• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Kesadaran Akan Produk Halal Perlu Ditingkatkan
Berita Kegiatan

Kesadaran Akan Produk Halal Perlu Ditingkatkan

Kehalalan suatu produk menjadi nilai yang selalu dicari umat muslim. Namun kenyataannya, masih banyak masyarakat yang tidak menyadari telah mengkonsumsi produk yang tidak halal. “Misalnya anda beli martabak, tulisannya kan halal ya? Tapi saat dimasak, diolesi mentega dengan kuas. Bulu-bulu kuasnya berbahan apa? Nah ini yang kadang membuat makanan kita menjadi tidak halal lagi”. Hal ini dikemukakan dosen Program Studi (Prodi) Ekonomi Islam UII, Muhammad Iqbal, S.E.I., M.S.I dalam kegiatan “Bincang Asyik Seputar Ekonomi” pada Sabtu (10/10).

Kesadaran halal di pihak produsen masih ternilai rendah. Melihat biaya sertifikasi halal yang terbilang mahal, beberapa oknum menjadikan kehalalan suatu produk hanya sebatas kewajiban untuk memenuhi sertifikasi. Setelah semua proses selesai dan didapatkannya sertifikasi, mereka tidak lagi memperhatikan unsur halal tersebut. Hal ini dibuktikan Muhammad Iqbal lewat salah satu hasil magang mahasiswa yang menyatakan saat hendak disertifikasi kehalalannya mereka menggunakan semua produk halal, seperti kecapnya. Namun waktu selesai sertifikasinya, kecapnya diganti lagi dengan produk yang tidak teruji halalnya.

Oleh sebab itu, menurut Muhammad Iqbal bukan hanya masalah sertifikasi halal tapi harus ada upaya dari pihak yang berwenang untuk meningkatkan kesadaran dari sisi produsen. Karena percuma saja kalau sudah disertifikasi mau berapa kali pun, kalau mereka masih belum punya kesadaran di diri sendiri. Kesadaran ini juga perlu dibangun untuk menghindari kerugian bagi umat muslim dalam menjaga kehalalan dari hal yang dikonsumsi. “Ini bisa jadi contoh ya, sudah lihat konsumennya pakai jilbab kan pasti Islam cari yang halal. Lha kok masih diperbolehkan untuk makan di sana?”, jelas Muhammad Iqbal.

Selain kesadaran akan produk yang halal, literasi halal juga perlu ditingkatkan. Pada praktiknya, sertifikasi halal yang diberlakukan baru sampai pada tataran bahan, pengolahan bahan, dan aspek kebersihan. Sayangnya, belum ada yang bisa menguji hingga pada alat-alat yang digunakan. Hal ini berpotensi menghilangkan kehalalan dari suatu produk, apabila alat-alat yang digunakan tidak berasal dari bahan yang halal.

Muhammad Iqbal menjelaskan melalui hasil dari sebuah penelitian bahwa seluruh tubuh babi dari ujung depan hingga belakang dapat terpakai untuk membuat suatu produk. “Unsur yang digunakan untuk mengeraskan batako juga ada beberapa yang terbuat dari babi”. Ini yang akhirnya membuat literasi halal itu perlu ditingkatkan, baik untuk produsen maupun konsumen.

Saat ini label halal tidak hanya menyasar pada industri kuliner. Beberapa industri kecantikan dan pakaian pun sudah berlomba-lomba mendapatkan label halal. Untuk itu lah, Muhammad Iqbal mengajak untuk selalu memperhatikan segala hal yang bersinggungan dengan kita. Tidak hanya yang dikonsumsi, bahkan pakaian, perabot rumah pun perlu diperhatikan kehalalannya. (VTR/RS)

12 Oktober 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/06/FIAI-UII-1.jpg 450 651 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-10-12 11:43:092020-10-12 11:43:09Kesadaran Akan Produk Halal Perlu Ditingkatkan

Berita Terakhir

  • UII Luncurkan Fakultas Teknik Desain Inovasi, Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan
  • FIAI UII Gelar Diskusi Kajian Turats Bahas Implementasi Epistemologi Ulil Albab dalam Ilmu Sosial
  • UII Sambut 22 Mahasiswa Internasional dalam Program P2A UIISAGE BRIDGE 2026
  • UII Gelar Studium Generale Ungkap Akar Perilaku Menyimpang dalam Masyarakat
  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur Link to: Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur Link to: Masa Depan BUMN Pasca Pandemi Link to: Masa Depan BUMN Pasca Pandemi Masa Depan BUMN Pasca Pandemi Scroll to top Scroll to top Scroll to top