• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / SAKAPARI 2019 Ulas Tema Arsitektur Islam Nusantara
Berita Kegiatan

SAKAPARI 2019 Ulas Tema Arsitektur Islam Nusantara

Proses belajar dapat kita petik dari berbagai sumber termasuk melalui kegiatan non akademik. Hal inilah yang tergambar dalam Seminar Karya dan Pameran Arsitektur Indonesia atau SAKAPARI 2019. Kegiatan ini telah menjadi wadah bagi mahasiswa Arsitektur untuk mengasah kemampuan menulis. Seperti disampaikan Ir. Wiryono Raharjo, M.Arch., Ph.D selaku Wakil Rektor Bidang Networking & Kewirausahaan dalam sambutan pembukaan acara.

“SAKAPARI menjadi media yang sangat penting memupuk kecintaan terhadap menulis. Hal yang mendasar adalah menguatkan daya baca“ tegasnya di Gedung FTSP UII pada Sabtu (27/7). SAKAPARI ke-4 tahun 2019 menghadirkan pembicara Prof. Dr. Yulianto Sumalyo dan Dr. Yulianto P. Prihatmaji, IPM., IAI. Kedua narasumber menyampaikan materi Arsitektur Islam di Indonesia.

Prof. Dr Yulianto Sumalyo sebagai pembicara pertama membawa peserta seminar untuk mengenal lebih banyak arsitektur bangunan ibadah pada zaman dahulu. Ia mencontohkan bangunan ibadah melalui gambar-gambar. Bangunan masjid dengan gaya arsitertur hypostyle dan vernakular di Afrika dan Moorish di Spanyol tidak luput dalam pembahasannya.

“Arsitektur masjid berangkat dari arsitektur rumah, di mana rumah merupakan jati diri seseorang. Masjid selalu menggunakan arsitektur termegah yang berada di wilayah tempatnya dibangun. Arsitektur masjid cenderung dibuat sebaik dan seindah mungkin”, terangnya.

Sementara pemateri kedua, Dr. Yulianto P. Prihatmaji, IPM., IAI menggarisbawahi bahwa arsitektur merupakan suatu akibat dengan dasar yang kuat. Dasar-dasar arsitektur adalah kepercayaan, pengetahuan, kemampuan, nilai, sikap dan tradisi.

Berbeda dengan pemateri pertama, Yulianto P memulai materinya dari gambar reruntuhan rumah Nabi Muhammad Saw. Melalui hal itu, ia ingin menyampaikan kisah kesedihan sahabat melihat Nabi yang merupakan utusan Allah namun rumahnya hanya beralaskan pelepah kurma. Sebaliknya para raja pada saat itu bergelimang kemewahan.

“Ikhlaskah kamu jika kemewahan dunia untuk mereka dan kemewahan akhirat untuk kita” jawab Nabi pada sahabat. Berdasarkan jawaban Nabi, ia pun mengartikan bahwa minimalis adalah mempersiapakan perjalanan panjang. Hal tersebutlah yang semestinya masuk pada ruh spirit dari desain-desain yang dibuat para Arsitek muslim.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Islam diibaratkan biji, sehingga jika Islam masuk ke daerah-daerah yang berbeda maka desain bangunan masjidnya juga akan mengikuti desain bangunan khas daerah. Ia memberikan contoh masjid dengan gaya khas bangunan Toraja yang terdapat simbol salib yang tidak mencirikan Islam.

“Tidak semestinya mengklaim bahwa masjid tersebut tidak islami, di mana simbol tersebut merupakan salah satu komponen struktur bangunan. Di sini pentingnya untuk selalu berebut kesalahan untuk memperoleh kebenaran”, pungkasnya. (NR/ESP)

29 Juli 2019
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/07/IMG_9969.jpg 330 495 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2019-07-29 14:17:572019-07-31 14:33:46SAKAPARI 2019 Ulas Tema Arsitektur Islam Nusantara

Berita Terakhir

  • UII Buka PPDS Patologi Klinik, Perkuat Kemitraan dengan Pemkab Sragen
  • UII dan Badilag MA RI Gelar Seminar Nasional, Bahas Arah Baru Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah di Era Digital
  • UII Lepas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat SINERA 2026 ke Kabupaten Buton
  • UII Luncurkan Fakultas Teknik Desain Inovasi, Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan
  • FIAI UII Gelar Diskusi Kajian Turats Bahas Implementasi Epistemologi Ulil Albab dalam Ilmu Sosial

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: UII dan Bank BNI Syariah Diskusikan Implementasi Kerjasama Link to: UII dan Bank BNI Syariah Diskusikan Implementasi Kerjasama UII dan Bank BNI Syariah Diskusikan Implementasi Kerjasama Link to: UII – UAI Kembangkan Integrasi Islam dan Sains Modern Link to: UII – UAI Kembangkan Integrasi Islam dan Sains Modern UII – UAI Kembangkan Integrasi Islam dan Sains Modern Scroll to top Scroll to top Scroll to top