Universitas Islam Indonesia sebagai perguruan tinggi swasta terbaik saat ini terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk bangsa. Sedikit banyak hasil khidmat UII telah memberikan sumbangsih yang cukup besar pada perkembangan bangsa Indonesia. Guna merespon hal itu, UII melalui kuliah perdana bagi mahasiswa baru mengundang News Anchor NET.TV, Tomy Ristanto guna mengisi kuliah umum dalam agenda kuliah perdana UII.

Tomy Ristanto yang juga merupakan alumni UII ini mengatakan bahwa menjadi sosok pemimpin yang baik dan benar membutuhkan proses yang panjang. Memiliki integritas dan kemampuan dalam menyelesaikan masalah menjadi hal yang perlu dikuasai oleh mahasiswa. “Semua yang ada di dunia ini membutuhkan proses. Bahkan mie instans saja perlu di rebus terlebih dahulu. Maka dari itu kepada segenap mahasiswa baru disini jangan takut untuk berproses pasalnya itu akan membentuk karakter kalian menjadi pemimpin yang tangguh dan bijaksana,”ujarnya.

Lebih lanjut, dalam memasuki jenjang perkuliahan ini Tomy Ristanto menekankan kepada 5.791 mahasiswa baru UII untuk terus menggali potensi yang dimiliki. Sebagai seorang yang bukan lagi seorang siswa sudah seharusnya mahasiswa memiliki kemauan dan tekad akan dibawa kemana masa depannya. “Jangan cuma kuliah warung makan terus ke kos-kosan. Banyak sekali hal yang bisa kalian cari dan pelajari guna meningkatkan kemampuan diri yang akan berguna bagi diri sendiri hingga masyarakat nantinya,” katanya.

Terlebih memasuki revolusi industry 4.0 ini diharapkan mahasiswa mampu mengikuti perkembangan teknologi dan meningkatkan kemampuannya. Tomy Ristanto menjelaskan sebagai alumni yang juga merasakan perkuliahan UII, telah memberikan pelayanan terbaik dalam menyelenggarakan bangku perkuliahan. Perkembangan teknologi dan kesempatan melanjutkan studi di UII harapannya dapat menjadi media bagi mahasiswa baru UII untuk mengembangkan kemampuan sesuai dengan minat dan bakat.

“Kemampuan adaptasi dengan lingkungan juga harus diperhatikan. Di UII sudah seharusnya kalian mampu memaksimalkan potensi yang kalian miliki. Dulu saya sangat terbantu dengan berkuliah di UII dalam membuka dan mengembangkan potensi yang saya miliki dan Alhamdulillah tahun ini saya diamanahi menjadi moderator Debat Pemilihan Presiden 2019” ungkapnya. (ENI/ESP)