Tahun ini UII dipercaya sebagai tuan rumah acara Rapat Pleno Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Internasional melalui skema Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia (RI). Rapat pleno yang berlangsung di Auditorium Abdul Kahar Muzakkir pada Jumat (28/5) itu diorganisir oleh Direktorat Kemitraan dan Kantor Urusan Internasional (DK/KUI) UII.

Perwakilan 23 perguruan tinggi dalam negeri (PTDN) pengelola Beasiswa KNB turut hadir secara luring dan daring dalam pertemuan tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan sejak persiapan hingga selesai pelaksanaan.

Rektor Universitas Islam Indonesia, Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D. menyampaikan sangat mendukung adanya Beasiswa KNB ini. Menurutnya, Beasiswa KNB ini bukan hanya sebagai bentuk kerja sama antar negara-negara berkembang, melainkan juga untuk memajukan kualitas pendidikan Indonesia di kancah internasional.

UII pada tahun 2021 ini menjadi salah satu perguruan tinggi pilihan pertama para pelajar internasional yang akan mendaftar beasiswa KNB.

“Kami melihat beasiswa ini secara nasional akan meningkatkan pendidikan Indonesia dan secara global juga membantu memajukan pendidikan di negara-negara berkembang,” ucapnya.

Senada, Koordinator Penguatan Kelembagaan Perguruan Tinggi Ditjen Dikti Kemendikbud, Drs. Endang Taryono mengatakan beasiswa ini merupakan bentuk diplomasi negara Indonesia yang mencakup pendidikan, kebudayaan, sosial, dan ekonomi.

“Dengan pemberian beasiswa akan menarik minat pelajar-pelajar internasional untuk melanjutkan pendidikan di universitas-universitas di Indonesia, sehingga akan memberikan dampak yang baik bagi peningkatan universitas tempat penerima beasiswa tersebut,” ujarnya.

Endang juga mengatakan saat ini ada 23 universitas mitra penyelenggara beasiswa KNB ini, yang melingkupi program S1, S2, dan S3. Namun, beliau juga menyampaikan akibat pandemi Covid-19 ada beberapa pos-pos beasiswa yang tidak dapat dilaksanakan, sehingga akan berpengaruh juga kepada kuota beasiswa yang akan diperoleh dalam Beasiswa KNB ini.

Adapun, dalam rangkaian seleksi beasiswa KNB tahun ini, tercatat jumlah pendaftar beasiswa KNB tahun 2021 mencapai 2.914 pendaftar. Jumlah ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan dari tahun 2019 lalu sejumlah 91,65%.

Kemudian setelah dilakukan seleksi kelengkapan berkas, 2.122 pendaftar dinyatakan lolos. Selanjutnya, seleksi dilakukan oleh masing-masing PTDN pengelola beasiswa KNB sehingga diperoleh jumlah 404 pendaftar yang dinyatakan lolos.

Pada tahap akhir, melalui rapat pleno PTDN pengelola beasiswa KNB ini, akan ditetapkan 268 pendaftar yang dinyatakan lolos dan menerima manfaat beasiswa KNB tahun 2021. (EDN/ESP)