Yuk Intip Ragam Beasiswa dan Prospek Kerja Lulusan Kimia UII

Mindset

Sebagai salah satu program studi unggulan, S1 Kimia Universitas Islam Indonesia (UII) menawarkan berbagai peluang menjanjikan bagi mahasiswa. Tidak hanya berbagai macam pilihan beasiswa, prospek kerjanya pun dinilai masih cerah di masa depan. Seperti disampaikan Dr. Dwiarso Rubiyanto S.Si., M.Si. dalam Prodi Kimia Open House 2022 pada Kamis (21/4) secara daring. “Life is chemistry and there is no life without chemistry. Chemistry is about life, love, and future”, katanya.

Ditambahkan Dwiarso, meski memiliki unsur nama sama, namun Prodi Kimia UII berbeda dengan S1 Kimia, S1 Pendidikan Kimia, S1 Teknik Kimia, dan D3 Analisis Kimia. Lama studi untuk prodi sarjana normal yaitu 4 tahun sementara untuk D3 berjalan selama 3 tahun.

Sementara untuk prospek kerja masing-masing prodi juga masih menjanjikan. Untuk S1 Kimia memiliki prospek kerja seperti Research and Development, Quality Control terhadap konsep ilmu kimia dan aplikasinya. Sedangkan S1 Pendidikan Kimia memiliki prospek kerja seperti guru dan pengembangan ilmu pengetahuan. 

Adapun S1 Teknik Kimia memiliki prospek kerja di bidang Engineer Kimia dan Fisika untuk desain industri dan untuk D3 Analisis kimia memiliki prospek kerja pada Analisis Laboratorium dengan konsep kimia analitik dan praktikum.

Program Studi Kimia UII berdiri sejak 20 Juni tahun 1996 dan sudah terakreditasi unggul SK BAN-PT No. 3400/SK/BAN-PT/Akred-Itnl/S/VI/2020. Di tahun 2018, Prodi Kimia ini juga sudah terakreditasi internasional oleh Royal Society of Chemistry (RSC), Inggris.

Senada, Argo Khoirul Anas M.Sc., selaku Sekretaris Prodi Kimia Program Sarjana UII menjelaskan berbagai tawaran beasiswa yang dapat diperoleh di prodinya. UII memiliki beragam beasiswa internal, mulai dari beasiswa atlet dan Juara Seni, beasiswa Dhuafa, beasiswa Hafiz Al-Qur’an, beasiswa Santri Unggulan UII, dan beasiswa Unggulan. 

Pertama, beasiswa atlet dan juara seni adalah kategori beasiswa yang ditujukan bagi siswa yang memiliki keunggulan berupa capaian prestasi cabang olahraga atau seni sesuai. Yang kedua, adalah beasiswa dhuafa di mana ditujukan bagi siswa berprestasi dengan kemampuan akademik yang tinggi dan membutuhkan bantuan biaya pendidikan. 

Beasiswa Hafiz Al-Quran ditujukan untuk mahasiswa baru UII atau lulusan pondok pesantren yang memiliki kemampuan menghafal minimal 15 Juz Al-Quran. Ketiga, Beasiswa Santri Unggulan UII adalah upaya implementasi atas misi dan tujuan UII yakni memberikan bekal kepada kader-kader pemimpin umat di masa yang akan datang. Terakhir, adalah beasiswa unggulan di mana pada program ini ditujukan untuk mahasiswa baru UII yang memiliki prestasi baik akademik maupun non akademik. (APA/ESP)