik Desain Inovasi, Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan
  • FIAI UII Gelar Diskusi Kajian Turats Bahas Implementasi Epistemologi Ulil Albab dalam Ilmu Sosial

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Sains, Teknologi, dan Analisis Data untuk Masa Depan Berkelanjutan Link to: Sains, Teknologi, dan Analisis Data untuk Masa Depan Berkelanjutan Sains, Teknologi, dan Analisis Data untuk Masa Depan BerkelanjutanMindset Link to: UII dan UNPAD Gelar International Office Conference 2021 Link to: UII dan UNPAD Gelar International Office Conference 2021 UII dan UNPAD Gelar International Office Conference 2021 Scroll to top Scroll to top Scroll to top