Tim PKM-UII melakukan penelitian kepada karyawan PT. Aseli Dagadu Djogja terhadap kinerjanya dengan menggunakan keterkaitan beban kerja mental dengan metode NASA-TLX.

Penelitian ini merupakan bagian kegiatan dari Kemenrisetdikti (Kementerian Riset, Tekhnologi dan Pendidikan Tinggi) untuk mahasiswa seluruh Universitas di Indonesia yaitu PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) dan jenis PKM yang digunakan oleh tim peneliti adalah bidang penelitian atau PKM-P. Tim peneliti sendiri terdiri dari 3 mahasiswa UII (Universitas Islam Indonesia), yaitu Triano Nurhiknmat dari Statistika, Galang Imanta dari Statistika dan Inamul Erik Lazzuardi dari Teknik Industri.

Awal mula berdirinya PT. Aseli Dagadu Djogja berasal dari pemikiran cemerlang 25 mahasiswa UGM (Universitas Gadjah Mada) Yogyakarta yang sebagian besarnya berasal dari Teknik Arsitektur. Pemikiran cemerlang ini memiliki maksud dalam hal kepariwisataan, perkotaan, dan rancang grafis yang menjadi khas tersendiri di Yogyakarta. Awal PT. Aseli Dagadu Djogja beroperasi ketika mendapat tawaran untuk membuka kios kaki lima di Mall Malioboro Yogyakarta pada tanggal 1994.

Kota Yogyakarta sendiri merupakan kota istimewa yang terkenal sebagai kota pelajar maupun kota pariwisata dimana terdapat banyak objek wisata yang dapat dikunjungi wisatawan baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Data dari Dinas Pariwisata sendiri menunjukkan bahwa data wisatawan Yogyakarta dari tahun ke tahun semakin naik, pada tahun 2011 terdapat 1607694 wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta dan pada tahun 2015 saja wisatawan meningkat menjadi 4122205. Dari peningkatan wisatawan tersebut tentu saja ini menjadi strategi penting bagi PT. Aseli Dagadu Djogja untuk menjalankan bisnisnya dengan sumber daya yang kompeten untuk mengimbangi jumlah permintaan produk dari wisatawan yang semakin bertambah dari tahun ke tahun. Tim peneliti ingin melihat performasi dari para pekerja dengan metode aplikasi NASA-TLX untuk memberikan solusi terbaik jika terdapat performasi dari pekerja yang menurun.

Hasil survey yang dilakukan oleh tim peneliti menemukan bahwa dari perhitungan menggunakan metode NASA-TLX didapatkan hampir semua responden berada pada beban kerja mental yang tinggi. Pekerja pelipat 2 mendapatkan beban yang agak tinggi dan yang memiliki beban yang sangat tinggi adalah pekerjaan penjahit dan serabutan. Solusi yang diberikan oleh para peneliti dari mahasiswa UII ini menyarankan supaya karyawan perusahaan dapat mengurangi bebannya adalah dengan cara penataan ruangan yang agar para pekerja nyaman selama bekerja dan selalu memberikan motivasi kepada pekerja agar bersemangat dalam bekerja.