• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Peran Obat Herbal Sebagai Anti Inflamasi dan Antivirus
Berita Kegiatan

Peran Obat Herbal Sebagai Anti Inflamasi dan Antivirus

Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (FK UII) menyelenggarakan seminar nasional bertemakan “Obat Herbal Indonesia Revolusi Industri 4.0 di Tengah Globalisasi Virus” pada 19-21 Februari 2021. Seminar menghadirkan narasumber dosen Program Studi Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UII, Hady Anshory T, S.Si., M.Sc., Apt. dengan topik “Pemanfaatan Yacon sebagai Antidiabetes”. Nrasumber berikutnya yang dihadirkan yakni dosen FK UII, Dr.dr. Isnatin Miladiyah, M.Kes, yang membahas tentang “Proses Transformasi Senyawa Aktif Herbal Menjadi Senyawa Sintetik”.

Hadi Anshory menjelasan yacon memiliki nama latin smallanthus sonchifolius yang masuk ke family compositae/asteraceae/melampodium. Ciri-ciri tanaman ini adalah daunnya bebentuk hati dengan panjang sekitar 40cm dan lebar 30cm, batang basah, tinggi bisa mencapai 2m, bunganya persis seperti bunga matahari. Tanaman ini akan tumbuh optimal di Indonesia di ketinggian di atas 500 mdpl, seperti di Wonosobo, Lembang, dan Tawangmangu.”

Disampaikan Hadi Anshory, secara ilmiah aktivitas antidiabetes daun yakon telah banyak diteliti di banyak negara seperti Jepang, Korea, Ukraina, Portugal, Argentina. Tanaman Yacon ini berasal dari Pegunungan Andes di Amerika Latin.

“Mekanisme antidiabetes yang dilakukan oleh ekstrak daun yacon adalah dengan meningkatkan sekresi insulin, selain itu dapat menghambat aktivitas enzim aglukosidase. Berdasarkan penelitian Baroni et al, 2014 disebutkan jika daun yacon bisa menghambat proses glikogenelisis dan glukoneogenolisis. Mekanisme diatas adalah untuk mengatasi diabetes tipe II,” papar Hadi Anshory.

“Kandungan senyawa dalam ekstrak daun yacon ada enhydrin, uvedalin, dan sonchifolin. Kandungan yang paling banyak adalah enhydrin sekaligus senyawa yang paling ampuh untuk antidiabetes. Uji keamanan ekstrak daun yakon menunjukan jika tidak ada efek tertentu selama digunakan sesuai dosis yang sesuai,” imbuh Hadi Anshory.

Pada pemaparan materi kedua Isnatin Miladiyah menjelaskan senyawa bahan alam (natural products) adalah bahan kimia dari organisme hidup dengan berbagai struktur dan potensi aktivitas farmakologis. Lebih dari 50% obat yang disetujui oleh FDA (Foon and Drugs Administration) dalam 25 tahun terakhir berasal dari senyawa alam. Senyawa bahan alam dapat berasal dari tanaman, mikroorganisme, biota laut, bisa, dan racun.

“Mengembangkan senyawa alam untuk menjadi obat memiliki banyak tantangan seperti prosedur standarisasi, time-consuming, harga mahal, kurang murninya isolasi senyawa. Selain itu kurangnya penjelasan mengenai mekanisme biologis senyawa sekaligus risiko sinergitik dan antagonistik dari dua atau lebih konstituen yang hilang selama proses separasi,” jelasnya.

Isnatin Miladiyah mengemukakan, berdasarkan Hong, 2014 sintesis senyawa alam pertama kali dikembangkan adalah pada tahun 1828 oleh Friedrich Wohler yang mensintesis urea dari ammonium sianat (NH4NCO). Percobaan tersebut merupakan awal kimia organik modern dan sintesis senyawa alam yang terus berkembang sampai abad ini,” jelas Isnatin Miladiyah.

Lebih lanjut disampaikan Isnatin Miladiyah, tantangan dalam mengembangkan senyawa alam untuk menjadi obat bukan berarti tanpa solusi. Kami berusaha untuk menemukan solusi seperti memanfaatkan teknologi seperti combinatorial chemistry dan high-throughput screening/HTS. Selain itu dapat juga menggunakan teknik isolasi dan karakterisasi (HPLC-MS atau HPLC-NMR) untuk penjelasan struktur senyawa.

Di akhir acara Isnatin Miladiyah menjelaskan senyawa sintesis dalam pengembangan obat baru dimana bisa menggunakan SBDD (structure-based drug discovery) dan LBDD (ligand-based drug discovery). SBDD dapat menggali mengenai informasi struktur protein target sebagai basis dari kristalogi sinar X atau nuclear magnetic resonance (NMR) dan juga molecular docking yang dapat memprediksi mekanisme aksi. (UAH/RS)

22 Februari 2021
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/02/Dosen-Program-Studi-Farmasi-UII-Hady-Anshory-T-S.Si_.-M.Sc_.-Apt.jpg 450 790 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2021-02-22 16:15:122021-02-22 16:15:33Peran Obat Herbal Sebagai Anti Inflamasi dan Antivirus

Berita Terakhir

  • UII Inisiasi CDC Islamic Universities National Gathering, Bahas Masa Depan Karier Generasi Z
  • UII Dukung Penanganan Kenakalan Remaja di DIY
  • Jawab Kebutuhan Pasien Internasional, CILACS UII dan RS Panti Nugroho Teken MoU Interpreter Bahasa Arab 
  • UII Terima Kunjungan Universitas Pertahanan RI
  • UII dan IKPI Perkuat Kolaborasi untuk Siapkan Konsultan Pajak Adaptif di Era AI dan Coretax

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Penelitian Kanker Prostat Hantarkan Raih Juara Link to: Penelitian Kanker Prostat Hantarkan Raih Juara Penelitian Kanker Prostat Hantarkan Raih Juara Link to: Karier Gemilang Dimulai dari Mindset Link to: Karier Gemilang Dimulai dari Mindset Sukses Berkarir Sesuai Syariat IslamKarier Gemilang Dimulai dari Mindset Scroll to top Scroll to top Scroll to top