Menjelang penghujung tahun 2019, Universitas Islam Indonesia (UII) masih terus mencatatkan prestasi. Salah satunya yakni raihan penghargaan pada Universitas Indonesia (UI) GreenMetric World University Rankings 2019. Kali ini, secara nasional, UII menempati urutan ke-8, atau urutan pertama untuk perguruan tinggi swasta (PTS). Penyerahan penghargaan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Pengembangan Akademik & Riset UII, Dr. Drs. Imam Djati Widodo, M.Eng.Sc. bersama Kepala Bidang Akademik dan Organisasi, Badan Perencanaan & Pengembangan/Rumah Gagasan UII, Shubhi Mahmashony Harimurti, S.S., M.A.

Dalam pemeringkatan itu, Wageningen University and Research, Belanda menjadi Kampus Hijau Terbaik di dunia, disusul University of Oxford, Inggris dan University of California Davis, Amerika Serikat. Sementara di Indonesia, UI menduduki posisi pertama sebagai Kampus Hijau di Indonesia.

“Alhamdulillah UII bersyukur dapat masuk dalam jajaran PT yang dinilai memiliki kepedulian terhadap lingkungan. UII berkomitmen akan selalu mengembangkan kebijakan-kebijakan yang pro-lingkungan, karena ke depan lingkungan ini menjadi isu bersama di seluruh dunia. Sehingga UII pun akan turut serta membantu demi kebaikan lingkungan”, ungkap Imam Djati Widodo.

Pada 2019, UI GreenMetric diikuti oleh 780 universitas dari 85 negara di dunia, bertambah dari sebelumnya sebanyak 719 universitas dari 81 negara di tahun 2018.

Secara global, UII menempati ranking 109. Total nilai yang berhasil dikumpulkan UII adalah 6.925, dengan poin penyumbang nilai terbesar di aspek pendidikan dan penelitian, transportasi, serta manajemen energi dan perubahan iklim.

UI GreenMetric berbeda dengan pemeringkatan lain, karena adalah satu-satunya di dunia yang menilai perguruan tinggi dari sisi kelestarian yang dihubungkan dengan beragam aspek. Termasuk di antaranya adalah manajemen energi, limbah, dan air, serta pendidikan yang sensitif dengan kelestarian lingkungan.

Pengumuman dilakukan pada hari Selasa, 3 Desember 2019 di kampus UI Depok dan disaksikan oleh Rektor UI Muhammad Anis, Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset Inovasi Nasional, Muhammad Dimyati, Inspektur Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Laksmi Wijayanti, serta Ketua UI GreenMetric, Riri Fitri Sari.