• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Memetik Peluang Emas dari Era Society 5.0
Berita Kegiatan

Memetik Peluang Emas dari Era Society 5.0

Laboratorium Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (LabMa UII) mengadakan acara Seminar LabMa Scientific Fair 2022 yang bertajuk “The Role Of Youth in Term Of SDGs On Preparation for Society 5.0 Era” pada Sabtu (17/12). Acara yang diselenggarakan di Auditorium Prof. K.H. Abdul Kahar Mudzakkir ini menghadirkan narasumber Alumni The University of Edinburgh (LPDP Scholarship) dan Pemerhati Pendidikan dan Perempuan, Birrul Qodriyyah dan Koordinator Startup Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Sonny Sudaryana.

Pada sesi penyampaian materi, Birrul Qodriyyah mengungkapkan pada era super smart society (Society 5.0), berbagai jenis pekerjaan akan hilang tergantikan teknologi, tetapi akan muncul berbagai jenis pekerjaan baru. Dalam hal ini, dunia pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kualitas SDM. 

“Untuk menghadapi tantangan era society 5.0, bidang pendidikan harus direvolusi dan berorientasi pada pembelajaran yang lebih modern untuk menyiapkan lulusan kompeten dan mampu memasuki lapangan pekerjaan yang dibutuhkan dunia. Hal ini senada dengan SDGs tujuan keempat, yaitu meningkatkan kualitas mutu pendidikan dan merata sehingga dapat menjangkau tempat atau desa terpencil untuk mengatasi kesenjangan pendidikan,” ungkapnya.

Birrul Qodriyyah juga menjelaskan bahwa kemudahan pembelajaran daring yang didapatkan sekarang, juga masih menyisakan kekurangan tersendiri. “Ada dampak negatif yang ditimbulkan dari pembelajaran jarak jauh, seperti loneliness, social isolation, dan low motivation sehingga pembelajaran kurang maksimal karena mengalami stress yang cukup tinggi, sehingga dibutuhkan perencanaan pembelajaran yang kreatif dan evaluasi pembelajaran agar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran,” jelasnya.

Selanjutnya, Birrul Qodriyyah juga menjelaskan pentingnya tujuh kemampuan penting yang wajib dikuasai, yaitu focus and self control, perspective taking, communication, making connection, critical thinking, taking on challenge, dan self directed. “Kemampuan 7 essential skill sangat penting dalam memutuskan tindakan yang dilakukan. Dan ini dapat dilatih dengan mengikuti kegiatan organisasi di kampus sehingga dapat melatih kepemimpinan, tanggung jawab, dan manajemen waktu,” jelasnya.

Terakhir, Birrul Qodriyyah juga mengingatkan untuk tetap produktif dengan mengoptimalkan peran penting teknologi namun kitalah yang berperan aktif untuk tetap mengendalikannya.

Sementara, pada sesi materi kedua, Sonny Sudaryana mengungkapkan bahwa sebanyak 77% penduduk Indonesia berada di usia produktif dan merupakan pengguna aplikasi online. Peningkatan penggunaan teknologi meningkat drastis pada masa pandemi sehingga turut mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Menurutnya, pemerintah perlu memfasilitasi pembangunan sarana dan prasarana prioritas untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi sejalan dengan perkembangan teknologi seperti high-spend internet infrastructure, digital economy ecosystem, human capital, dan national data center. “Kehadiran sarana dan prasarana mampu membuat mudah semua pihak dalam pembangunan ekonomi secara optimal sehingga pentingnya memanfaatkan dan menjaga keutuhan sarana prasarana tersebut,” ungkapnya

Tidak hanya itu, Sonny Sudaryana juga mengatakan pentingnya mempelajari Bahasa Inggris di samping skill penting lainnya. Menguasai Bahasa Inggris akan memudahkan memahami teknologi baru karena bahasa tersebut selalu digunakan pada setiap pengenalan dan peluncuran teknologi baru.

Terakhir, Sonny Sudaryana berharap dengan adanya kemudahan teknologi yang dapat di akses di mana saja, untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam peningkatan produktivitas dan kualitas diri sehingga dapat meningkatkan kemajuan dan penghidupan merata di seluruh wilayah Indonesia. “Kini, membangun bangsa bisa di mana saja dan kesempatan untuk penghidupan yang lebih baik tidak hanya berputar di kota besar. Dengan internet dan kolaborasi, kita ciptakan inovasi!,” pungkasnya. (PN/ESP)

18 Desember 2022
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2022/12/Memetik-Peluang-Emas-dari-Era-Society-5.0.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2022-12-18 10:54:522022-12-19 11:22:46Memetik Peluang Emas dari Era Society 5.0

Berita Terakhir

  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z
  • UII Dukung Penanganan Kenakalan Remaja di DIY
  • BP Inauguration 2026: Momen Selebrasi dan Transformasi Mahasiswa Bridging Program UII
  • Jawab Kebutuhan Pasien Internasional, CILACS UII dan RS Panti Nugroho Teken MoU Interpreter Bahasa Arab 

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Mengenal Penegakan Hukum dan Pertahanan Alur Laut Kepulauan Indonesia Link to: Mengenal Penegakan Hukum dan Pertahanan Alur Laut Kepulauan Indonesia Mengenal Penegakan Hukum dan Pertahanan Alur Laut Kepulauan Indonesia Link to: Kerugian Penipuan Investasi Capai Ratusan Triliun, UII dan OJK Gelar Kuliah Umum Link to: Kerugian Penipuan Investasi Capai Ratusan Triliun, UII dan OJK Gelar Kuliah Umum Kerugian Penipuan Investasi Capai Ratusan Triliun, UII dan OJK Gelar Kuliah... Scroll to top Scroll to top Scroll to top