• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • DAFTAR SEKARANG
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Innovation2 / 2026
Humas
Berita Kegiatan, Pilihan

GOWES FBE UII 2026 Pererat Ukhuwah dan Perluas Jejaring Alumni

Sebanyak sekitar 360 peserta mengikuti GOWES FBE UII 2026 yang diselenggarakan Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Universitas Islam Indonesia (UII), Sabtu (20/6). Mengusung tema Menjalin Ukhuwah, Memperluas Jejaring, kegiatan yang memasuki penyelenggaraan keempat ini menjadi ajang mempererat silaturahmi antara sivitas akademika, alumni, dan masyarakat melalui olahraga bersama.

Peserta yang terdiri atas dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni UII, serta masyarakat umum menempuh rute sepanjang kurang lebih 23 kilometer. Perjalanan bersepeda menyusuri kawasan permukiman warga, hamparan persawahan, hingga jalur Selokan Mataram yang menjadi salah satu ikon kawasan Yogyakarta.

Tidak hanya menawarkan pengalaman berolahraga, kegiatan tersebut juga mengajak peserta menikmati kekayaan sejarah dan budaya. Sepanjang rute, peserta melintasi dan mengunjungi sejumlah situs cagar budaya di Kabupaten Sleman, di antaranya Candi Sambisari, Candi Sari, dan Candi Kedulan.

Kegiatan diawali dengan pelepasan peserta yang ditandai pengibaran bendera start oleh Ketua Panitia Arif Fajar Wibisono, S.E., M.Sc. Dalam sambutannya, Dekan FBE UII Prof. Johan Arifin, S.E., M.Si., Ph.D. mengatakan bahwa GOWES FBE UII merupakan bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat sekaligus memperkuat hubungan antara kampus, alumni, dan masyarakat.

Menurut Johan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi sarana menjaga kebugaran fisik, tetapi juga ruang untuk mempererat silaturahmi dan memperluas jejaring antarsesama anggota keluarga besar FBE UII.

“Kita berkumpul pada pagi hari ini untuk bergembira bersama, menjaga kesehatan, dan mempererat silaturahmi. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan memberikan manfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Ia menambahkan, konsistensi penyelenggaraan GOWES FBE UII hingga tahun keempat menunjukkan komitmen fakultas dalam menghadirkan ruang interaksi yang inklusif bagi sivitas akademika, alumni, dan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., Rektor UII Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng., serta sejumlah alumni dan mitra FBE UII.

Kegiatan GOWES FBE UII 2026 ditutup dengan pengundian 144 hadiah yang disambut antusias peserta. Beragam hadiah dibagikan, mulai dari sepeda, televisi, kulkas, mesin cuci, telepon genggam, hingga hadiah menarik lainnya. (RS)

20 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/Gowes-FBE-UII-2026.jpeg 756 933 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-06-20 19:34:122026-06-20 19:35:14GOWES FBE UII 2026 Pererat Ukhuwah dan Perluas Jejaring Alumni
Humas
Berita Kegiatan

Penggunaan AI di Dunia Akademik Perlu Transparansi

Pemanfaatan artificial intelligence (AI) dalam dunia akademik terus meningkat, terutama untuk mendukung kegiatan riset dan penulisan ilmiah. Namun, perkembangan tersebut juga memunculkan perhatian terhadap batas etis penggunaannya.

Sorotan terhadap isu ini menguat setelah muncul dugaan pemalsuan dan fabrikasi riset oleh peserta asal Indonesia dalam konferensi internasional International Society of Pneumonia and Pneumococcal Disease (ISPPD) di Kopenhagen, Denmark, yang diberitakan Antara pada Mei 2026. Kasus tersebut dinilai mencederai integritas ilmu pengetahuan sekaligus merugikan kredibilitas karya ilmiah Indonesia di forum internasional.

Data Human-Centered Artificial Intelligence Stanford University pada 2024 menunjukkan sekitar 17,5 persen publikasi di bidang ilmu komputer dan disiplin terkait ditulis dengan bantuan AI. Temuan ini mendorong pentingnya transparansi dalam penggunaan teknologi tersebut.

Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia (UII), Desmalinda, menilai penggunaan AI dalam ruang akademik sah dilakukan selama berfungsi sebagai alat bantu, bukan pengganti proses berpikir.

“Dalam konteks akademik lagi-lagi either itu dosen atau mahasiswa menggunakan tools ini sebagai alat yang digunakan untuk membantu mengelaborasi ide atau mungkin membantu kita memahami fenomena menjadi konkret lagi,” ucap Desmalinda.

Menurutnya, AI dapat membantu meningkatkan efektivitas kerja akademik, termasuk dalam pencarian referensi ilmiah. Meski demikian, hasil yang diperoleh tetap perlu diverifikasi secara berulang.

“Saya sering sekali menggunakan AI namanya consensus dimana itu memudahkan kita dalam mencari referensi berbasis ilmiah,” tambahnya.

Hingga kini, Indonesia belum memiliki regulasi khusus berbentuk undang-undang yang mengatur penggunaan AI dalam konteks akademik. Pedoman yang tersedia masih mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Tujuh Kementerian yang menekankan prinsip transparansi serta pencegahan plagiarisme dalam penulisan dan publikasi ilmiah.

“Kalau aturan belum ada berbasis undang-undang yang secara resmi memang bisa digunakan untuk basis hukum ketika ada pelanggaran. Tapi dalam konteks penggunaan AI itu masih berbasis Surat Keputusan Bersama dari 7 kementerian. Aturannya masih berbasis menyertakan transparansi,” tandasnya.

Desmalinda menegaskan bahwa AI dapat menjadi sarana yang membantu proses pembelajaran dan penelitian, selama penggunaannya dilakukan secara bertanggung jawab serta tetap menjunjung tinggi integritas akademik. (MS/AHR/RS)

20 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/UII-scaled.jpeg 1920 2560 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-06-20 04:01:382026-06-20 04:01:38Penggunaan AI di Dunia Akademik Perlu Transparansi
Humas
Berita Kegiatan

Ngaji Dunia Akhirat: Bahas Hukum Paylater, Flash Sale, dan Self-Reward dalam Islam

Fenomena paylater, flash sale, dan tren self-reward yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda menjadi pembahasan dalam kajian akidah Ngaji Dunia Akhirat yang diselenggarakan Takmir Masjid Ulil Albab Universitas Islam Indonesia (UII), Kamis (18/6). Kajian yang berlangsung ba’da Magrib hingga Isya tersebut menghadirkan Mudir Pondok Pesantren Putri UII, Tajul Muluk, S.Ud., M.Ag., sebagai pemateri.

Mengawali kajian, Tajul Muluk mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat dan rahmat Allah Swt. yang telah diberikan. Ia juga mendoakan agar seluruh peserta selalu berada dalam lindungan dan keberkahan Allah dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini, khususnya mahasiswa dan generasi muda yang hidup di tengah perkembangan teknologi digital. Berbagai layanan keuangan dan promosi belanja menawarkan kemudahan yang belum pernah ditemui pada masa sebelumnya, namun di balik itu terdapat tantangan yang memerlukan pemahaman agama sebagai landasan dalam mengambil keputusan.

Tajul Muluk menjelaskan bahwa dalam perspektif fikih klasik, mahasiswa atau anak kos yang merantau untuk menuntut ilmu dapat dikategorikan sebagai ibnu sabil. Bahkan dalam kondisi tertentu, mereka dapat termasuk golongan fakir atau miskin apabila mengalami keterbatasan ekonomi. Oleh karena itu, secara finansial mereka lebih dekat pada posisi sebagai penerima manfaat (mustahik) dibandingkan pembayar zakat (muzakki).

“Realitas yang dihadapi mahasiswa hari ini tidak hanya persoalan keterbatasan finansial, tetapi juga godaan berbagai fasilitas konsumsi yang tersedia secara instan. Di sinilah fikih muamalah perlu hadir sebagai panduan agar seseorang tidak terjebak dalam praktik yang merugikan dirinya sendiri,” ujarnya.

Ia menilai layanan paylater dan berbagai bentuk pinjaman digital sering kali menawarkan kemudahan yang dapat mendorong seseorang berbelanja melebihi kemampuan finansialnya. Kondisi tersebut diperparah oleh strategi pemasaran seperti flash sale yang mendorong konsumen mengambil keputusan secara cepat tanpa pertimbangan yang matang.

Dalam kesempatan itu, Tajul Muluk juga mengingatkan pentingnya sikap rendah hati dalam memahami ajaran agama. Ia menegaskan bahwa seseorang tidak boleh menempatkan dirinya sebagai pihak yang paling memahami syariat tanpa didasari ilmu yang memadai.

Mengutip hadis Nabi Muhammad saw, ia menjelaskan bahwa obat dari kebodohan adalah bertanya kepada orang yang memiliki pengetahuan. Prinsip tersebut juga sejalan dengan firman Allah Swt. dalam Surah An-Nahl ayat 43 yang memerintahkan umat untuk bertanya kepada ahlinya apabila tidak mengetahui suatu perkara.

“Di era media sosial, banyak orang mencari pembenaran atas apa yang ingin dilakukan, bukan mencari kebenaran berdasarkan ilmu. Padahal, dalam urusan agama, otoritas keilmuan harus tetap menjadi rujukan,” katanya.

Selain membahas aspek finansial, kajian ini turut mengangkat keterkaitan antara pengelolaan keuangan dan kesehatan mental. Tajul Muluk menjelaskan bahwa tekanan ekonomi akibat utang atau perilaku konsumtif dapat berdampak pada kondisi psikologis seseorang. (AHR/RS)

20 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/Ngaji-Dunia-Akhirat.jpeg 906 1600 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-06-20 03:52:342026-06-20 03:52:34Ngaji Dunia Akhirat: Bahas Hukum Paylater, Flash Sale, dan Self-Reward dalam Islam
Humas
Berita Kegiatan

Kajian Bulughul Maram Bahas Hukum Suami Memandikan Istri yang Meninggal

Kajian rutin Kitab Bulughul Maram kembali digelar di Masjid Ulil Albab Universitas Islam Indonesia (UII), Selasa (16/6). Pada kesempatan tersebut, Ammi Nur Baits membahas hadis-hadis terkait hukum memandikan jenazah, khususnya mengenai kebolehan suami memandikan istri yang meninggal dunia.

Kajian yang diikuti oleh jamaah dari sivitas akademika UII dan masyarakat umum itu mengupas hadis ke-552 dalam Kitab Bulughul Maram. Hadis tersebut meriwayatkan dialog antara Nabi Muhammad saw dengan Aisyah RA, ketika Rasulullah saw menyampaikan bahwa apabila Aisyah wafat terlebih dahulu, beliau sendiri yang akan memandikan, mengafani, menyalatkan, dan memakamkannya.

Dalam pemaparannya, Ammi Nur Baits menjelaskan bahwa hadis tersebut menjadi salah satu landasan utama yang digunakan para ulama untuk membahas hukum suami dan istri saling memandikan setelah salah satu meninggal dunia. Ia juga mengutip riwayat tentang Fatimah RA yang berwasiat agar jenazahnya dimandikan oleh suaminya, Ali bin Abi Thalib RA.

Menurut Ammi Nur Baits, mayoritas ulama atau jumhur berpendapat bahwa suami dan istri diperbolehkan saling memandikan ketika salah satu wafat. Pendapat tersebut dianut oleh Imam Malik, Imam Syafi’i, Imam Ahmad dalam riwayat yang masyhur, serta sejumlah ulama salaf. Dasarnya adalah hubungan pernikahan yang membuat keduanya tidak memiliki batas aurat satu sama lain, baik ketika hidup maupun setelah meninggal dunia.

“Hadis ini merupakan dalil bolehnya suami istri saling memandikan. Suami boleh memandikan istrinya sebagaimana istri juga boleh memandikan suaminya,” jelasnya.

Meski demikian, ia menjelaskan adanya pendapat lain yang dikemukakan sebagian ulama, di antaranya Imam Abu Hanifah dan Ats-Tsauri. Kelompok ini berpendapat bahwa suami tidak diperbolehkan memandikan istrinya yang telah meninggal karena kematian dianggap mengakhiri ikatan pernikahan. Dengan berakhirnya akad nikah, maka hubungan yang sebelumnya membolehkan melihat dan menyentuh aurat dianggap tidak lagi berlaku.

Ammi Nur Baits menegaskan bahwa perbedaan pendapat tersebut menunjukkan keluasan khazanah fikih Islam dalam memahami dalil-dalil syariat. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami dasar argumentasi masing-masing pandangan agar dapat menyikapi perbedaan secara bijak dan proporsional.

Selain membahas hukum memandikan jenazah, kajian juga menyinggung hadis mengenai seorang perempuan dari Bani Ghamid yang mengakui perbuatan zina kepada Rasulullah saw dan meminta agar dirinya disucikan melalui penegakan hukuman rajam. Melalui kisah tersebut, Ammi Nur Baits menjelaskan sejumlah pelajaran fikih terkait penegakan hukum dalam Islam, termasuk prinsip kehati-hatian, perlindungan hak anak, serta mekanisme pembuktian dalam perkara pidana syariat.

Ia menjelaskan bahwa Rasulullah saw tidak serta-merta menjatuhkan hukuman, melainkan memberikan kesempatan kepada perempuan tersebut hingga melahirkan dan menyapih anaknya. Sikap tersebut menunjukkan perhatian Islam terhadap hak-hak anak yang tidak boleh terabaikan meskipun orang tuanya melakukan kesalahan.

Melalui kajian Kitab Bulughul Maram ini, Masjid Ulil Albab UII terus menghadirkan ruang pembelajaran Islam yang mendalam dan berbasis dalil. Pembahasan yang disampaikan tidak hanya memperkaya pemahaman fikih ibadah dan muamalah, tetapi juga membantu jamaah memahami bagaimana para ulama menggali hukum dari hadis-hadis Nabi Muhammad saw untuk menjawab berbagai persoalan kehidupan. (AAK/AHR/RS)

20 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/Kajian-Bulughul-Maram-Bahas-Hukum-Suami-Memandikan-Istri-yang-Meninggal.jpeg 906 1600 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-06-20 03:44:342026-06-20 03:44:34Kajian Bulughul Maram Bahas Hukum Suami Memandikan Istri yang Meninggal
Humas
Berita Kegiatan

UII Perkuat Kompetensi AI Tenaga Kependidikan Melalui Workshop Belajar IT

Universitas Islam Indonesia (UII) terus memperkuat kompetensi digital tenaga kependidikan melalui Workshop Belajar IT (BIT) yang disusun secara berjenjang, mulai dari tingkat dasar hingga tingkat lanjut. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (19/06) di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito, Kampus Terpadu UII merupakan inisiatif dari Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) dan Badan Sistem Informasi (BSI) UII. Program tersebut menjadi bagian dari upaya UII mendukung transformasi digital sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dalam sambutannya, Direktur Sumber Daya Manusia, Ike Agustina, S.Psi., M.Psi., Psikolog pimpinan UII menyampaikan bahwa pembelajaran AI telah mulai diperkenalkan sejak 2024 dan kini dikembangkan melalui kurikulum yang lebih terstruktur. “Dengan semakin masifnya pemanfaatan kecerdasan imitasi, kami melihat tampaknya di UII perlu dilakukan penyusunan kurikulum yang lebih baik,” ujar Ike.

Menurutnya, pemanfaatan AI dapat membantu menyederhanakan berbagai pekerjaan administratif sehingga tenaga kependidikan dapat bekerja lebih efektif dan memiliki lebih banyak waktu untuk berinovasi. “Hari ini ada cukup banyak pekerjaan yang dulu membutuhkan waktu sangat lama, tetapi sekarang bisa menjadi lebih simpel dan lebih cepat dikerjakan,” katanya.

Selain meningkatkan produktivitas, pelatihan ini juga bertujuan memperkuat kompetensi teknologi informasi lintas generasi agar tercipta proses kerja yang lebih harmonis. “Kita tidak bisa lagi tidak melengkapi diri kita dengan kompetensi IT,” tegasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai pengenalan AI dan pemanfaatannya untuk menunjang pekerjaan sehari-hari yang disampaikan oleh staff BSI UII, Reyhandri Muhammad Naufal, S.Kom. Dalam sesi tersebut, Reyhandri tidak hanya menjelaskan manfaat AI dalam meningkatkan efisiensi kerja, tetapi juga mengingatkan peserta mengenai risiko penyalahgunaan teknologi tersebut yang dapat menimbulkan dampak serius.

“Oleh sebab itu, AI memang sifatnya membantu pekerjaan, tetapi perlu diperiksa dan divalidasi kembali, jangan sampai kita langsung percaya, jangan langsung copy paste tanpa diperiksa. Kita tetap bertanggung jawab penuh atas pekerjaan kita,” ungkap Reyhandri.

Setelah sesi pemaparan materi para peserta diwajibkan untuk melaksanakan praktik dengan contoh kasus yang sudah disiapkan oleh pemateri. Peserta juga mendapat penugasan sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk mengukur pemahaman serta kemampuan dalam menerapkan AI pada pekerjaan sehari-hari.

Melalui program ini, UII berharap seluruh tenaga kependidikan mampu memanfaatkan AI secara optimal dan bijak untuk mendukung peningkatan kualitas kinerja, pelayanan, inovasi di lingkungan kampus. (AHR/RS)

19 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/UII-Perkuat-Kompetensi-AI-Tenaga-Kependidikan-Melalui-Workshop-Belajar-IT-scaled.jpeg 1707 2560 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-06-19 19:57:582026-06-19 19:57:58UII Perkuat Kompetensi AI Tenaga Kependidikan Melalui Workshop Belajar IT
Humas
Berita Kegiatan, Kampus Berdampak, Pendidikan

UII Bahas Tantangan Akademik dan Mutu Pendidikan

Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan Workshop Percepatan Penyelesaian Studi Tepat Waktu pada Rabu (17/06) di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito, Kampus Terpadu UII. Kegiatan yang diikuti oleh ketua jurusan, ketua program studi, dan kepala divisi akademik universitas dan fakultas yang ada di lingkungan UII ini, sebagai ruang dialog mengenai permasalahan mahasiswa mengenai masa studinya yang terjadi di program studi masing-masing. Read more

19 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/UII-Bahas-Tantangan-Akademik-dan-Mutu-Pendidikan-scaled.jpg 1707 2560 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-06-19 07:15:122026-07-30 15:12:44UII Bahas Tantangan Akademik dan Mutu Pendidikan
Humas
Berita Kegiatan, Kampus Berdampak, Pendidikan

UII Sosialisasikan Peraturan Pemilihan Tenaga Kependidikan Berprestasi 2026

Universitas Islam Indonesia (UII) melalui Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM)/Sekolah Kepemimpinan menyelenggarakan Sosialisasi Peraturan Rektor Universitas Islam Indonesia Nomor 10 Tahun 2026 tentang Pemilihan Tenaga Kependidikan Berprestasi, Kamis (18/6), secara daring melalui kanal Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh tenaga kependidikan bidang administrasi dan fungsional di lingkungan UII. Read more

19 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/Sosialisasi-Pemilihan-Tenaga-Kependidikan-Berprestasi-2026.jpeg 1000 1600 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-06-19 06:00:032026-08-05 15:19:24UII Sosialisasikan Peraturan Pemilihan Tenaga Kependidikan Berprestasi 2026
Humas
Berita Kegiatan

UII Terima Kunjungan Yayasan Al-Irsyad Purwokerto

Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan Yayasan Al-Irsyad Purwokerto dalam rangka silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman mengenai pengelolaan dan pengembangan perguruan tinggi. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito, Kampus Terpadu UII pada Kamis (18/06) tersebut menjadi forum diskusi untuk memperkuat tata kelola institusi dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.

Dalam sambutannya, Rektor UII, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kolaborasi dan pertukaran praktik baik antarlembaga pendidikan merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. “Setiap institusi memiliki pengalaman dan keunggulan yang dapat menjadi sumber pembelajaran bersama. Melalui forum seperti ini, kita dapat saling menguatkan dalam menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, UII juga memaparkan berbagai pengalaman dalam pengembangan tata kelola universitas, penguatan budaya mutu, pengembangan sumber daya manusia, serta strategi membangun reputasi dan kepercayaan publik. Berbagai pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi institusi yang tengah mengembangkan atau memperkuat penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Ketua Yayasan Yayasan Al-Irsyad Purwokerto, Sadikun, M.Pd.I menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilandasi keinginan untuk belajar dari pengalaman panjang UII dalam mengelola perguruan tinggi. Menurutnya, UII berhasil tumbuh dan berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Indonesia dengan tata kelola yang kuat dan hubungan yang harmonis antara universitas dan badan penyelenggara. “Kami ingin belajar dan memperoleh masukan mengenai bagaimana mengembangkan perguruan tinggi, membangun tata kelola yang baik, serta menjaga sinergi antara universitas dan yayasan sebagai penyelenggara,” ungkapnya.

Melalui kunjungan ini, kedua institusi berharap dapat membangun komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan. Selain menjadi sarana berbagi pengalaman, pertemuan tersebut juga diharapkan membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan pendidikan, peningkatan mutu akademik, serta penguatan kapasitas kelembagaan pada masa mendatang. (AHR/RS)

18 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/Kunjungan-Yayasan-Al-Irsyad-_11zon-scaled.jpg 1707 2560 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-06-18 15:56:102026-06-18 15:56:10UII Terima Kunjungan Yayasan Al-Irsyad Purwokerto
Humas
Berita Kegiatan

Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Magister FK UII Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi

Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Magister Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Indonesia (UII) menjalani asesmen lapangan akreditasi yang dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) pada Kamis (18/06) di Auditorium Gedung Dr. Soekiman Wirjosandjojo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi serta memastikan kualitas penyelenggaraan program studi sesuai standar yang ditetapkan.

Rektor UII, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim asesor dan menegaskan bahwa asesmen lapangan merupakan momentum penting untuk memperkuat budaya mutu di lingkungan universitas. Menurutnya, komitmen UII terhadap kualitas pendidikan tercermin dari capaian akreditasi institusi yang telah meraih predikat Unggul serta sekitar 70 persen program studi yang telah memperoleh akreditasi Unggul atau A. “Bagi UII, visitasi merupakan bagian penting dari upaya menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan,” ujarnya.

Prof. Hari juga menjelaskan bahwa UII saat ini mengelola lebih dari 26.000 mahasiswa pada 65 program studi yang mencakup jenjang diploma hingga doktor. Selain itu, UII memiliki 564 kemitraan aktif dengan berbagai institusi, dengan 462 kemitraan di tingkat nasional serta jejaring internasional yang menjangkau 37 negara. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan internasionalisasi universitas.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengembangan Pendidikan Yayasan Badan Wakaf (YBW) UII menegaskan komitmen yayasan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di lingkungan universitas. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pengelolaan berbagai aset wakaf produktif dan unit usaha yang hasil pengembangannya diarahkan untuk mendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. “Core business yang kami kembangkan pada akhirnya ditujukan untuk mendukung pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya. Melalui dukungan tersebut, UII terus berupaya memperkuat kualitas akademik, sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana pendidikan.

Sementara itu, tim asesor LAM-PTKes, Dr. Novrikasari, SKM., M.Kes mengapresiasi kesiapan Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Magister FK UII dalam menjalani proses asesmen lapangan. “Saya melihat di sini komitmen dari yayasan, pimpinan tertinggi, sampai dosen-dosennya. Tentu ini bukan kerja sehari atau dua hari, melainkan proses yang dilakukan secara terus-menerus,” ujar salah satu asesor. Ia menjelaskan bahwa asesmen lapangan dilakukan untuk mengonfirmasi berbagai data dan informasi yang telah disampaikan program studi pada tahap sebelumnya melalui bukti dan implementasi nyata di lapangan.

Melalui asesmen lapangan ini, Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Magister FK UII berharap dapat menunjukkan berbagai capaian dan praktik baik yang telah dilakukan sekaligus memperoleh masukan untuk pengembangan mutu pada masa mendatang. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen UII untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, berintegritas, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (AHR/RS)

18 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/Vitasi-Lapangan-Asesmen-Akreditasi-Program-Studi-Ilmu-Kesehatan-Masyarakat-Program-Magister-FK-UII-scaled.jpg 1707 2560 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-06-18 13:59:372026-06-29 11:36:07Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Magister FK UII Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi
Humas
Berita Kegiatan

UII Terima Kunjungan Universitas Ibnu Sina Perluas Kerja Sama Strategis

Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan Universitas Ibnu Sina (UIS) Batam dalam rangka penandatanganan nota kesepahaman dan penguatan kerja sama antarperguruan tinggi. Kegiatan yang berlangsung di Kampus Terpadu UII pada Senin (15/06) tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kelembagaan.

Rektor Universitas Ibnu Sina, Dr. Ir. Larisang, M.T., IPU menyampaikan apresiasinya atas sambutan yang diberikan UII. Ia menilai UII sebagai salah satu perguruan tinggi Islam terkemuka di Indonesia yang memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan institusi dan tata kelola pendidikan tinggi. Menurutnya, kerja sama ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi UIS dalam memperkuat kapasitas akademik dan kelembagaan.

“Kami berharap UII dapat menjadi mitra sekaligus pembina bagi Universitas Ibnu Sina. Banyak hal yang ingin kami pelajari, mulai dari tata kelola, penjaminan mutu, penelitian, hingga pengembangan kemahasiswaan agar kami dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UII, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa keberhasilan kerja sama tidak diukur dari banyaknya dokumen yang ditandatangani, melainkan dari implementasi program yang dijalankan bersama. Oleh karena itu, Prof. Hari mendorong kedua institusi untuk segera merealisasikan berbagai bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat nyata.

“Yang terpenting bukan sekadar MoU atau MoA, tetapi pelaksanaannya. Melalui kerja sama ini, kita dapat mengembangkan riset kolaboratif, pertukaran mahasiswa, pelatihan, seminar bersama, dan berbagai program lainnya yang mendukung kemajuan kedua institusi,” ungkapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kerja sama antara kedua universitas yang membahas peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi hubungan yang lebih erat antara UII dan UIS. Melalui sinergi yang dibangun, kedua perguruan tinggi berkomitmen untuk saling mendukung dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi sekaligus memperluas kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan bangsa. (AHR/RS)

16 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/MoU-UII-dan-Universitas-Ibnu-Sina-scaled.jpg 1706 2560 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-06-16 13:31:382026-06-17 13:36:46UII Terima Kunjungan Universitas Ibnu Sina Perluas Kerja Sama Strategis
Page 9 of 20«‹7891011›»

Berita Terakhir

  • UII Gelar Pelatihan Pengelolaan Konten Berbasis SEO dan AI
  • UII, MUTU International, dan CSU Taiwan Resmi Perluas Kolaborasi Jagad Lestari Center
  • UII Resmi Buka PMB Tahun Ajaran 2027/2028, Gandeng MGBK DIY dan Jawa Tengah
  • UII Sambut Mahasiswa Internasional melalui Program Orientasi Kampus Tahun Akademik 2026/2027
  • Mahasiswa Temasek Polytechnic Ikuti Program Cultural Immersion di UII

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Scroll to top Scroll to top Scroll to top