• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Kasus Meningkat, Penyakit Katastropik Perlu Diantisipasi Dengan Serius
Berita Kegiatan, Pilihan

Kasus Meningkat, Penyakit Katastropik Perlu Diantisipasi Dengan Serius

Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Indonesia (UII) serta Rumah Sakit (RS) UII berhasil menyelenggarakan seminar daring yang bertajuk “Webinar Kedokteran: Clinical Approach in Prevention of Catastrophic Disease Complications”. Melalui kanal Zoom Meeting, acara yang digelar pada Sabtu (08/07) ini turut mengundang sejumlah pakar penyakit dalam dari sejumlah instansi.

Para narasumber yang menjadi pembahas pada sesi diskusi termasuk dr. M. Robikhul Ikhsan, M.Kes., Sp.PD-KEMD, FINASIM dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada/Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Dr. Sardjito dan Dr. dr. Eka Ginanjar, Sp.PD-KKV, FINASIM, FACP, FICA, MARS dari FK Universitas Indonesia/Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Dr. Cipto Mangunkusumo. Selain itu, dr. Ana Fauziyati, M.Sc., Sp.PD, FINASIM serta dr. Rina Juwita, Sp.PD dari FK UII/Rumah Sakit (RS) UII juga ikut mengisi menjadi pembicara.

Tema kunci yang dibahas dalam kegiatan adalah mengenai penyakit katastropik (catastrophic diseases), yakni penyakit yang mengancam nyawa dan membutuhkan biaya pengobatan yang besar serta proses yang lama. Saat memberi sambutan, Dekan FK UII, Dr. dr. Isnatin Miladiyah, M.Kes. menyampaikan urgensi atas penyelenggaraan webinar ini adalah berdasarkan meningkatnya kasus penyakit katastropik di Indonesia.

“Kalau kita melihat data kesehatan, tahun 2020 itu ada 19,9 juta kasus katastropik yang di-cover oleh BPJS. Mengajukan klaim ke BPJS. Biaya yang dihabiskan untuk 19,9 juta kasus tadi adalah 20 triliun Rupiah, dan itu mencapai 25% dari seluruh klaim ke BPJS. Sedangkan, kita lihat dalam 2 tahun berikutnya, dalam tahun 2022. Itu kejadian atau klaim kasus katastropik itu sebanyak 23,3 juta. Jadi dalam 2 tahun itu naik sekitar 4 juta kasus, ya, dengan biaya menjadi 24,1 triliun. Jadi 4 triliun naik dalam 2 tahun terakhir,” tuturnya.

Menurutnya, hal ini menandakan membesarnya tanggung jawab negara serta adanya kebutuhan akan langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan. “Kita melihat beban ini luar biasa besarnya bagi negara. Belum lagi bagi penderitanya, karena mereka akan harus melakukan controlling penyakit itu dalam jangka waktu lama dan bahkan kadang-kadang menimbulkan keputusasaan. Kemahiran dari tenaga ahli, tenaga medis di garda depan itu menjadi sangat penting. Bagaimana supaya faktor risiko yang ada itu tidak berkembang menjadi penyakit-penyakit katastropik tersebut,” ujarnya.

Sejumlah faktor risiko penyakit katastropik yang diutarakan dr. Isnatin adalah pada meningkatnya kasus hipertensi dan diabetes melitus di Indonesia. “Kalau kita melihat dari data BPJS, klaim 2 tahun terakhir, 2020 maupun 2022, itu ternyata tiga besar itu sama. Yang pertama penyakit jantung, itu sekitar 49% klaimnya yang di BPJS. Kemudian kanker 18%, dan stroke 13%, dan kita melihat jantung, stroke itu adalah kondisi-kondisi akhir yang terutama disebabkan oleh hipertensi, diabetes melitus. Sehingga, pengetahuan kita mengenai kedua penyakit ini sangat penting,” ucapnya.

Ia berharap agar kegiatan tersebut dapat memberi pencerahan bagi tenaga medis di lapangan, terutama yang berada di garda terdepan dalam pelayanan kesehatan sehingga berbagai antisipasi dapat lebih awal dilakukan. “Para tenaga medis perlu mengetahui lebih awal, mendeteksi lebih awal, termasuk memberikan penanganan lebih awal. Supaya komplikasi-komplikasi ini tidak berkembang lebih lanjut menjadi penyakit-penyakit yang devastating, menimbulkan keputusasaan,” pungkasnya. (JRM/ESP)

10 Juli 2023
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2023/07/penyakit-kronis.jpg 450 720 Humas UII https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas UII2023-07-10 09:24:252023-07-18 09:30:46Kasus Meningkat, Penyakit Katastropik Perlu Diantisipasi Dengan Serius

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Peduli Kesehatan Mental Mahasiswa, UII Luncurkan PEKA Link to: Peduli Kesehatan Mental Mahasiswa, UII Luncurkan PEKA Peduli Kesehatan Mental Mahasiswa, UII Luncurkan PEKA Link to: Badan Sistem Informasi UII Gelar Workshop Single Sign On & Identity Federation Link to: Badan Sistem Informasi UII Gelar Workshop Single Sign On & Identity Federation Badan Sistem Informasi UII Gelar Workshop Single Sign On & Identity Fe... Scroll to top Scroll to top Scroll to top