,

Amanah sebagai Bekal Semangat Seorang Pemimpin

Ketua dan Sekretaris Program Studi (Prodi) Universitas Islam Indonesia (UII) Periode 2022-2026 telah resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Rektor UII Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D. di Gedung Auditorium Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir pada Kamis (1/9). Prof. Fathul Wahid dalam sambutannya mengatakan bahwa dipilihnya Ketua dan Sekretaris Prodi merupakan suatu amanah dan kepercayaan dari para kolega.

Prof. Fathul Wahid menggarisbawahi amanah merupakan sesuatu yang sangat penting untuk menunjang semangat dalam mengemban tugas. “Dalam amanah ada dimensi transendental yang esoteris, dimensi ini tidak hanya melibatkan kita dengan kolega yang memilih kita atau aktor lain yang kita layani, tapi lebih jauh dari itu. Amanah merupakan tanggung jawab seorang hamba yang dimuliakan oleh para koleganya”, sambung Prof. Fathul Wahid.

“Diperlukan kualitas, rekam jejak, dan sekaligus kerelaan untuk menjadikan kita dipilih. Keterpilihan mempunyai beragam makna, termasuk di dalamnya adalah kepercayaan para kolega yang tinggi kepada kita”, tutur Prof. Fathul Wahid.

Prof. Fathul Wahid menekankan adanya kesadaran untuk memajukan UII. “Dalam kepercayaan tersebut, ada harapan yang digantungkan. Saya yakin semua berharap untuk kebaikan dan kemajuan UII, harapan tersebut dapat bersifat individual, tetapi lebih penting lagi agregasinya bersifat institusional”, ungkapnya.

Terakhir, Prof. Fathul Wahid turut memberikan paparan terkait arti amanah dalam sudut pandang islam. “Dalam agama kita Islam, rumusnya sangat jelas, jika kita dimuliakan atau diberi penghormatan, kewajiban kita berikanlah paling tidak balasan yang sama atau jika mungkin dengan yang lebih baik kepada yang sudah memuliakan kita”, jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Yayasan Badan Wakaf (PYBW) UII, Drs. Suwarsono, M.A. dalam sambutannya mengatakan bahwa untuk meraih kemenangan yang besar, harus dimulai dari meraih kemenangan-kemenangan kecil. “Right from the start, benar sejak dari awal, apa itu?. Tidak lain dan tidak bukan adalah meraih kemenangan-kemenangan kecil, achieve small win, tidak perlu yang besar-besar dulu, tapi organisasi jalan”, ujar Drs. Suwarsono.

Drs. Suwarsono menjelaskan, meskipun fokus awal adalah mencapai tujuan yang mudah, bukan berarti yang sulit tidak ingin dicapai. “Yang muluk-muluk tetap diperlukan, yang tinggi-tinggi tetap mau kita raih, tapi meraih yang tinggi kan pasti lebih sulit ya, dan perlu energi. Oleh karena itu yang rendah, yang kecil yang kita raih lebih dulu”, sambung Drs. Suwarsono.

Terakhir, Drs. Suwarsono berpesan agar para Ketua dan Sekretaris Prodi lebih memperhatikan hal-hal dalam mengoptimalisasikan organisasi untuk menunjang UII yang lebih baik. “Jadi oleh karena itu saya minta bapak-bapak, ibu-ibu yang menjadi Kaprodi ini, Sekprodi, Kajur, Sekjur, semuanya. Untuk memperhatikan hal-hal yang seperti itu”, pungkasnya. (JR/ESP)