,

MONEV PKM di UII Tampilkan Karya Inovasi Inspiratif

Universitas Islam Indonesia (UII) pada tahun 2019 kembali dipercaya oleh KEMENRISTEKDIKTI RI sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (MONEV) Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 Bidang. Kegiatan MONEV yang merupakan tahap penjurian untuk menentukan peserta Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ini dilaksanakan pada tanggal 16–18 Juli 2019 bertempat di Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof. Dr. Sardjito Kampus Terpadu UII, Jl. Kaliurang km 14.5 Sleman.

MONEV PKM 5 Bidang menghadirkan 2 (dua) reviewer nasional Dr. Ir. Anik Martinah Hariati, M.Sc. (Universitas Brawijaya) dan Prof. Dr. I Nyoman Sucipta, M.P. (Universitas Udayana) serta diikuti oleh Tim PKM dari 4 perguruan tinggi yakni Universitas Islam Indonesia (47 Tim), Universitas Teknologi Yogyakarta (16 Tim), Universitas Janabadra (1 Tim), dan Politeknik Mekatronika Sanata Dharma (1 Tim).

Dr. Drs. Rohidin, S.H., M.Ag. selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan & Alumni menyampaikan bahwa kesediaan UII sebagai tuan rumah MONEV PKM 5 Bidang untuk yang keempat kalinya (sejak tahun tahun 2015) merupakan wujud komitmen UII dalam mendukung kreativitas dan inovasi mahasiswa yang diimplementasikan dalam capaian kegiatan PKM.

Disampaikan Rohidin, PKM merupakan salah satu program unggulan dalam kegiatan pembinaan kemahasiswaan di UII karena sangat bermanfaat dalam melatih dan mengembangkan kemampuan mahasiswa baik yang terkait dengan dimensi kognisi, afektif, maupun psikomotorik. Selain itu, PKM juga memberikan kesempatan besar bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan kemampuan, keahlian, sikap, tanggung jawab, membangun kerja sama tim maupun mengembangkan kemandirian melalui kegiatan yang kreatif.

Rektor UII, Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D. dalam sambutannya menegaskan bahwa PKM menjadi sebuah anak tangga yang dapat meningkatkan produk sebuah perguruan tinggi. Perguruan tinggi dapat dilihat dari hasil produk yang bersifat akademis. Produk tersebut dapat berupa ilmu pengetahuan, teknologi tepat guna dan inovasi yang dapat memberikan kemanfaatan.

Anik Martinah Hariati selaku reviewer pada MONEV mengutarakan bahwa dalam MONEV, setiap Tim PKM wajib mempresentasikan semua capaian kegiatan PKM sesuai dengan skema masing-masing. PKM 5 Bidang meliputi skema PKM-Penelitian, PKM-Kewirausahaan, PKM-Pengabdian kepada Masyarakat, PKM-Teknologi, dan PKM-Karsa Cipta. Reviewer akan memberikan nilai berdasarkan pada unjuk kerja Tim di sesi presentasi dan juga kualitas Laporan Kemajuan yang diunggah secara online di SIMBELMAWA (sistem informasi khusus untuk PKM).

Dijelaskan Anik Martinah Hariati terdapat 6 (enam) poin penting penilaian bagi Tim PKM di sesi presentasi yaitu target luaran, metode, ketercapaian target luaran, kesesuaian pelaksanaan & rencana tahapan berikutnya, kekompakan tim pelaksana dan peran dosen pembimbing, serta potensi khusus (terkait paten, peluang komersial). Nilai MONEV berkontribusi sebesar 50% dari total penilaian yang menentukan lolos tidaknya Tim PKM ke ajang PIMNAS yang akan diselenggarakan di Bali pada buan Agustus 2019. Sementara Prof. Dr. Ir. I Nyoman Sucipta, M.P. dalam penjelasannya menyampaikan perihal teknis PKM. Ia mengokreksi adanya beberapa kesalahan, seperti dalam pelampiran lembar pengesahan.

Sementara disampaikan Beni Suranto, S.T., M.SoftEng. selaku Direktur Pembinaan Kemahasiswaan UII sekaligus Koordinator MONEV PKM 5 Bidang bahwa untuk MONEV tahun ini, UII mengusung tema “Menginspirasi dengan Karya Inovasi untuk Negeri” yang merefleksikan semangat generasi muda Indonesia, utamanya para mahasiswa untuk berkontribusi pada bangsa dan negara dengan menghadirkan inovasi yang dapat menjadi solusi dalam berbagai permasalahan di masyarakat.

“Selain itu, berbagai inovasi hasil kegiatan PKM diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa untuk mampu berkolaborasi dan bersinergi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi demi kemajuan bangsa,” jelasnya.