Universitas Islam Indonesia (UII) kembali memberangkatkan Tim Bantuan Medis untuk membantu korban musibah gempa di Lombok Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (12/8). Pada pemberangkatan ke dua ini, tim yang diberangkatkan berjumlah 8 orang terdiri dari 1 Dokter Anestesi, 1 Dokter Obsgyn, 1 Dokter Bedah Anak, 1 perawat dan 2 Dokter Umum serta 2 orang supir.

Tim akan bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Lombok Utara (RSUD KLU) sesuai koordinasi pihak terkait dan sesuai arahan yang telah dibuat oleh tim medis tahap satu.

Disampaikan Rektor UII, Fathul Wahid, S.T., M.Sc.,Ph.D. saat melepas tim medis di Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta bahwa pemberangkatan tersebut merupakan pemberangkatan Tim Medis tahap dua dan keesokan harinya juga UII akan memberangkatkan Tim Psikolog UII untuk mengobati trauma healing korban gempa Lombok.

Fathul Wahid menegaskan bahwa UII akan terus memantau kondisi korban gempa di Lombok bahkan hingga tahap pemulihan. “Ini adalah bentuk ikhtiyar lanjutan kami untuk terus membantu para korban gempa Lombok,” ungkapnya.

“Insyaallah UII akan terus memantau dan jika memang masih diperlukan kami akan bentuk tim lagi untuk diberangkatkan. Besok juga tim dari Psikolog UII akan diberangkatkan untuk mengobati trauma para korban,” imbuhnya.

Lebih lanjut Fathul Wahid menjelaskan bahwa UII siap membantu penanganan gempa di Lombok hingga tahap pemulihan. “Insya Allah kita akan jaga stamina, jika nanti bisa terlibat dalam tahap recovery, kami juga akan siapkan tim, yang terpenting saat ini kami fokus di tahap tanggap darurat terlebih dahulu,” paparnya.

Sementara disampaikan Dekan Fakultas Kedokteran UII, dr. Linda Rosita, M.Kes., Sp.PK. bahwa pemberangkatan ini merupakan panggilan kemanusiaan yang harus dipenuhi. “Ini adalah panggilan kemanusiaan untuk meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Lombok dan insya Allah UII khususnya Fakultas Kedokteran akan selalu siap membantu,” paparnya.

Linda Rosita menambahkan bahwa UII akan terus memantau perkembangan di Lombok dan akan mengirimkan bantuan lainnya.

dr. Berliani Hijrawati, SP., BA. selaku dokter bedah anak yang turut serta sebagai Tim Medis mengungkapkan bahwa dirinya bersyukur bisa turut membantu para korban gempa di Lombok. “Kami semua bersyukur bisa membantu korban gempa di Lombok, kami mohon do’a dari semua pihak agar semua berjalan lancar dan hal ini bisa menjadi amal jariah kami,” pungkasnya. (EF)