• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Kiat Menjadi UMKM Profesional
Berita Kegiatan

Kiat Menjadi UMKM Profesional

Dr. Jacky Mussry, Presiden International Council for Small Business (ICSB) Indonesia menyampaikan pelaku usaha UMKM tidak hanya dapat mengandalkan dana yang diberikan pemerintah. UMKM juga harus membangun dan membangkitkan sendiri usahanya melalui cara-cara dan inovasi baru. Hal itu disampaikannya dalam acara Webinar IBISMA Growth Festival yang diadakan secara daring di UII belum lama ini. Dalam webinar ini, ia banyak memberikan gambaran bagaimana ICSB menggerakkan bisnis pada sektor UMKM serta memberikan tips dan trik untuk bertahan ataupun bangkit disaat krisis.

Ia menambahkan diperlukan kapabilitas sumber daya manusia dalam meningkatkan pengembangan UMKM ke depan. Ia berbagi tips agar UMKM tidak terus bergantung ke pemerintah. “Be more professional and be more entrepreneurial. Artinya adalah suatu konvergensi yang menggabungkan keprofesionalan pekerjaan dan di kehidupan personal”, ujarnya.

Kompetensi UMKM juga harus ditingkatkan agar dapat lebih efisien dan efektif. Gabungan keduanya adalah produktif dan menghasilkan UKM yang berkesinambungan. Kreatifitas, leadership, ide-ide termasuk dalam unsur dari kompetensi bagi UMKM yang bagus. “Perlu diingat adalah kreatif boleh tapi apakah sudah efektif?, inovatif boleh tapi apakah sudah produktif?”, dan entrepreneur boleh tapi apakah sudah profesional?,” tegas Jacky.

“Kreatif boleh dan harus sebagai sumber ide tapi tidak dapat menjadi inovasi kalau tidak fungsional atau solutif untuk masyarakat. Tidak dapat menjadi inovasi kalau tidak ada nilai ekonomisnya jadi di situlah peran entrepreneur. Menjadi kreatif dan inovatif, namun di saat yang sama juga profesional. Aset terpenting saat ini adalah momentum, sejauh mana kita bisa melihat kesempatan dan momentum yang ada bisa dimanfaatkan. Indonesia harus menjadi player dan bukan hanya menjadi playground saja”, pungkasnya.

Ia berharap di tahun 2022 hingga 2025, UMKM Indonesia sudah masuk era mereformasi diri. Selanjutnya pada tahun 2025 hingga 2030 sudah masuk era bangkit. “Untuk mewujudkannya, fokus pada penciptaan nilai, harus berani menantang diri sendiri untuk menciptakan nilai untuk sendiri, orang lain, dan Indonesia. Saatnya untuk meninggalkan hal yang tidak produktif”, katanya lagi.

Saat ini, hampir 24 triliun dana digelontorkan untuk membantu peningkatan UMKM yang ada di Indonesia. Hal tersebut dilakukan karena UMKM merupakan salah satu usaha yang berperan besar terhadap perekonomian Indonesia. Pelaku usaha UMKM hendaknya tidak hanya dapat mengandalkan dana yang diberikan melainkan juga harus membangun dan membangkitkan sendiri UMKM melalui cara-cara dan inovasi baru. Pemerintah hanya dapat menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan UMKM dan tidak dapat ikut masuk terjun langsung mengelola hal internal yang ada di UMKM. (HN/ESP)

20 November 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/07/market-behavior-uii.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-11-20 14:05:422020-11-20 14:07:51Kiat Menjadi UMKM Profesional

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: UII Kembangkan Bahan Alam Menjadi Nanopartikel Link to: UII Kembangkan Bahan Alam Menjadi Nanopartikel UII Kembangkan Bahan Alam Menjadi Nanopartikel Link to: Sinergi Bangkitkan UMKM di Kala Pandemi Link to: Sinergi Bangkitkan UMKM di Kala Pandemi Sinergi Bangkitkan UMKM di Kala Pandemi Scroll to top Scroll to top Scroll to top