• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Filantropi Islam Bantu Wujudkan Keadilan dan Kesejahteraan
Berita Kegiatan

Filantropi Islam Bantu Wujudkan Keadilan dan Kesejahteraan

Filantropi Islam mempunyai instrumen beragam seperti zakat, wakaf, infaq dan sedekah. Penggunaan instrumen tersebut ditujukan untuk menegakkan keadilan dan kesejahteraan yang merupakan tujuan maqashid syariah. Namun saat ini justru terjadi ketimpangan yang signifikan dalam bidang ekonomi, pendidikan maupun perlakuan hukum.

Merespon hal tersebut, Prodi Ilmu Ekonomi dan Lab. ZISWA (Zakat, Sedekah, Infaq, Wakaf) membentuk sebuah forum betajuk Diskusi Publik Filantropi Islam #1, “Instrumen Filantropi Islam: Stabilisator atau Pemacu Produktivitas Ekonomi?. Hadir selaku pembicara Pemerhati Filantropi Islam UII Drs. Achmad Tohirin MA., Ph.D dan Ketua Baznas DIY Dr. Bambang Sutiyoso, SH., M.Hum dengan dimoderatori oleh Faaza Fakhrunnas (Peneliti P3EI). Bertempat di Ruang P1/2 Fakultas Ekonomi UII, Selasa (20/2).

Forum ini dilatarbelakangi tingginya indeks GINI di Indonesia yang mencapai 0,393 menurut BPS. Ini berarti 1% orang paling kaya menguasai 39,3% kekayaan di Indonesia. Hal tersebut menunjukkan ketimpangan kesejahteraan ekonomi maupun pendidikan yang belum merata di berbagai daerah.

Dr. Ahmad Tohirin selaku pemerhati Filantropi Islam UII membawa bahasan ‘Income inequality di Indonesia: Analisa faktor penyebab dan dampak yang ditimbulkan. Terdapat beberapa paparan yang disampaikan khususnya mengenai filantropi Islam dan kesejahteraan masyarakat.

“Seharusnya potensi zakat, infaq, sedekah dan wakaf (Ziswaf) yang besar perlu dimanfaatkan bagi sebagai upaya mengurangi persoalan kesenjangan. Selain itu integrasi antara Ziswaf dan sistem keuangan menjadi penting karena adanya potensi positif dalam filantropi Islam dalam membangun kesejahteraan masyarakat”, tuturnya.

Di sini peran instrumen Filantropi Islam begitu vital disertakan dengan implementasi pemerintah. Salah satu wacana yang berkembang adalah penarikan zakat kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Bahkan United Nation Development Goals (UNDP) mencoba menggali potensi wakaf di Indonesia untuk keberlangsungan Sustainable Development Goals (SDGs). Fenomena tersebut akan membentuk sebuah analisis peran filantropi islam dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Disampaikan oleh kepala Baznaz DIY, Bambang Sutiyoso sampai saat ini Dana ZIS daerah masih belum optimal. “Potensi ZIS di DIY belum dikelola secara optimal oleh Lembaga Zakat baik di sektor pemerintahan maupun swasta. Untuk itu Lembaga Zakat di DIY berupaya meningkatkan optimalisasi pengumpulan dana ZIS dengan meningkatkan sinergitas dan sosialisasi kepada pihak yang terkait”, tambahnya.

Ia menilai dana tersebut dapat dioptimalkan jika ada keterlibatan pemerintah/ pemda/ kemenag, regulasi & anggaran operasional ZIS, kinerja lembaga Zakat DIY terpercaya & professional, sinergi BAZNAS, LAZ, UPZ & Ormas Islam serta kesadaran ummat menunaikan ZIS. (BKP/ESP)

22 Februari 2018
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2018/02/27880593_538594909857341_422516501505900544_n.jpg 330 535 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2018-02-22 10:05:132018-02-23 10:05:28Filantropi Islam Bantu Wujudkan Keadilan dan Kesejahteraan

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Birokrat Thailand Belajar Desentralisasi Indonesia Pasca Reformasi Link to: Birokrat Thailand Belajar Desentralisasi Indonesia Pasca Reformasi Birokrat Thailand Belajar Desentralisasi Indonesia Pasca Reformasi Link to: Aspek Preventif Perlu Ditekankan Dalam Memerangi Narkoba Link to: Aspek Preventif Perlu Ditekankan Dalam Memerangi Narkoba Aspek Preventif Perlu Ditekankan Dalam Memerangi Narkoba Scroll to top Scroll to top Scroll to top