• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Memupus Sifat Iri dan Dengki dalam Diri
Berita Kegiatan

Memupus Sifat Iri dan Dengki dalam Diri

fiqih ibadah ramadhan - sifat iri - berita UII

Ramadhan 1441 H tentu berbeda dengan Ramadhan di tahun-tahun sebelumnya. Segala aktivitas ibadah harus dilaksanakan di rumah, termasuk tarawih, tadarusan, ngabuburit, bahkan buka bersama dan sahur on the road harus ditiadakan. Meskipun begitu, keutamaan bulan Ramadhan tentulah masih sama.

Untuk mengisi waktu di bulan Ramdhan sekaligus menambah ilmu agama, Direktorat Pendidikan dan Pembinaan Agama Islam Universitas Islam Indonesia (DPPAI UII) mengadakan Kajian Online Penyejuk Iman Ramadhan (KOPI Ramadhan) yang disiarkan secara perdana di Youtube DPPAI UII.
Kajian pada Senin (4/5) kemarin diisi oleh Ustadz Ahmad Sadzali dengan mengangkat judul “Mengikuti Jejak Iblis”.

Sebelumnya, Ustadz Ahmad Sadzali membacakan QS. Al-Baqarah (2): 34 yang memiliki arti: “Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali iblis; ia enggan dan takabur, maka ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.”

Ia menjelaskan bahwa sujud yang dimaksud adalah sujud kehormatan bukan sujud ibadah. Kesimpulan dari ayat tersebut ialah memuliakan manusia sebagai anak cucu Adam merupakan suatu perintah yang harus dilakukan. “Kita sebagai manusia harus menghormati atau memuliakan orang lain. Malaikat saja disuruh oleh Allah untuk memuliakan manusia,” ungkapnya.

Dalam ayat lain, disebutkan bahwa iblis tidak mau bersujud kepada Nabi Adam karena ia diciptakan dari api. Iblis menilai api lebih kuat dan mulia daripada manusia yang diciptakan dari tanah. Hal ini menandakan iblis memiliki sifat dengki, sombong, dan angkuh. Karena itu, barang siapa yang memiliki sifat dengki, sombong, dan angkuh maka ia telah memiliki sifat-sifat iblis.

Rasulullah SAW bersabda, “Melepaskan dua ekor serigala lapar di kandang kambing lebih besar bahayanya dibandingkan dengan seorang Muslim yang rakus terhadap harta dan dengki terhadap agama. Sesungguhnya dengki itu memakan kebaikan, seperti api melalap habis kayu.” (HR. At-Tirmidzi)

Orang yang memiliki sifat-sifat tersebut maka tidak akan mulia di dunia, bahkan malaikat pun akan muak kepadanya. Ketika kelak ia mati, maka ia mendapatkan kedudukan yang hina di hadapan Allah. Begitupun di Yaumul Hisab, timbangannya akan terbalik sehingga membuat neraka jahanam akan menerkamnya. Itulah nasib yang akan diterima oleh orang yang mengikuti jejak iblis. (SF/ESP)

6 Mei 2020
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2020/05/sifat-iri-dengki-uii.jpg 450 604 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2020-05-06 19:15:482020-05-12 18:55:35Memupus Sifat Iri dan Dengki dalam Diri

Berita Terakhir

  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis
  • Tingkatkan Kualitas Riset, UII Gelar Workshop Penguatan Tata Kelola Jurnal Ilmiah
  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z
  • UII Dukung Penanganan Kenakalan Remaja di DIY

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Muslim Rohingya Bertahan Hidup Disaat Covid-19 Mewabah Link to: Muslim Rohingya Bertahan Hidup Disaat Covid-19 Mewabah Muslim Rohingya Bertahan Hidup Disaat Covid-19 MewabahPernyataan Sikap UII Link to: Belajar tentang Pemimpin yang Melayani Link to: Belajar tentang Pemimpin yang Melayani Pemimpin - UIIBelajar tentang Pemimpin yang Melayani Scroll to top Scroll to top Scroll to top