• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Pengembangan Energi Hijau Masih Tuai Pro dan Kontra
Berita Kegiatan

Pengembangan Energi Hijau Masih Tuai Pro dan Kontra

Pemakaian energi pada sektor industri di negara berkembang terus meningkat dari waktu ke waktu. Menurut International Energy Agency (IEA), pada tahun 2014, jumlah keseluruhan pasokan energi primer ke dalam ekonomi dunia berada dibawah 160.000 TWh. Fenomena ini dikaji oleh Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Islam Indonesia (UII) dan Universiti Teknologi Petronas (UTP) melalui seminar “Green Energy For Sustainable Development”. Acara seminar itu dilaksanakan di Aula Utara FE UII Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta pada Rabu (9/5).

Seminar yang dimoderatori oleh Rokhedi Priyo Santoso, SE, MIDEc ini diisi oleh Mr. Md Akhir bin Mohd Sharif Selaku dosen dari UTP, Dr. Ahmad Shahrul Nizam selaku dosen dari UTP dan Dr. Eko Atmadji M.Ec selaku dosen dan pengamat ekonomi FE UII.

Mr. Md Akhir bin Mohd Sharif, dalam materinya membahas mengenai Keseimbangan Antara Kebutuhan energi untuk pertumbuhan, perkembangan ekonomi, dan lingkungan hijau. “Semua sumber-sumber energi mempunyai dampak terhadap lingkungan, baik itu batubara, minyak, gas bahkan energi yang berasal dari fosil binatang. Namun energi tersebut membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan juga Gross Domestic Product (GDP) dari suatu negara sehingga di sisi lain bisa meningkatkan kesejateraan masyarakat.” Jelasnya.

Sementara Dr. Ahmad Shahrul Nizam, membahas dampak industri migas dan masa depan energi terbarukan. Ia merangkum dampak itu dalam beberapa hal, yakni dampak bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat, dampak penurunan kualitas kesehatan pekerja migas, dampak keamanan, dan kerusakan lingkungan.

Ia juga menjelaskan potensi energi terbarukan, seperti Biomass, sinar matahari, air, angin dan geothermal. Menurutnya kunci masa depan energi terbarukan adalah adanya teknologi dan kebijakan pemerintah yang mendukung hal itu.

Sedangkan pembicara Dr. Eko Atmadji M.Ec membahas dampak lingkungan dari penggunaan energi fosil baik untuk kendaraan bermotor maupun pembangkit listrik. “Adanya polusi yang dihasilkan dari energy fosil yaitu karbon monoksida, karbon dioksida, zat Timbal atau Lead yang dihasilkan dari gasoline, serta sulfur dioksida dan sufur trioksida. Penggunaan batubara untuk menghasilkan sebuah energy akan berdampak pada munculnya debu batubara yang akan sangat membahayakan bagi manusia.” Terangnya.

Eko Atmadji menambahkan terobosan baru yaitu Green energy masih mendapat banyak tantangan yaitu antara lain biaya yang dibutuhkan untuk membangun sebuah energy sangat besar, pembangunan sebuah kontruksi untuk mengolah green energy lebih berbahaya dan juga dalam membangun green energy tersebut juga menghasilkan banyak polusi yang dihasilkan dari baterai. (RRA/ESP)

11 Mei 2018
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2018/05/MG_0162.jpg 330 520 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2018-05-11 10:36:072018-05-11 10:36:39Pengembangan Energi Hijau Masih Tuai Pro dan Kontra

Berita Terakhir

  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z
  • UII Dukung Penanganan Kenakalan Remaja di DIY
  • BP Inauguration 2026: Momen Selebrasi dan Transformasi Mahasiswa Bridging Program UII
  • Jawab Kebutuhan Pasien Internasional, CILACS UII dan RS Panti Nugroho Teken MoU Interpreter Bahasa Arab 

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Sambut Ramadhan dengan Hargai Keberagaman Link to: Sambut Ramadhan dengan Hargai Keberagaman Sambut Ramadhan dengan Hargai Keberagaman Link to: UII PTS Dengan Merek Terbaik di Yogyakarta Link to: UII PTS Dengan Merek Terbaik di Yogyakarta UII PTS Dengan Merek Terbaik di Yogyakarta Scroll to top Scroll to top Scroll to top