• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Kualitas Pengukuran Dampak Riset Perlu Ditingkatkan
Berita Kegiatan, Pilihan

Kualitas Pengukuran Dampak Riset Perlu Ditingkatkan

Evaluasi dampak riset perlu dilakukan secara komprehensif, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Dalam konteks tersebut, instrumen yang digunakan perguruan tinggi untuk mengevaluasi dampak riset harus mampu menangkap gambaran luas sejauh mana aktivitas riset perguruan tinggi mampu berkontribusi terhadap berbagai pemangku kepentingan.

Demikian disampaikan Associate Professor Dr. Tan Peck Leong pada paparan dalam sesi final Management Meeting and Workshop on the Development of the System of the Assessment of Research Impact, SGH Warsaw School of Economics, Warsawa, Polandia, Jumat (8/3). Hadir dalam pertemuan ini, Rektor Universitas Islam Indonesia (UII), Fathul Wahid, S.T., M.Sc., PhD. dan Direktur Kemitraan UII, Hangga Fathana, MA.

Pertemuan ini adalah bagian dari partisipasi UII sebagai anggota konsorsium Repesea Erasmus+ yang bertujuan meningkatkan reputasi dan kualitas riset universitas di kawasan Asia Tenggara. Konsorsium ini terdiri atas 11 universitas dari 7 negara, mencakup Indonesia, Malaysia, Thailand, Prancis, Slovakia, Polandia, dan Inggris.

Salah satu luaran dari konsorsium Repesea Erasmus+ mencakup instrumen evaluasi dampak riset bernama System for Assessing Impact and Quality of Research (SAIQoR). Instrumen ini disusun sejak tahun 2018 dan terus disempurnakan agar mampu menggambarkan dampak riset secara menyeluruh.

Ditambahkan Tan, SAIQoR terdiri atas lima kriteria utama: research environment, underlying research, publication, impact, dan research capacity building. “Pada kriteria research environment, perguruan tinggi perlu menjelaskan secara kualitatif mengenai relevansi visi dan misi terhadap aktivitas riset serta penyediaan infrastruktur untuk mendukung pengembangan riset”, ungkap Tan.

Narasi dalam research environment menjadi basis perguruan tinggi dalam pengisian kuantitatif empat kriteria utama lainnya. Secara lebih rinci, kriteria impact terbagi atas empat kriteria elektif: pemerintah, bisnis, lingkungan, cagar budaya, dan masyarakat luas. “Perguruan tinggi dapat memilih sebagian maupun seluruh kriteria elektif ini sesuai dengan arah pengembangan riset yang sedang diterapkan,” tambah Tan.

Disampaikan Fathul, selain SAIQoR, ragam luaran konsorsium Repesea Erasmus+ juga meliputi monograf, policy paper, dan modul pelatihan. “Modul tersebut digunakan sebagai materi pelatihan untuk peningkatan kapasitas riset ya ng diselenggarakan beberapa waktu pada bulan Maret hingga Juni 2019,” ungkap Fathul.

Pada tahun 2019, konsorsium Repesea Erasmus+ telah memasuki tahun final dan akan diakhiri dengan konferensi yang akan diselenggarakan bulan September bertempat di Universitas Islam Indonesia dan Universitas Gadjah Mada. (HF/FW)

11 Maret 2019
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/03/Kualitas-Pengukuran-Dampak-Riset-Perlu-Ditingkatkan.jpg 250 360 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2019-03-11 12:33:232019-03-11 12:33:23Kualitas Pengukuran Dampak Riset Perlu Ditingkatkan

Berita Terakhir

  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z
  • UII Dukung Penanganan Kenakalan Remaja di DIY
  • BP Inauguration 2026: Momen Selebrasi dan Transformasi Mahasiswa Bridging Program UII

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Pesan Ustadz Hilmi Firdausi kepada Generasi Milenial UII Link to: Pesan Ustadz Hilmi Firdausi kepada Generasi Milenial UII Pesan Ustadz Hilmi Firdausi kepada Generasi Milenial UII Link to: Mahasiswa FH UII Belajar Literasi Keuangan ke OJK DIY Link to: Mahasiswa FH UII Belajar Literasi Keuangan ke OJK DIY Mahasiswa FH UII Belajar Literasi Keuangan ke OJK DIY Scroll to top Scroll to top Scroll to top