• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Mahasiswa Mancanegara Menikmati Keunikan Arsitektur Indonesia
Berita Kegiatan

Mahasiswa Mancanegara Menikmati Keunikan Arsitektur Indonesia

Hari ketiga Indonesian Heritage Story (IHS) Universitas Islam Indonesia (UII) pada Kamis (4/8) diisi dengan penjelasan materi sejarah arsitektur Indonesia oleh dosen Arsitektur UII, Dr. Revianto Budi Santoso. Acara yang digelar di Hotel Santika Premiere Jogja itu diikuti mahasiswa mancanegara dari negara-negara Asia Tenggara.

Dalam kesempatannya, Dr. Revianto Budi Santoso menjelaskan terkait sejarah dan aktivitas di Candi Prambanan. “Candi Prambanan merupakan tempat di mana banyak orang melakukan jual beli, datang, dan juga pergi. Candi ini memiliki tinggi 47 meter dan merupakan bangunan Hindu tertinggi di dunia, mengalahkan bangunan di India yang mayoritasnya Hindu pada waktu itu, dan juga menjadi bangunan tertinggi di indonesia selama 1000 tahun”, jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Revianto Budi Santoso juga menjelaskan macam warisan yang ada di dunia saat ini. “Istilah warisan ada dua, yaitu warisan yang hidup dan bisa digunakan serta warisan yang hanya bisa dilihat tapi tidak bisa digunakan, warisan yang bisa digunakan contohnya seperti masjid dan gamelan. Sedangkan warisan yang hanya bisa dilihat dan tidak bisa digunakan ialah piramida, Candi Borobudur, dan Candi Prambanan”, ujarnya.

Terakhir, ia memberikan salah satu contoh keunikan dari arsitektur Indonesia, rumah khas dayak. “Rumah adat dayak memiliki panjang 100 meter, jika memasak atau ingin mencuci letaknya cukup jauh, kalau ingin memanggil anak atau seseorang harus berteriak karena jaraknya cukup jauh”, tandasnya.

Setelah selesai mengikuti sesi pemaparan materi, para peserta diajak berkunjung ke Candi Prambanan. Mereka didampingi pemandu untuk berjalan-jalan keliling area Prambanan. Para peserta tampak antusias mendengarkan pemaparan pemandu terkait dengan Prambanan dan sejarahnya.

Selain itu peserta juga tampak bahagia sembari berfoto di area Prambanan. Hingga memasuki sesi terakhir yaitu menonton penampilan Ramayana Ballet, para peserta memperlihatkan antusiasmenya dalam menonton persembahan tari khas Indonesia tersebut.

Putri Al Myresa, salah satu peserta IHS asal Universiti Malaya, Malaysia, mengatakan ketertarikannya terhadap keragaman dan keunikan Indonesia dalam hal arsitektur. “Kalau untuk pemahaman aku, untuk arsitekturnya di Indonesia lebih ke historical side yang menjurus ke budaya gitu, agama juga kan, kalau peninggalan dari hinduisme, buddha, itu beda. Kalau di Malaysia kan more to like British colonizer, kalau di sini aku lihat lebih ke arah untuk mengekalkan (melindungi) beda dengan modernisasi. So, kalau itu bagus untuk masa depan negaranya gitu kan, bisa menarik lebih banyak turis untuk tahu soal cultural, more like cultural itu kan penting untuk sebuah negara kan”, ucap Putri.

Lebih lanjut, ia juga mengutarakan ciri khas dari Indonesia tersebut merupakan salah satu kelebihan yang dimiliki Indonesia.

Sementara Norhaslina Shahira, salah satu mahasiswa Universiti Kuala Lumpur, Malaysia mengatakan bahwa ia terpesona oleh keindahan budaya dan tradisi Indonesia. Kegiatan hari ini cukup menarik dan sangat mempesona, terutama Sendratari Ramayana karena baru pertama kali menonton story telling seperti itu ada sejarahnya meskipun durasinya satu jam. Namun sepertinya saya akan fokus menulis cerita tersebut karena sangat menarik dan sangat baru bagi saya terutama budayanya, kan, sangat menarik bagi saya”, jujurnya.

Terakhir, ia berbagi kesan dan pesannya terkait program yang diadakan oleh UII, yaitu IHS dan kunjungannya ke Indonesia. “Menurut saya program ini sangat menarik, unik, dan mempesona. Saya pikir penyelenggara harus melakukan ini setiap tahun untuk menarik orang-orang dari seluruh dunia untuk mengenal Indonesia. Karena menurut saya budaya Indonesia sangat unik karena mereka memiliki budaya yang berbeda bergabung menjadi satu kesatuan di suatu negara dan bahkan anda memiliki begitu banyak budaya yang hidup di negara anda. Kalian hidup dalam kesatuan dan saya pikir sangat tertarik untuk mengetahui setiap budaya di Indonesia”, pungkasnya. (JR/ESP)

6 Agustus 2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/08/Mahasiswa-Mancanegara-Menikmati-Keunikan-Arsitektur-Indonesia-2.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2022-08-06 15:43:212022-08-08 15:50:36Mahasiswa Mancanegara Menikmati Keunikan Arsitektur Indonesia

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Keutamaan Ilmu Menurut Ihya’ Ulumuddin Imam Ghazali Link to: Keutamaan Ilmu Menurut Ihya’ Ulumuddin Imam Ghazali Keutamaan Ilmu Menurut Ihya’ Ulumuddin Imam Ghazali Link to: IHS Hari Ke-4: Mahasiswa Mancanegara Bertekad Lestarikan Budaya Lokal Link to: IHS Hari Ke-4: Mahasiswa Mancanegara Bertekad Lestarikan Budaya Lokal IHS Hari Ke-4: Mahasiswa Mancanegara Bertekad Lestarikan Budaya Lokal Scroll to top Scroll to top Scroll to top