• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Islam Arif dalam Memandang Fenomena LGBT
Berita Kegiatan

Islam Arif dalam Memandang Fenomena LGBT

Fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) sudah terjadi sejak zaman Nabi Luth AS. Masyarakat pada zaman itu menolak untuk menaati perintah dari Allah S.W.T dan memilih untuk menjalani hidup sebagai penyuka sesama jenis. Karena semua tindakannya itu, maka mereka mendapatkan adzab berbentuk hujan batu yang menghancurkan kota itu. Saat ini fenomena LGBT kembali muncul dan menjadi isu yang masih menjadi perdebatan di masyarakat.

Menyikapi hal itu, Jamaah Fathan Mubina (Javana) Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan kajian rutin dengan tema “LGBT dan Islam” yang diisi oleh Muhammad Novvaliant Filsuf Tasaufi, S.Psi., M.Psi., selaku Dosen Fakultas Psikologi UII. Kajian rutin ini berlangsung pada Senin (2/4) di Musholla FPSB UII.

Di dalam kajian itu, Novalian menegaskan sudah jelas hukum antara Islam dan fenomena LGBT. Dalam Al-Qur’an surah Adzariyat:49 membahas mengenai kodrat manusia yang telah ditetapkan secara berpasang-pasangan.

Namun dalam perkembangannya, para pelaku LGBT menuntut untuk melegalkan perilaku tersebut karena alasan Hak Asasi Manusia (HAM). Alasannya sebagai seorang manusia yang mempunyai HAM berhak untuk menentukan siapa yang berhak menjadi pasangannya apakah berbeda jenis atau sama jenis. “Sebagai muslim, kita seharusnya menaati perintah Allah S.W.T agar tidak mengulang kembali peristiwa di zaman Nabi Luth AS.”, ujarnya.

Novalian juga menegaskan perilaku LGBT tersebut sudah melawan kodrat manusia. Apabila seorang manusia merubahnya maka akan terjadi ketidakseimbangan fisik dan psikologis yang saling mempengaruhi di dalam kehidupan manusia itu sendiri. Perilaku LGBT juga nantinya akan menghilangkan keturunan. Apabila banyak orang yang menganut LGBT, maka munculnya keturunan di masa yang akan datang juga akan menurun yang mengakibatkan tidak adanya regenerasi.

Ia berpesan apabila hidup berdampingan dengan pelaku LGBT seharusnya tidak boleh mengolok-olok atau menjauhi orang tersebut. “Sebaliknya, kita diwajibkan untuk membantu dalam hal penyembuhannya yang bisa dilakukan dengan berbagai cara. Seperti membawanya untuk konsultasi dengan orang yang lebih mengerti contohnya menyarankan untuk bertemu dengan psikolog. LGBT bisa terjadi karena adanya peristiwa di masa lalu yang berdampak pada orientasi seksualnya saat ini”, pungkasnya. (RRA/ESP).

3 April 2018
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2018/04/IMG_9716.jpg 330 495 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2018-04-03 14:56:562018-04-05 14:57:15Islam Arif dalam Memandang Fenomena LGBT

Berita Terakhir

  • UII Luncurkan Fakultas Teknik Desain Inovasi, Perkuat Kolaborasi untuk Masa Depan Berkelanjutan
  • FIAI UII Gelar Diskusi Kajian Turats Bahas Implementasi Epistemologi Ulil Albab dalam Ilmu Sosial
  • UII Sambut 22 Mahasiswa Internasional dalam Program P2A UIISAGE BRIDGE 2026
  • UII Gelar Studium Generale Ungkap Akar Perilaku Menyimpang dalam Masyarakat
  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: 271 Siswa Dhuafa Berprestasi Peroleh Beasiswa Dari LAZIS UII Link to: 271 Siswa Dhuafa Berprestasi Peroleh Beasiswa Dari LAZIS UII 271 Siswa Dhuafa Berprestasi Peroleh Beasiswa Dari LAZIS UII Link to: UII dan UGM Berkomitmen Tingkatkan Kerjasama Link to: UII dan UGM Berkomitmen Tingkatkan Kerjasama UII dan UGM Berkomitmen Tingkatkan Kerjasama Scroll to top Scroll to top Scroll to top