• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Menjadi Insan Bermanfaat Dimulai Dari Ilmu
Berita Kegiatan

Menjadi Insan Bermanfaat Dimulai Dari Ilmu

Salah satu tanda Allah SWT mendatangkan kebaikan adalah kita disibukkan dengan hal-hal yang baik. Dalam suatu hadits disampaikan jika Allah SWT menghendaki kebaikan, Allah akan membuat kita sibuk untuk berbuat amal sholeh. Sebagaimana disampaikan Ustadz Dwi Budiyanto, M.Hum dalam acara Studium Generale Taklim Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia belum lama ini.

Ustadz Dwi menjelaskan pentingnya memberikan kebermanfaatan bagi orang lain. Sebab hal itu banyak dicontohkan oleh para tokoh besar dalam sejarah. Menjadi unggul saja tidak cukup menurut hadits nabi, ”Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain”. Itu merupakan landasan kita dalam melakukan kontribusi terhadap masyarakat. Sehingga semangat “ukhrijat linnaas” atau “anfa’uhum linnaas” membuat seseorang dapat melampaui usia biologisnya.

Selanjutnya ia berpesan bahwa menjadi manusia bermanfaat dapat diawali dengan memiliki bekal keilmuan yang cukup. Oleh karenanya, ia berpendapat agar hadirin rajin menghadiri majelis ilmu. Majelis ilmu juga dapat menjadi sarana menjaga kualitas keimanan sembari mendulang pahala dari Allah seperti dicontohkan para sahabat Nabi.

Keimanan seseorang pada dasarnya selalu mengalami dinamika pasang surut. Saat kita lalai pada satu hal, biasanya hal lain akan ikut lalai. “Kesibukan dunia jangan sampai membuat kita lalai. Karena pada ketakwaan terdapat kedamaian. Sedangkan pada kelalailan hati kita akan diliputi kecemasan dan tidak tenang. Saat hubungan kita baik dengan Allah SWT, urusan dunia kita akan senantiasa dimudahkan dan dilancarkan”, pesannya.

Selain itu, ia juga berbagi kiat lain dalam menjaga iman adalah dengan memiliki teman yang baik. “Saat kita bergaul dengan orang-orang shalih, kita tanpa sadar akan turut menjadi orang yang taat. Sehingga pilihlah lingkungan yang akan membawa kita kepada ketaatan kepada Allah SWT”, katanya.

Dalam Surat Al-Kahfi : 28 kita dianjurkan untuk bersabar saat bersama orang sholih, karena mungkin akan tidak menyenangkan. Saat kita masih tertatih bermalasan, kita dipacu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun ketika terus bersama dengan mereka dan abai terhadap urusan hawa nafsu dunia mengharap ridho Allah SWT maka surga adalah balasannya,” imbuhnya.

Di akhir pengajian, ia menitipkan nasihat untuk senantiasa meniatkan segala aktifitas demi menggapai ridho Allah. “Mau dimana kita menyelesaikan pendidikan, dimana bekerja, dengan siapa bekerja Allah AWT tunjukkan jalanNya. Selain itu Allah akan senantiasa membersamai orang-orang yang berbuat baik. Sebelum itu kita harus membenarkan niat atau tujuan kita, lalu selanjutnya bagaimana usaha kita.”, ungkapnya.

“Dalam melakukan hal-hal yang bernilai kebaikan, mengikuti taklim contohnya kita harus selalu bersungguh-sungguh. Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah SWT daripada mukmin yang lemah. Lakukan hal-hal baik tersebut dengan penuh rasa gembira,” pungkasnya. (UAH/ESP)

13 Maret 2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/03/Studium-Generale-Taklim-Fakultas-Kedokteran-Universitas-Islam-Indonesia.jpg 450 755 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2021-03-13 11:53:122021-08-12 14:41:58Menjadi Insan Bermanfaat Dimulai Dari Ilmu

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Milad ke-78, UII Terus Berandil Memajukan Indonesia Link to: Milad ke-78, UII Terus Berandil Memajukan Indonesia Milad ke-78, UII Terus Berandil Memajukan Indonesia Link to: Hikmah Mulia di Balik Peringatan Isra Mikraj Link to: Hikmah Mulia di Balik Peringatan Isra Mikraj iman di tengah pandemi - UIIHikmah Mulia di Balik Peringatan Isra Mikraj Scroll to top Scroll to top Scroll to top