• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Pentingnya Standardisasi Untuk Meningkatkan Daya Saing
Berita Kegiatan, Pilihan

Pentingnya Standardisasi Untuk Meningkatkan Daya Saing

Dengan semakin menguatnya globalisasi ekonomi, standardisasi memainkan peran penting untuk memfasilitasi transaksi bisnis, mendukung pengembangan industri, mempromosikan kemajuan ilmiah, dan mengatur tata pemerintahan sosial. Bagi negara-negara maju, standar digunakan sebagai infrastruktur untuk melindungi pasar di wilayahnya (Technical Barier to Trade) dan standar juga digunakan untuk menguasai pasar dunia.

Disampaikan Rektor Universitas Islam Indonesia (UII), Nandang Sutrisno, SH, LLM, M.Hum, Ph.D., pada acara Training on Trainer dan Workshop The Role of Student Standard Society as future leader to achieve Sustainable Development Goals, di Gedung Mohammad Hatta UII, Kamis (27/4), perubahan dunia yang berlangsung sangat cepat diiringi semakin ketatnya persaingan di bidang ekonomi, kecenderungan atau tren konsumen dalam memilih suatu produk atau jasa yang ada di pasar salah satunya dipengaruhi oleh standardisasi yang menerapkan pada produk tersebut.

Hal tersebut menurut Nandang Sutrisno yang juga merupakan pakar hukum internasional UII merupakan konsekuensi dari semakin meleknya konsumen dalam menilai kualitas suatu produk atau jasa. Oleh karenanya, menurutnya tidak mengherankan jika pemerintah di berbagai negara juga menggalakkan adanya standardisasi di berbagai sektor sebagai upaya meningkatkan daya saing nasionalnya dengan cara ekonomi global.

Lebih lanjut Nandang Sutrisno menuturkan, terkadang di berbagai negara menerapkan standardisasi sebagai alat untuk memproteksi  produk-produk dalam negerinya sendiri. Misalnya menerapkan standar-standar yang tinggi sehingga produk-produk asing tidak masuk di negara yang bersangkutan dengan alasan tidak memenuhi standar. Ia mencontohkan, beberapa tahun yang lalu sekitar 80 produk pertanian dari Indonesia khusunya yang berada di Amerika Serikat pernah di baned dengan alasan dianggap tidak memenuhi standar untuk dikonsumsi manusia.

“Hal ini sangat menyedihkan, di satu sisi standar itu penting namun di sisi lain juga sering kali standar ini digunakan sebagai alat proteksi untuk memblokir masuknya produk-produk asing,” ungkapnya.

Meski demikian sebagaimana disampaikan Nandang Sutrisno, patut menjadi keprihatinan bahwa isu mengenai pentingnya standardisasi tampaknya belum tersebar secara merata di kalangan masyarakat Indonesia. Oleh karenanya, UII memberikan apresiasi kepada Badan Standardisasi Nasional (BSN) yang selama ini cukup gigih dalam mengkampanyekan hal tersebut ke publik. “Sebagai institusi pendidikan, UII merasa bertanggungjawab untuk turut mengajak para sivitas akademikanya mengenal pendidikan standardisasi,” tandasnya.

Nandang Sutrisno menambahkan, UII menyadari bahwa salah satu kunci penting untuk menyebarkan pengetahuan tentang standardisasi terletak pada peran generasi muda yang nantinya akan bertranformasi menjadi pemimpin di masa depan. Mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda menurutnya memiliki potensi untuk menjadi agen yang menyebarkan pentingnya standardisasi. “Hadirnya para mahasiswa di tengah acara ini diharapkan dapat menjadi titik awal untuk menginisiasi forum standardisasi di kalangan mahasiswa,” imbuhnya.

Sementara disampaikan Deputi Bidang Informasi dan Pemasyarakatan Standardisasi BSN, Ir. Erniningsih, peran pendidikan akan menjadi tumpuan upaya pemerintah untuk mendorong pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan berkelanjutan hingga 2030 berdasarkan arahan dari Forum PBB. Menurut Erniningsih, peningkatan pendidikan bagi masyarakat Indonesia akan memacu pencapaian terhadap tujuan dan sasaran lainnya dalam SDGs, terutama untuk menangkal peningkatan angka kemiskinan.

Erniningsih menambahkan, perguruan tinggi turut memegang peranan penting dalam pengembangan standar di Indonesia. Sebab, perguruan tinggi menurutnya merupakan tempat dimana para generasi muda dididik dan dikenalkan dengan standar. Selain itu, universitas merupakan tempat pakar dan ahli yang dapat menyumbangkan pemikiran dalam penyusunan standar, khususnya Standar Nasional Indonesia (SNI). Sampai saat ini menurut Erniningsih, BSN telah menjalin kerjasama dengan 44 perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam penyelenggaraan acara yang digagas oleh BSN dan UII ini juga disampaikan pemaparan materi tentang standardisasi oleh Secretary of the International Organization for Standardization, Mojdeh Tabari. Selain itu juga dilakukan penandatanganan naskah kerjasama antara UII dan BSN. Turut hadir dan menyampaikan sambutan Ketua Forum Pendidikan Standardisasi (FORSTAN), Dr. Bambang Purwanggono.

27 April 2017
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2017/04/Petingnya-Standardisasi-Untuk-Meningkatkan-Daya-Saing.jpg 325 487 Humas UII https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII.png Humas UII2017-04-27 17:48:582017-04-28 08:22:03Pentingnya Standardisasi Untuk Meningkatkan Daya Saing

Berita Terakhir

  • UII Terima Kunjungan Universitas Pertahanan RI
  • UII dan IKPI Perkuat Kolaborasi untuk Siapkan Konsultan Pajak Adaptif di Era AI dan Coretax
  • UII Hadirkan Light Show di Stasiun Tugu Yogyakarta, Perkenalkan Kampus Melalui Pertunjukan Visual
  • UKM TQFI UII Resmi Buka Grand Final International Quranic Festival 2026
  • DPKA UII Gelar Career Class: Hadirkan Pakar BUMN Bahas Peta Jalan Karier Mahasiswa

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Tingkatkan Akreditasi Delegasi UIN Jakarta Studi Banding ke UII Link to: Tingkatkan Akreditasi Delegasi UIN Jakarta Studi Banding ke UII Tingkatkan Akreditasi Delegasi UIN Jakarta Studi Banding ke UII Link to: Dosen UII Raih Best Presenter MEDCOM 2017 Link to: Dosen UII Raih Best Presenter MEDCOM 2017 Dosen UII Raih Best Presenter MEDCOM 2017 Scroll to top Scroll to top Scroll to top