Pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan 42 PSPA UII
FMIPA UII — Sebanyak 82 Apoteker Baru Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Islam Indonesia diambil sumpahnya dalam sidang terbuka pengucapan lafal sumpah apoteker angkatan 46 Fakultas MIPA pada Sabtu 15 Zulkaedah 1447 H/ 2 Mei 2026 M di Auditorium KH Abdul Kahar Muzakir Universitas Islam Indonesia. Dari lulusan tersebut sebanyak 38 Apoteker baru menyandang lulusan berpredikat cumeloude dan 2 Apoteker baru berpredikat suma cumloude.
Prosesi pengambilan sumpah apoteker ini dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Sumber Daya FMIPA Apt. Saepudin, M.Si., Ph.D. yang merupakan pimpinan fakultas yang juga seorang apoteker sesuai aturan sumpah apoteker di Indonesia didepan segenap dewan penyumpah yang terdiri dari Rektor UII Bapak Fathul Wahid, Dekan FMIPA Prof. Riyanto, Ph.D., Ketua Jurusan Farmasi FMIPA UII Prof. Dr. Apt. Yandi Syukri, M.Si ,Ketua Program Studi Profesi Apoteker FMIPA UII Dr. Apt. Farida Hayati, M.Si. dan Kolegium Farmasi Prof. Apt. Didik Setiawan, Ph.D. dan Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta M. Agus Priyanto, S.K.M., M.Kes. yang disaksikan secara hikmat oleh segenap tamu undangan termasuk orang tua wali dari seluruh calon apoteker.
“Ada 5 pelajaran berharga menjadi seorang apoteker yang terinspirasi dari cerita film jaman dahulu berjudul Lorenzo Oil. Pelajaran pertama farmasi adalah ilmu tentang harapan sebagai seorang apoteker bukan hanya penjaga obat tetapi juga penjaga harapan yang berbasis ilmu, Pelajaran kedua seorang apoteker harus selalu berani bertanya untuk sebuah inovasi, kemudian pelajaran ketiga seorang apoteker harus berbasis kemanusiaan dalam menjalankan perannya, selanjutnya yang keempat Apoteker harus terbuka untuk sebuah kerja sama dan yang kelima menjaga sumpahnya sebagai pelayanan untuk merawat kehidupan, pesan Rektor UII Fathul Wahid dalam sambutannya.
Pada pelaksanaan Sumpah Apoteker kali ini Program Studi Profesi Apoteker FMIPA UII juga memberikan penghargaan berupa Pin Emas kepada Apoteker baru dengan nilai IPK tertinggi atas nama Apt. Tasya Nabila Tsabitah Sudaryanto NIM 24811104 dengan IPK : 4,00 dan juga apt. Annisa Salsabila Johar Ahadi dengan NIM 24811094 dengan IPK 4,00. Sementara Apt. Febrina Bella Nurjanah juga melengkapi kebahagiaannya dengan meraih nilai Ujian Kompetensi Nasional Peserta Didik Program Profesi Apoteker Indonesia (UKOMNAS PDPA) tertinggi sebagai syarat kelulusan tingkat nasional untuk seorang apoteker baru dengan score nilai 81,50.
Sumber: Website Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Islam Indonesia





