Perkuat Kemitraan, UII Selenggarakan Partners Gathering

Arus globalisasi mendorong setiap perguruan tinggi termasuk Universitas Islam Indonesia (UII) menjadi pemenang dalam persaingan di level internasional. Salah satu jalan untuk memenuhi beragam kebutuhan tersebut adalah melalui kerja sama dengan mitra-mitra institusi potensial di berbagai sektor. Dengan kata lain, kemitraan strategis yang kuat dengan berbagai pihak menjadi suatu kebutuhan bagi UII sebagai institusi perguruan tinggi.

Demikian disampaikan Rektor UII, Nandang Sutrisno, SH, LLM, MHum, PhD dalam sambutan pembukaan acara UII Partners Gathering di Hotel Four Points by Sheraton, Thamrin, Jakarta, Senin (10/7). Kegiatan tersebut dihadiri oleh 55 delegasi dari 32 institusi mitra UII, baik dari dalam dan luar negeri.

Disampaikan oleh Nandang, penyelenggaraan UII Partners Gathering pada dasarnya memiliki tiga tujuan. Pertama, mengukur kepuasan terhadap kerja sama yang telah dijalin UII dengan mitra kerja sama. Kedua, mengembangkan kerja sama strategis dengan institusi- institusi calon mitra. Ketiga, mengukur kepuasan perusahaan pengguna lulusan terhadap kualitas kinerja alumni UII.

Berdasarkan evaluasi kepuasan mitra kerja sama UII tahun 2016, sejumlah 94,74% institusi mitra kerja sama merasa puas atas pelaksanaan kerja sama dengan UII. Demikian halnya dengan gambaran lulusan UII, survei kepuasan pengguna alumni UII tahun 2016 menunjukkan skor 3,88 dari skala 5, hal ini menunjukkan dunia usaha dan dunia industri memiliki tingkat kepuasan yang baik kepada alumni UII.

“Meskipun demikian,  capaian-capaian ini tidak membuat kami berhenti dari upaya perbaikan berkelanjutan. Kami ingin terus memperbaiki pola kerja sama dengan institusi mitra agar tercipta manfaat dan kepuasan secara resiprokal, serta terus meningkatkan kualitas lulusan agar semakin adaptif dan berdaya saing global,” tambah Nandang.

Beberapa delegasi institusi mitra yang hadir dalam UII Partners Gathering menyampaikan pandangan mereka terhadap kemitraan dengan UII. Salah satu mitra yang hadir, Antoine Devoucoux du Buysson, Atase Kerja Sama Universitas Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, menegaskan manfaat yang telah diterima dari kemitraan dengan UII. “UII merupakan salah satu mitra kami yang sangat aktif dan memiliki komitmen dalam melaksanakan implementasi kerja sama,” ungkap Antoine.

Hal serupa disampaikan oleh Fitria Arsianti, Country Manager for Indonesia and The Philippines, The University of Queensland (UQ), menyampaikan bahwa kerja sama UQ dan UII masih terbilang baru terjalin, namun UII selama ini sangat baik dan kooperatif dalam proses kerja sama double degree. “Sebagai contoh, proses sinkronisasi kurikulum antara UII dan UQ terbilang sangat cepat dibandingkan proses serupa dengan Perguruan Tinggi lain,” ungkap Fitria.

Sementara itu, Anjar Prabowo, Direktur PT. Cakra Manggilingan Jaya memberikan pandangan positif terhadap lulusan UII yang bekerja di perusahaan tersebut. UII dinilai memberi bekal yang sangat komprehensif sehingga mampu menciptakan alumni yang adaptif dalam dunia kerja. “Secara khusus, keputusan Program Studi Arsitektur UII untuk memberikan pembekalan wajib software Building Information Modeling (BIM) kepada semua mahasiswanya merupakan keputusan yang tepat dan sangat memberi manfaat bagi kami sebagai pengguna lulusan,” tambah Anjar.

Secara terpisah, Kepala Divisi Kerja Sama UII, Sigit Pamungkas, SE, MCom, menyampaikan bahwa kegiatan UII Partners Gathering ini merupakan salah satu kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Direktorat Pemasaran, Kerja Sama dan Alumni. “Kegiatan ini merupakan salah satu media strategis dalam menjaring masukan sebagai upaya perbaikan kualitas UII di masa mendatang,” ungkap Sigit.