• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Ini Lima Soft Skill Penting Agar Sukses di Dunia Kerja
Berita Kegiatan, Pilihan

Ini Lima Soft Skill Penting Agar Sukses di Dunia Kerja

Teknik Elektro UII menyelenggarakan Webinar dengan tema “Softskill Dunia Kerja” melalui aplikasi zoom dengan narasumber alumni, Adang Atfan Ludhantono, M.T. Adang menjelaskan pengertian bahwa Soft Skill meliputi kepribadian, atribut personal, serta kemampuan komunikasi yang dibutuhkan untuk sukses dalam sebuah pekerjaan. Ia juga menyampaikan beberapa cara untuk mengembangkan soft skill tersebut.

Soft skill yang terpenting adalah kemampuan memecahkan masalah yang rumit. Menurutnya, dalam dunia kerja hard skill sebagai kemampuan utama tidak cukup diimplementasikan secara independen, namun harus diiringi soft skill. “Salah satunya adalah kemampuan memecahkan masalah. Jika di elektro ibarat pelajaran kalkulus integral yang dapat mengasah kemampuan memecahkan masalah secara cepat”, ujarnya.

Ia menambahkan terlebih dalam dunia kerja dibutuhkan kemampuan penyelesaian masalah secara cepat. Ketika kita sudah bisa memitigasi masalah maka akan lebih mudah mengatasi masalah dan dipercaya orang lain untuk menyelesaikan masalah.

Selanjutnya ada soft skill berupa kemampuan berpikir kritis dan analitis. Sebelum memecahkan masalah harus sesuai dengan fakta dan data. Hal tersebut erat kaitannya dengan kemampuan berpikir kritis. Dengan adanya fakta dan data masalah atau ide yang disampaikan akan lebih kuat kebenarannya dan lebih mudah untuk diterima orang lain. Kemampuan analisis juga jangan sampai terlupakan diperhatikan baik-baik sebelum mengambil keputusan.

Soft skill lainnya yang juga penting adalah kreativitas, orisinalitas, dan inisiatif. Semua hal tersebut bisa ditingkatkan dengan senang atau rajin membaca, baik membaca buku, ilmu-ilmu baru, berita, dan lainnya. “Inisiatif itu kita lakukan saat kita harus punya sesuatu yang melebihi apa yang harus kita kerjakan”, tegasnya.

Soft skill berikutnya adalah kepemimpinan dan pengaruh sosial. Setiap manusia merupakan pemimpin tapi tidak semuanya punya jiwa kepemimpinan. Jiwa kepemimpinan dapat dipupuk dengan mengikuti organisasi-organisasi kampus tidak harus juga organisasi yang formal melalui kepanitian pun dapat mengasah kepemimpinan. Pengaruh sosial sangat penting saat menyampaikan ide kalau punya konsep tapi pengaruh sosialnya kurang maka konsepnya tidak akan sempurna. Dengan pengaruh sosial harus bisa membawa rekan-rekan kerja untuk mempunyai pemahaman terhadap apa yang kita lakukan.

Soft skill terakhir adalah kecerdasan emosional. Dalam dunia kerja pintar saja tidak cukup melainkan dibutuhkan adab-adab bagaimana berhubungan dengan orang lain. Jika di Jawa ada yang namanya sopan santun yang wajib diimplementasikan ketika bersosialisasi dengan orang lain.

“Jangan lupakan soft skill yang harus dipunyai yakni komunikasi. Sehebat apapun ide, cara penyelesaian masalah, teknik kerja tanpa komunikasi yang baik maka tidak akan efektif. Komunikasi yang baik jika mampu menyampaikan pesan secara baik ke subjek tujuan. Subjek tujuan dengan berbagai level harus kita ketahui agar mudah menyamakan level komunikasi. Level komunikasi adalah tingkatan komunikasi kepada subjek tujuan akan berbeda cara berkomunikasi antara saya dengan anda dan ketika saya dengan pimpinan saya”, pungkasnya. (HN/ESP)

23 Oktober 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/07/wawancara-kerja-UII-3.jpg 450 675 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-10-23 15:32:212020-11-05 15:32:50Ini Lima Soft Skill Penting Agar Sukses di Dunia Kerja

Berita Terakhir

  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z
  • UII Dukung Penanganan Kenakalan Remaja di DIY
  • BP Inauguration 2026: Momen Selebrasi dan Transformasi Mahasiswa Bridging Program UII
  • Jawab Kebutuhan Pasien Internasional, CILACS UII dan RS Panti Nugroho Teken MoU Interpreter Bahasa Arab 

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Sempurnakan Ibadah dengan Perbanyak Amal Jariyah Link to: Sempurnakan Ibadah dengan Perbanyak Amal Jariyah Sempurnakan Ibadah dengan Perbanyak Amal Jariyah Link to: UII dan Kabupaten Banyuasin Jalin Kerja Sama Link to: UII dan Kabupaten Banyuasin Jalin Kerja Sama UII dan Kabupaten Banyuasin Jalin Kerja Sama Scroll to top Scroll to top Scroll to top