• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Pentingnya Asesmen Dampak dan Kualitas Riset Perguruan Tinggi
Berita Kegiatan, Pilihan

Pentingnya Asesmen Dampak dan Kualitas Riset Perguruan Tinggi

Sudah menjadi hal yang biasa bagi civitas akademika di lingkungan perguruan tinggi dalam melakukan riset atau penelitian. Berbagai macam riset dikembangkan dan dilaksanakan dengan berbagai macam latar belakang dan keluaran. Terutama nilai keluaran yang akan dicapai perlunya bidikan yang sesuai dengan kebutuhan baik bagi perguruan tinggi maupun masyarakat.

Guna merespon hal tersebut, Universitas Islam Indonesia (UII) bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) dan University of Economics in Bratislava (UEBA) menyelenggarakan konferensi untuk mendiskusikan asesmen dampak dan kualitas riset di perguruan tinggi, di Gedung Program Magister Sains dan Doktor Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM pada Rabu siang, (4/9).

Konferensi ini merupakan bagian dari aktivitas konsorsium Erasmus+ REPESEA yang merupakan bentuk kerjasama antara 11 universitas dari tujuh negara di Asia dan Eropa, dalam Erasmus+ Capacity Building in Higher Education (CHBE) dengan dukungan pendanaan dari Uni Eropa. Universitas yang terlibat dalam konsorsium ini Iima dari Eropa (Slovakia, Polandia, Perancis, dan Inggris) dan enam dari Asia (Malaysia, Thailand, dan Indonesia). Fokus konsorsium ini adalah pada peningkatan kinerja riset perguruan tinggi di Asia Tenggara.

Disampaikan Steering Comitte REPESEA UII, Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D., dampak dari sebuah riset itu menjadi sebuah produk yang seharusnya sesuai dengan tujuan awal riset. Pasalnya, dampak dari riset ada yang sifatnya cepat atau dalam waktu singkat dampaknya terasa dan satu lagi yang sifatnya bertahap.

“Kebutuhan riset di berbagai multi dispilin ilmu yang akan diterapkan di suatu daerah berbeda-beda. Terdapat aspek spasial dan aspek temporal dimana bisa saja dampak yang dihasilkan akan terasa dalam waktu dekat atau bahkan bertahap dalam beberapa tahun,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fathul Wahid mengatakan dalam konferensi ini juga memiliki tujuan yaitu meningkatkan kapasitas peneliti di kalangan perguruan tinggi dengan membuat kerangka kerja bagaimana mengukur keberhasilan dan kebermanfaatan riset.

“Perguruan tinggi di Indonesia memulai riset dengan mengacu pada keresahan di lingkungan. Namun dalam praktek penilaian dampak riset itu sendiri kurang diperhatikan. Bisa saja pengabdian masyarakat dampaknya sama dengan riset-riset yang lain. Maka kami rasa perlu memberikan konferensi ini guna meningkatkan asesmen dampak riset dan nantinya akan sejalan dengan kualitas riset itu sendiri,” lanjut Fathul Wahid.

Sementara itu, Ketua Program Studi Magister dan Doktor Manajemen FEB UGM sekaligus Steering Comitte REPESEA UGM, Nurul Indarti, Sivilekonom, Cand Merc., Ph.D. mengatakan pada konferensi ini akan menghasilka modul pembelajaran softskill yang sudah diterapkan dalam 6 pelatihan yang diisi oleh beberapa perwakilan universitas di Eropa dan Asia.

“Hingga konferensi ini dilaksanakan, telah muncul enam modul pelatihan terkait riset yang telah dilakukan guna meningkatkan kualitas riset dan dampak yang akan ditimbulkan nantinya setelah dilakukannya riset. Ini menjadi salah satu langkah kecil kami bersama UII dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas peneliti di Indonesia,” paparnya. (ENI/RS)

5 September 2019
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/09/Pentingnya-Asesmen-Dampak-dan-Kualitas-Riset-Perguruan-Tinggi.jpg 325 500 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2019-09-05 09:56:022019-09-05 09:57:07Pentingnya Asesmen Dampak dan Kualitas Riset Perguruan Tinggi

Berita Terakhir

  • UII Luncurkan Fakultas Teknik Desain Inovasi, Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan
  • FIAI UII Gelar Diskusi Kajian Turats Bahas Implementasi Epistemologi Ulil Albab dalam Ilmu Sosial
  • UII Sambut 22 Mahasiswa Internasional dalam Program P2A UIISAGE BRIDGE 2026
  • UII Gelar Studium Generale Ungkap Akar Perilaku Menyimpang dalam Masyarakat
  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: CILACS UII Resmikan Kantor Cabang Baru di Sleman Barat Link to: CILACS UII Resmikan Kantor Cabang Baru di Sleman Barat CILACS UII Resmikan Kantor Cabang Baru di Sleman Barat Link to: Belajar Dari dr. Gamal Albinsaid Link to: Belajar Dari dr. Gamal Albinsaid Belajar Dari dr. Gamal Albinsaid Scroll to top Scroll to top Scroll to top