• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • DAFTAR SEKARANG
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Innovation2 / 2026
Humas
Berita Kegiatan, Prestasi

Prof. Unggul Raih Juara 2 Kejuaraan Nasional Tenis Antar Profesor 2026 di Bali

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Prof. Dr. Drs. Unggul Priyadi M.Si., dosen sekaligus guru besar bidang Ekonomi Kelembagaan Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Universitas Islam Indonesia (UII) dalam ajang Kejuaraan Nasional Tenis Antar Profesor (ATPI) 2026 yang berlangsung di Bali pada 12–14 Juni 2026. Berpasangan dengan Prof. Soetriono, dosen Universitas Jember (UNEJ), Prof. Unggul berhasil meraih Juara 2 setelah bersaing dengan para profesor pecinta tenis dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Capaian ini melanjutkan konsistensi prestasi Prof. Unggul dalam kejuaraan tenis antar profesor tingkat nasional. Sebelumnya, pada Kejurnas ATPI 2024 di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Prof. Unggul berhasil meraih Juara 3. Prestasi serupa juga diraih pada Kejurnas ATPI 2025 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan kembali menempati posisi Juara 3.

Menurut Prof. Unggul, konsistensi prestasi tersebut tidak terlepas dari latihan rutin dan keterlibatan aktif dalam berbagai kompetisi tenis, baik di lingkungan universitas maupun di luar kampus. Ia menilai bahwa menjaga kemampuan olahraga memiliki prinsip yang sama dengan mengembangkan keilmuan akademik, yakni membutuhkan latihan, pembelajaran, dan evaluasi yang berkelanjutan.

“Sebagai atlet cabang olahraga apa pun, untuk menjaga prestasi harus berlatih secara rutin dan mengikuti kompetisi. Hal ini mirip dengan dunia akademik, di mana seseorang perlu terus belajar dan mempersiapkan diri secara maksimal untuk mencapai hasil terbaik,” ujarnya.

Selain aktif mengikuti latihan dan kompetisi internal maupun eksternal, Prof. Unggul juga terlibat dalam berbagai kejuaraan tenis tingkat lokal dan nasional. Ia menilai keikutsertaan dalam berbagai turnamen menjadi sarana penting untuk menjaga kemampuan bertanding sekaligus memperluas jejaring persahabatan antarakademisi.

Dalam membagi waktu antara tugas caturdharma perguruan tinggi dan olahraga, Prof. Unggul mengaku tetap mengutamakan tanggung jawab akademik. Latihan tenis dilakukan di luar jadwal mengajar dan kegiatan akademik lainnya dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan.

“Latihan dilakukan di luar waktu kuliah dan tugas akademik lainnya. Yang penting adalah menjaga disiplin waktu dan kondisi fisik, apalagi usia saya sudah lebih dari 60 tahun,” katanya.

Mengenai keberhasilannya meraih prestasi bersama pasangan dari berbagai perguruan tinggi, Prof. Unggul menilai komunikasi menjadi kunci utama. Selama tiga tahun terakhir, ia selalu berpasangan dengan dosen dari luar Yogyakarta dan mampu meraih prestasi nasional.

“Tantangan terbesar adalah membangun kekompakan dengan pasangan yang berasal dari institusi berbeda. Karena itu, komunikasi sebelum dan selama pertandingan menjadi sangat penting. Kami saling mendukung dan menjaga koordinasi selama bertanding,” jelasnya.

Prof. Unggul berharap ke depan semakin banyak dosen yang aktif menekuni olahraga, khususnya tenis lapangan, sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan sekaligus mengharumkan nama institusi di tingkat nasional. Ia juga berharap kompetisi tenis di lingkungan perguruan tinggi dapat terus berkembang dan menjadi ajang silaturahmi antardosen maupun alumni.

Prestasi yang diraih Prof. Unggul menunjukkan bahwa semangat berkompetisi, disiplin berlatih, dan kolaborasi yang baik dapat menghasilkan capaian membanggakan, bahkan di tengah kesibukan menjalankan tugas sebagai akademisi. Keberhasilan meraih Juara 2 pada Kejurnas ATPI 2026 menjadi bukti bahwa usia dan kesibukan bukanlah penghalang untuk terus berprestasi di tingkat nasional. (AHR/RS)

15 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/Kejuaraan-Nasional-Tenis-Antar-Profesor-2026.jpeg 960 1280 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-06-15 13:23:132026-06-17 19:38:46Prof. Unggul Raih Juara 2 Kejuaraan Nasional Tenis Antar Profesor 2026 di Bali
Humas
Berita Kegiatan

Pondok Pesantren UII Wisuda 29 Santri, Teguhkan Komitmen Cetak Pemimpin Unggul

Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Haflah Takharruj Santri Tahun 2026 di Auditorium Prof. K.H. Abdul Kahar Mudzakkir UII, Ahad (14/6). Sebanyak 29 santri resmi menyelesaikan pendidikan kepesantrenan, terdiri atas 16 santri putra dan 13 santri putri.

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB tersebut menjadi momentum pelepasan santri sekaligus peneguhankomitmen Pondok Pesantren UII dalam mencetak lulusan yang unggul dalam bidang akademik, keislaman, dan kepemimpinan.

Pengasuh Pondok Pesantren Putra Direktorat Pondok Pesantren UII, Dr. Suyanto, S.Ag, MSI., menyampaikan bahwa hingga saat ini Pondok Pesantren UII telah meluluskan ratusan alumni yang tersebar di berbagai bidang profesi dan pengabdian.

“Sejak angkatan pertama tahun 1996 hingga 2021, Pondok Pesantren Putra UII telah meluluskan 360 alumni. Sementara Pondok Pesantren Putri sejak angkatan pertama tahun 2011 hingga 2021 telah meluluskan 156 alumni,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Rektor UII Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., menyampaikan bahwa santri memiliki peran yang sangat penting kepada masyarakat.

“Di tengah perubahan yang cepat, santri berperan sangat penting untuk menjadi penjaga dan agent of change, maka itu jagalah akhlak. Tradisi pesantren juga mengajarkan bahwa belajar adalah sepanjang hayat, terus lah belajar, keberhasilan itu diukur dari kebermabfaatan yang diberikan kepada umat dan masyarakat.” ujarnya.

Sementara itu Prof. Dr. Tamyiz Mukharrom, M.A., selaku Direktur  Pondok Pesantren UII menjelaskan tujuan Pesantren UII untuk mencetak pemimpin unggulan.

“Pesantren UII ingin menjadikan mahasiswa-mahasiswi UII terutama dari kalangan yang tidak mampu juga yang punya kemampuan intelektual yang unggul, diberikan beasiswa untuk menjadi mahasiswa-mahasiswi yang unggulan.”

Pada Haflah Takharruj tahun ini, penghargaan wisudawan terbaik diberikan kepada santri yang memiliki akumulasi nilai tertinggi antara Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di pondok pesantren dan di fakultas.

Untuk kategori putra, penghargaan diraih oleh Jalaluddin Rizqi Mulia, S.Hub.Int., asal Sintete, Kalimantan Barat. Lulusan Program Studi Hubungan Internasional UII tersebut memperoleh IPK Pondok 3,95 dan IPK Kampus 3,96, dengan rata-rata akumulasi 3,95.

Jalaluddin menilai lingkungan Pondok Pesantren UII berperan penting dalam mendukung pengembangan kapasitas diri para santri secara menyeluruh, baik dalam aspek akademik maupun non-akademik. Menurutnya, kultur yang dibangun dipesantren mendorong para santri untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan serta mengembangkan minat dan potensi masing-masing.

Selain memperkuat kapasitas keilmuan, menurut Jalaluddin berbagai aktivitas kepesantrenan juga menjadi ruang pembelajaran untuk mengasah keterampilan non-teknis, seperti kepemimpinan, komunikasi, dan kemampuan beradaptasi. Ia menilai ekosistem yang suportif tersebut turut memudahkan santri dalam mengakses berbagai peluang pengembangan diri.

Sementara itu, penghargaan wisudawan terbaik kategori putri diberikan kepada Amri Nadia M., S.Ak., asal Banyuwangi, Jawa Timur. Lulusan Program Studi Akuntansi UII tersebut meraih IPK Pondok 3,91 dan IPK Kampus 3,92, dengan rata-rata akumulasi 3,915.

Tradisi menghadirkan alumni sebagai narasumber inspiratif juga kembali dilaksanakan dalam Haflah Takharruj tahun ini. Orasi motivasi disampaikan oleh Prof. Dr. Muhammad Toyib, M.Pd., Guru Besar bidang Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo sekaligus alumni Pondok Pesantren UII angkatan 1998.

Menurut Suyanto, tradisi menghadirkan alumni dalam prosesi wisuda santri telah berjalan selama lima tahun terakhir. Sebelumnya, orasi motivasi disampaikan oleh alumni yang berkarier sebagai hakim agama dan alumni bidang teknologi informasi yang menjabat sebagai direktur pada salah satu anak perusahaan Pertamina.

“Melalui kehadiran para alumni, para santri mendapatkan gambaran nyata mengenai berbagai ruang pengabdian dan kontribusi yang dapat dilakukan setelah menyelesaikan pendidikan,” katanya.

Pondok Pesantren UII Melalui Haflah Takharruj 2026 menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi intelektual muslim yang mampu mengintegrasikan keunggulan akademik, kedalaman spiritual, dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan umat. (MFPS/AHR/RS)

14 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/Wisuda-PP-UII-scaled.jpeg 1929 2560 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-06-14 14:54:092026-06-14 14:54:09Pondok Pesantren UII Wisuda 29 Santri, Teguhkan Komitmen Cetak Pemimpin Unggul
Humas
Berita Kegiatan, Kampus Berdampak, Nilai Kebangsaan dan Kemanusiaan

Kuliah Umum Membahas Isu Hukum Pengungsi Rohingnya oleh Pakar Hukum Bangladesh

Pada hari Senin, tanggal 8 Juni 2026, diselenggarakan kuliah umum dengan tema “Perlindungan Pengungsi Rohingya dalam perspektif Hukum Internasional”. Kuliah umum kali ini diberikan oleh Fahim Abrar Abid, sebagai Founder dari Bangladesh Society of International Law (BSIL). Di awal perkuliahan umum, Kaprodi Hukum Program Sarjana, Dodik Setiawan Nur Heriyanto, Ph.D., menyampaikan bahwa: “Kuliah Umum ini sangat penting untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai bagaimana pengalaman dari negara lain dalam memberikan perlindungan terhadap pengungsi Rohingya. Kuliah ini sangat penting karena kasus yang berkaitan dengan pengungsi Rohingya sampai hari ini belum terselesaikan dengan baik, dan negara-negara di Asia Tenggara masih belum memiliki kerangka penyelesaian yang efektif. Dengan menghadirkan pakar dari Bangladesh yang bernama Fahim Abrar Abid yang merupakan pendiri dari Bangladesh Society of International Law.” Read more

12 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Kuliah-Umum-Membahas-Isu-Hukum-Pengungsi-Rohingnya-oleh-Pakar-Hukum-Bangladesh.jpg 450 750 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-06-12 14:19:362026-07-17 14:27:18Kuliah Umum Membahas Isu Hukum Pengungsi Rohingnya oleh Pakar Hukum Bangladesh
Humas
Berita Kegiatan

UII dan Pemkab Sleman Jalin Kerja Sama

Universitas Islam Indonesia (UII) terus berkomitmen dalam penguatan akses pendidikan tinggi. Pada kesempatan kali ini, UII dan Pemerintah Kabupaten Sleman menjajaki kerjasama tentang penyelenggaraan Beasiswa Sleman Pintar melalui pendidikan perguruan tinggi.

Kerja sama diawali dengan penandantanganan adendum nota kesepahaman (MoU) oleh Bupati Sleman, H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si dan Rektor UII, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng. Kemudian dilanjutkan dengan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Kepala Dinas Kabupaten Sleman, Wawan Widiantoro, S.IP., M.PA. dan Wakil Rektor Bidang Akademik, Rekognisi, dan Admisi, Prof. Riyanto, S.Pd., M.Si., Ph.D pada Kamis (11/06) di Kantor Bupati Sleman.

Program Beasiswa Sleman Pintar merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Sleman bagi masyarakat, khususnya generasi muda dari keluarga miskin, keluarga rentan miskin, orang tua penyandang disabilitas tidak mampu, serta keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH), agar tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Bupati Sleman berharap program tersebut mampu menjadi solusi dalam memperluas kesempatan pendidikan bagi generasi muda Sleman.

“Semoga Sleman Pintar ini mampu memberikan akses pendidikan bagi generasi muda Sleman untuk melanjutkan pendidikan tanpa terhalang oleh kondisi ekonomi maupun hal lainnya,” ujar Bupati Sleman.

Melalui kerja sama ini, penerima Beasiswa Sleman Pintar akan memperoleh dukungan biaya pendidikan pada jenjang sarjana, sarjana terapan, dan diploma sesuai ketentuan yang telah disepakati. Selain pembelajaran di kampus, mahasiswa penerima beasiswa juga mendapatkan kesempatan mengikuti program magang di dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.

Kolaborasi antara Pemkab Sleman dan UII diharapkan dapat memperkuat pembangunan sumber daya manusia daerah dan membuka peluang lebih besar bagi generasi muda Sleman untuk meraih cita-cita melalui pendidikan tinggi. (AHR/RS)

11 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/MoU-UII-dan-Pemkab-Sleman-scaled.jpg 1707 2560 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-06-11 11:12:412026-06-12 11:47:59UII dan Pemkab Sleman Jalin Kerja Sama
Humas
Berita Kegiatan, Kampus Berdampak, Riset dan Inovasi

Program Doktor Teknik Sipil FTSP UII Kembali Meluluskan Doktor Baru di Bidang Hunian Pascabencana

Program Doktor Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia (FTSP UII) kembali meluluskan doktor baru melalui Ujian Terbuka Promosi Doktor yang diselenggarakan di Auditorium Lantai 3 Gedung Mohammad Natsir FTSP UII pada Senin (25/5/2026).

Pada kesempatan tersebut, Ir. Sely Novita Sari, S.T., M.T. resmi meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Rancang Bangun Pengambilan Keputusan Menggunakan Sistem Pakar untuk Perencanaan Temporary Modular Shelter (TMS) di Wilayah Terdampak Bencana di Indonesia.”

Penelitian yang dikembangkan mengangkat isu strategis mengenai tingginya tingkat kerawanan bencana di Indonesia, khususnya gempa bumi, yang kerap mengakibatkan kerusakan hunian serta meningkatnya jumlah masyarakat terdampak dan pengungsi. Melalui disertasi tersebut, dikembangkan sebuah model pengambilan keputusan berbasis sistem pakar dengan pendekatan decision tree untuk mendukung perencanaan hunian sementara pascabencana secara lebih sistematis, adaptif, dan efektif.

Disertasi ini menekankan pentingnya penyediaan Temporary Modular Shelter (TMS) sebagai solusi hunian transisi yang lebih layak dibandingkan tenda darurat konvensional. TMS dirancang agar mudah dirakit, fleksibel, cepat dibangun, serta mampu menyesuaikan kondisi sosial maupun geografis di wilayah terdampak bencana.

Model yang dihasilkan dalam penelitian ini mengintegrasikan tiga indikator utama, yaitu ketersediaan sumber daya manusia (SDM), material lokal, dan keterjangkauan lokasi. Ketiga indikator tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi hunian sementara di lapangan.

Selain menyoroti aspek teknis, penelitian ini juga menekankan pentingnya pendekatan sosial dan budaya dalam pembangunan hunian pascabencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat terdampak cenderung memilih hunian yang tetap dekat dengan keluarga, sumber penghidupan, serta mampu memberikan rasa aman dan privasi bagi penghuninya.

Promotor sekaligus Ketua Tim Promotor, Prof. Ir. Sarwidi, menyampaikan apresiasi atas capaian akademik dan kontribusi riset yang dihasilkan. Menurutnya, penelitian yang dikembangkan memiliki nilai kemanusiaan yang tinggi dan relevan dengan kebutuhan penanganan bencana di Indonesia.

“Riset yang Saudari kembangkan bukan sekadar deretan algoritma di atas kertas, tetapi sebuah solusi kemanusiaan yang adaptif untuk menolong para penyintas bencana,” ungkapnya dalam pidato pelepasan doktor baru.

Beliau juga mengapresiasi konsistensi dan produktivitas akademik selama menempuh studi doktoral. Selama proses penyusunan disertasi, promovendus secara rutin melaksanakan bimbingan setiap dua pekan selama 13 bulan 9 hari, serta berhasil menyusun dua monograf buku dan sejumlah draf artikel ilmiah.

Melalui capaian tersebut, diharapkan kontribusi keilmuan yang dihasilkan dapat mendukung pengembangan ilmu teknik sipil, khususnya dalam bidang perencanaan hunian pascabencana yang adaptif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat terdampak bencana di Indonesia.

Sumber: Website Program Jurusan Teknik Sipil Universitas Islam Indonesia

11 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Program-Doktor-Teknik-Sipil-FTSP-UII-Kembali-Meluluskan-Doktor-Baru-di-Bidang-Hunian-Pascabencana.jpg 450 750 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-06-11 10:09:592026-07-17 14:16:08Program Doktor Teknik Sipil FTSP UII Kembali Meluluskan Doktor Baru di Bidang Hunian Pascabencana
Humas
Berita Kegiatan, Kampus Berdampak, Nilai Kebangsaan dan Kemanusiaan

Laboratorium Palestina: Membaca Konflik Palestina sebagai Ladang Bisnis Global

Narasi yang selama ini kita baca dan ketahui soal Palestina dan Israel adalah konflik perebutan wilayah. Namun, fakta menarik justru datang dari buku Laboratorium Palestina yang ditulis oleh Antony Loewenstein. Palestina menjadi ruang atau laboratorium untuk menguji teknologi persenjataan sebelum dipasarkan ke seluruh dunia. Buku ini mengajak kita melihat sisi konflik di Palestina sebagai ladang bisnis global. Read more

10 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/Membaca-Konflik-Palestina-sebagai-Ladang-Bisnis-Global.jpg 450 750 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-06-10 18:00:522026-07-08 09:57:30Laboratorium Palestina: Membaca Konflik Palestina sebagai Ladang Bisnis Global
Humas
Berita Kegiatan

DPPM UII Gelar Workshop Penulisan Artikel Ilmiah untuk Tingkatkan Publikasi Jurnal Internasional

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Workshop dan Klinik Penulisan Artikel Ilmiah pada Jurnal Internasional Bereputasi pada Rabu (10/06) di Auditorium Gedung K.H.A. Wahid Hasyim Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI), Kampus Terpadu UII. Kegiatan yang diikuti oleh dosen di lingkungan fakultas yang ada di UII bertujuan untuk meningkatkan kapasitas akademik dosen untuk mendorong produktivitas publikasi ilmiah jurnal bereputasi internasional.

Workshop menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan peneliti yang membagikan strategi penyusunan artikel ilmiah hingga kiat menghadapi proses review dan publikasi yaitu Akhmad Akbar Susamto, S.E., M.Phil., Ph.D, dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) dan Dr. Ni Luh Wulan Septiani dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UII, Prof. Ir. Eko Siswoyo, S.T., M.Sc.ES., Ph.D., IPU.menyampaikan bahwa pelatihan penulisan artikel jurnal internasional merupakan program rutin yang bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi dosen. Tahun ini, kegiatan tersebut diikuti oleh 30 dosen dengan 32 artikel yang akan mendapatkan pendampingan publikasi. “Kami berharap peserta dapat mengikuti kegiatan ini secara penuh agar target publikasi yang diharapkan dapat tercapai,” ujarnya.

Prof. Eko juga menegaskan komitmen DPPM untuk terus mendukung pengembangan riset dan publikasi akademik di lingkungan UII. “DPPM akan terus memfasilitasi dan mendampingi para dosen dalam proses publikasi ilmiah sebagai bagian dari kontribusi bagi kemajuan UII,” tuturnya.

Memasuki sesi penyampaian materi, Dosen FEB UGM, Akhmad Akbar Susamto, menekankan bahwa publikasi ilmiah harus diawali dengan pemilihan topik penelitian yang memiliki kebaruan dan kontribusi yang jelas. Menurutnya, kualitas data menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kelayakan sebuah artikel untuk dipublikasikan. “Data yang baik secara langsung menjawab ide dan fokus penelitian, bukan sekadar data yang tersedia atau mudah dikumpulkan tetapi tidak relevan dengan tujuan riset,” jelasnya.

Akhmad juga mengingatkan pentingnya mengidentifikasi kesenjangan penelitian (research gap) sebelum menyusun artikel. Selain itu, penulis perlu memahami struktur artikel yang sesuai dengan jenis penelitian, baik konseptual, telaah kepustakaan, maupun penelitian empiris, agar argumen yang dibangun dapat tersampaikan secara sistematis dan meyakinkan.

Sementara itu, Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ni Luh Wulan Septiani, membagikan pengalaman mengenai strategi publikasi di jurnal bereputasi tinggi. Ia menjelaskan bahwa proses publikasi dimulai sejak tahap pencatatan penelitian dan pengelolaan referensi. “Research note merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk merekam temuan dan hasil dari proyek penelitian,” ujarnya saat menjelaskan pentingnya dokumentasi penelitian yang baik.

Menurut Ni Luh, penulis juga harus memahami standar jurnal yang dituju sebelum mulai menulis. Ia menekankan pentingnya kualitas data, cara penyajian hasil penelitian, serta kemampuan menyusun cerita ilmiah yang logis. “Karakteristik manuskrip yang baik adalah memiliki pesan ilmiah yang jelas dan mampu menyampaikan gagasan penulis secara logis kepada pembaca,” ungkapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi review artikel jurnal internasional dimana setiap peserta mempresentasikan artikel jurnal untuk memperoleh masukan dan evaluasi dari tim reviewer. Dengan sesi ini, peserta mendapat pendampingan langsung untuk meningkatkan kualitas naskah sebelum diajukan ke jurnal internasional bereputasi.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai proses publikasi ilmiah, mulai dari menemukan ide penelitian, menyusun artikel, hingga menghadapi proses review jurnal. Bekal tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas publikasi akademik mahasiswa maupun peneliti muda di masa mendatang. (AHR/RS)

10 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/Workshop-dan-Klinik-Penulisan-Artikel-Ilmiah-pada-Jurnal-Internasional-Bereputasi-scaled.jpg 1707 2560 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-06-10 15:49:082026-06-10 15:49:08DPPM UII Gelar Workshop Penulisan Artikel Ilmiah untuk Tingkatkan Publikasi Jurnal Internasional
Humas
Berita Kegiatan

Perkuat Jejaring Lintas Sektor, Cilacs UII dan The Mangrove Global Gelar “The 2nd Mangrove Networking Seminar 2026

Dalam upaya memperluas jangkauan kolaborasi strategis antara dunia akademik, industri, dan pemerintahan, Center for International Language and Cultural Studies (Cilacs) Universitas Islam Indonesia (UII) bersama dengan The Mangrove Global sukses menyelenggarakan kegiatan The 2nd Mangrove Networking Seminar 2026. Acara yang bertempat di Auditorium Gedung Mohammad Natsir Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP), Kampus Terpadu UII ini sekaligus menjadi tindak lanjut nyata dari perjanjian kerja sama yang sebelumnya telah ditandatangani oleh Cilacs UII dan The Mangrove Global pada tahun 2025 lalu, Selasa (9/6).

​Mengusung tema besar “Grow Your Network, Expand Your Opportunity”, seminar ini menjadi wadah pertemuan esensial bagi para akademisi dan praktisi untuk bertukar wawasan dan membangun relasi. Lebih dari 20 perguruan tinggi terkemuka, berbagai perusahaan, serta utusan dari sejumlah kementerian Republik Indonesia turut andil dalam seminar ini. kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat jejaring akademik dan profesional serta membuka peluang kolaborasi lintas sektor.

Selanjutnya, acara yang berlangsung sejak siang hingga sore hari ini dikemas secara menarik dan interaktif. Setelah dibuka dengan lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya, para peserta langsung diajak untuk membaur dalam sesi utama, yakni Guided Networking Session yang dipandu oleh fasilitator Yuta Otake dan Widodo, M.A. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sesi presentasi dari Cilacs UII.

Widodo, M.A sebagai Managing Director the Mangrove mengatakan, tinggalkan zona nyaman, buang rasa malu, dan percayalah diri saat bertemu orang baru. Relasi yang dibangun sekarang adalah bekal penting untuk masa studi dan karier ke depan. “Kami berharap melalui acara ini, para peserta dapat benar-benar memperluas peluang mereka dan berani keluar dari zona nyaman untuk bertemu orang baru serta menciptakan jaringan yang bermanfaat untuk masa depan,” ungkapnya dalam bahasa Inggris.

Sebagai puncak sekaligus penutup rangkaian kegiatan, The 2nd Mangrove Networking Seminar 2026 ditutup dengan agenda penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau perjanjian kerja sama. Beberapa institusi pendidikan yang turut melakukan penandatanganan MoU di akhir acara ini di antaranya adalah Universitas Pakuan, Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Surakarta, dan Universitas Sugeng Hartono. (RMD/AHR/RS)

10 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/The-2nd-Mangrove-Networking-Seminar-2026-scaled.jpg 1440 2560 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-06-10 08:37:382026-06-16 08:40:34Perkuat Jejaring Lintas Sektor, Cilacs UII dan The Mangrove Global Gelar “The 2nd Mangrove Networking Seminar 2026
Humas
Berita Kegiatan, Kampus Berdampak, Riset dan Inovasi

Gandeng ANI, FP UII Kembangkan Riset Neuropsikologi

Fakultas Psikologi UII menjalin kerja sama dengan Asosiasi Neuropsikologi Indonesia (ANI) pada Jumat (5/6/2026). Kolaborasi ini bertujuan mengembangkan keilmuan psikologi dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat luas.

Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan langsung oleh pimpinan kedua belah pihak. Dokumen resmi tersebut menyatakan maksud kemitraan adalah “mengadakan kerja sama secara kelembagaan” demi kemajuan profesi.

Ruang lingkup kemitraan ini mencakup pengembangan kurikulum neuropsikologi pada berbagai jenjang program studi. Pasalnya, materi ini penting untuk mendalami dinamika klinis sistem saraf manusia.

Sementara itu, kedua belah pihak juga sepakat melakukan kolaborasi riset bersama. Penelitian tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu psikologi.

Selain peresmian hubungan kerja sama, kedua lembaga langsung menggelar kuliah tamu ilmiah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Auditorium Lantai 3 Gedung KH. Wahid Hasyim UII.

Ketua Umum ANI hadir langsung sebagai narasumber utama dalam acara akademik tersebut. Ia membawakan materi ilmiah dengan topik khusus yaitu “Consciousness dalam Psikologi Kognitif”.

Kendati demikian, seluruh implementasi kegiatan tetap mengutamakan asas kepercayaan dan kesetaraan. Kemitraan strategis ini menjadi wujud nyata pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi. (yp)

Sumber: Website Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia

7 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Gandeng-ANI-FP-UII-Kembangkan-Riset-Neuropsikologi.jpg 450 750 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-06-07 11:56:592026-07-08 12:25:44Gandeng ANI, FP UII Kembangkan Riset Neuropsikologi
Humas
Berita Kegiatan

Kuliah MKWU UII Bahas Dialektika Hukum Agama, Negara, dan Budaya dalam Masyarakat Indonesia

Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan Kuliah Pakar MKWU Terpadu yang mengangkat tema “Hukum Islam di Ruang Publik: Dialektika Agama, Negara, dan Budaya dalam Masyarakat Indonesia” ini berlangsung pada Sabtu (6/6), bertempat di 2 Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito, Kampus Terpadu UII dan disiarkan secara daring melalui kanal Youtube UII. Kuliah pakar ini menghadirkan dosen Statistika FMIPA UII, Dr. Asyharul Muala, S.H.I., M.H.I. sebagai narasumber dengan dipandu oleh moderator Muhamad Syarif Hidayatulloh, Lc. M.A. 

Penerapan hukum di Indonesia perlu dilakukan melalui proses dialog dengan agama, budaya dan tradisi yang telah hidup di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikan Dr. Asyharul dalam pemaparannya, bahwa Nabi Muhammad saw dan Sunan Kalijaga adalah tokoh yang tidak serta-merta menghapus seluruh tradisi yang telah berkembang di masyarakat ketika menyebarkan ajaran Islam. Keduanya memilih untuk mempertahankan sejumlah tradisi dengan berbagai penyesuaian sehingga selaras dengan nilai-nilai Islam.

Menyoroti kondisi Indonesia yang memiliki keragaman budaya, suku, bahasa, dan sistem hukum adat. Dalam ruang sosial masyarakat Indonesia, terdapat tiga otoritas hukum yang berjalan secara bersamaan, yakni hukum negara, hukum agama, dan hukum adat. Kondisi tersebut dikenal sebagai pluralisme hukum. Selain membahas pluralisme hukum, Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan pranikah bagi mahasiswa. Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya bertugas mempersiapkan mahasiswa menjadi tenaga profesional, tetapi juga membekali mereka dengan kesiapan membangun kehidupan rumah tangga. Menurutnya, rumah tangga yang harmonis dan sakinah dapat mendukung produktivitas dan profesionalisme seseorang dalam bekerja. Sebaliknya, konflik dalam keluarga berpotensi memengaruhi aktivitas akademik maupun pekerjaan.

Dalam pembahasannya mengenai hubungan antarsistem hukum, Dr. Asyharul menjelaskan bahwa hubungan tersebut dapat berbentuk harmonis, konflik, maupun dialektis. Hubungan harmonis terjadi ketika hukum agama, hukum adat, dan hukum negara berjalan beriringan tanpa menimbulkan pertentangan. Sementara itu, konflik muncul ketika terdapat perbedaan aturan antara satu sistem hukum dengan sistem hukum lainnya.

Salah satu contoh yang disampaikan adalah praktik poligami. Adapun hubungan yang bersifat dialektis terjadi ketika berbagai sistem hukum saling berinteraksi dan menghasilkan bentuk hukum baru yang dapat diterima bersama. Salah satu contohnya adalah konsep harta bersama (gono-gini). Dalam hukum Islam, harta yang diperoleh suami dan istri pada dasarnya merupakan hak masing-masing. Namun dalam hukum adat, kontribusi keduanya dipandang sebagai bagian dari kerja sama dalam rumah tangga. Interaksi kedua pandangan tersebut kemudian melahirkan konsep harta bersama yang diakui dalam sistem hukum nasional.

Contoh lain dapat ditemukan dalam hukum waris. Ia menjelaskan bahwa hukum Islam memiliki ketentuan tersendiri mengenai pembagian warisan, sementara hukum perdata dan hukum adat juga memiliki mekanisme yang berbeda. Salah satu contohnya adalah sistem Tunggu Tubang, anak perempuan tertua diberi amanah untuk mengelola harta pusaka keluarga. Tradisi ini menunjukkan adanya interaksi antara norma agama, hukum negara, dan hukum adat meskipun masing-masing memiliki perspektif yang berbeda mengenai hak waris.

Dr. Asyahrul juga menyebut bahwa konsep dialektika memiliki landasan dalam Al-Qur’an, salah satunya Q.S. Al-Hujurat ayat 13. Menurutnya, ayat tersebut tidak hanya mengajarkan manusia untuk saling mengenal (ta’aruf), tetapi juga mendorong terjadinya interaksi, komunikasi, dan dialog dalam kehidupan sosial. Begitupun praktik hukum yang berlaku di masyarakat pada dasarnya merupakan hasil negosiasi antara agama, negara, dan budaya. Sebagai contoh, sejumlah tradisi pernikahan Jawa seperti panggih manten, ngidak endok, dan kacar-kucur yang menunjukkan adanya interaksi antara nilai budaya dan ajaran agama. Menurutnya, tradisi-tradisi tersebut tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam dan justru memperkaya makna sosial dalam perkawinan.

“Budaya memberikan rasa dan simbol yang melengkapi aspek legalitas agama dan negara,” ujarnya.

Dr. Asyharul juga menguraikan teori dialektika sosial Peter L. Berger yang terdiri atas tiga tahap, yakni eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat dapat muncul melalui proses eksternalisasi, kemudian difasilitasi menjadi aturan negara melalui objektivasi, dan selanjutnya diterima oleh masyarakat melalui proses internalisasi. 

Pada akhir pemaparannya, Ia menegaskan bahwa penerapan hukum harus berorientasi pada kemaslahatan dan tidak boleh menimbulkan mudarat bagi diri sendiri maupun orang lain. Ia mengajak peserta untuk memahami hubungan antara hukum agama, hukum adat, dan hukum negara secara lebih komprehensif agar dapat melihat realitas hukum Indonesia secara utuh. (DHP/AHR/RS).

7 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/Kuliah-MKWU-Terpadu.jpg 548 732 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas2026-06-07 08:36:372026-06-09 08:54:58Kuliah MKWU UII Bahas Dialektika Hukum Agama, Negara, dan Budaya dalam Masyarakat Indonesia
Page 10 of 20«‹89101112›»

Berita Terakhir

  • UII Gelar Pelatihan Pengelolaan Konten Berbasis SEO dan AI
  • UII, MUTU International, dan CSU Taiwan Resmi Perluas Kolaborasi Jagad Lestari Center
  • UII Resmi Buka PMB Tahun Ajaran 2027/2028, Gandeng MGBK DIY dan Jawa Tengah
  • UII Sambut Mahasiswa Internasional melalui Program Orientasi Kampus Tahun Akademik 2026/2027
  • Mahasiswa Temasek Polytechnic Ikuti Program Cultural Immersion di UII

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Scroll to top Scroll to top Scroll to top