• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Peradaban Islam Mundur Karena Abai Terhadap Ipteks
Berita Kegiatan, Pilihan

Peradaban Islam Mundur Karena Abai Terhadap Ipteks

Peradaban Islam turut mewarnai sejarah perkembangan peradaban dunia. Sempat mempengaruhi arus kemajuan sains dan teknologi, peradaban Islam perlahan semakin surut dominasinya hingga digantikan zaman Renaisans Barat. Pasang surutnya Islam sebagai peradaban dapat dilihat dari implementasi keimanan (akidah dan akhlak), politik (siyasah), ekonomi (iqtishadiyah), kehidupan sosial (al-hayah al-ijtimaiyyah), dan hubungan antar bangsa dan budaya. Hal ini masih menjadi bahan kajian menarik bagi masyarakat.

Pembahasan tersebut tergambar dalam Diskusi Publik dengan tema “Kemunduran dan Keruntuhan Peradaban Islam” yang diselenggarakan oleh Pusat Pengkajian dan Pengembangan Ekonomi Islam (P3EI) Fakultas Ekonomi Universias Islam Indonesia, pada Kamis (31/01) di Ruang P 1/2 Fakultas Ekonomi UII, Condongcatur, Yogyakarta.

Disampaikan salah seorang narasumber, Prof. Dr. Dudung Abdurrahman, M.Hum bahwa kemunduran umat Islam dikarenakan beberapa hal yaitu penyebaran pendapat bahwa pintu ijtihad tertutup, pengaruh negatif tarekat, dan kurangnya perhatian terhadap ilmu pengetahuan.

“Saat ini umat Islam dihadapkan pada tantangan peradaban dunia yang terbentuk dalam nasionalisme, sosialisme, dan kapitalisme. Ketiganya terus bergumul dengan berbagai pola perubahannya, maka peradaban muslim perlu terus diperbaiki dengan pendekatan yang moderat terhadap Islam”, ujar Guru Besar Fakultas Adab dan Humaniora UIN Suka sekaligus Ketua Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) cabang Yogyakarta itu.

Menurutnya, pendekatan yang seimbang pada kehidupan dunia dan akhirat merupakan prasyarat bagi pembinaan masyarakat yang dinamis dan selalu berkembang. Karena itu, Islam musti dipahami untuk mampu dilaksanakan dalam konsep-konsepnya yang dinamis dan penuh semangat di tengah pergumulan dunia masa kini.

Hal ini agar Islam dapat disusun sebagaia landasan nilai dan norma sosial, ekonomi, dan politik bagi peradaban muslim di masa mendatang.

Lebih lanjut Ketua Pengurus Harian Yayasan Badan Wakaf UII, Suwarsono Muhammad, M.A., juga menyampaikan pandangannya mengenai Peradaban Islam Masa Depan. Menurutnya, tidaklah mudah dalam memperkirakan masa depan, apa lagi masa depan peradaban. Dunia semakin kompleks tetapi disaat yang sama mengalami perubahan radikal yang menjanjikan dua hal sekaligus : ketidakpastian dan peluang untuk melakukan pergeseran geopolitikekonomi secara signifikan.

“Lihat saja China, digabungkannya resep ekonomi pasar yang kapitalistik dengan tata politik otoriotarian melalui peran negara merupakan strategi pokoknya. Tidak berlebihan jika ada yang menyebutnya itulah kapitalisme masa depan”, pungkas penulis buku “Kapitalisme Perdagangan ke Kapitalisme Religius” itu. (MRA/ESP)

1 Februari 2019
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/02/142475.jpg 330 497 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2019-02-01 14:25:052019-02-01 15:37:28Peradaban Islam Mundur Karena Abai Terhadap Ipteks

Berita Terakhir

  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z
  • UII Dukung Penanganan Kenakalan Remaja di DIY
  • Jawab Kebutuhan Pasien Internasional, CILACS UII dan RS Panti Nugroho Teken MoU Interpreter Bahasa Arab 
  • UII Terima Kunjungan Universitas Pertahanan RI
  • UII dan IKPI Perkuat Kolaborasi untuk Siapkan Konsultan Pajak Adaptif di Era AI dan Coretax

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia Diskusikan Pengelolaan Beasiswa di UII Link to: Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia Diskusikan Pengelolaan Beasiswa di UII Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia Diskusikan Pengelolaan Beasiswa di UII Link to: Arsitek Dapat Berperan Kampanyekan Penghematan Energi Link to: Arsitek Dapat Berperan Kampanyekan Penghematan Energi Arsitek Dapat Berperan Kampanyekan Penghematan Energi Scroll to top Scroll to top Scroll to top