• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Indeks Berita2 / Berita Kegiatan3 / Mengamati Gerhana Bulan dari Masjid Ulil Albab
Berita Kegiatan, Pilihan

Mengamati Gerhana Bulan dari Masjid Ulil Albab

Bertempat di Masjid Ulil Albab, Direktorat Pendidikan dan Pengembangan Agama Islam (DPPAI) UII melalui Takmir Masjid Ulil Albab, bekerjasama dengan Pusat Kajian dan Bantuan Hukum Islam (PKBHI) Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) UII menggelar kegiatan “Gerakan Shalat Gerhana” dan observasi gerhana bulan total pada Rabu (31/1) malam. Ratusan jamaah memadati Masjid Ulil Albab yang berlokasi di Kampus Terpadu UII untuk menunaikan shalat sunnah gerhana bulan sekaligus menyaksikan peristiwa yang langka tersebut.

Serangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Prof. Dr. Amir Mu‘alim M.I.S., selaku Ketua Program Studi Ahwal Syakhshiyyah. Dalam sambutannya, Ia mengingatkan terkait perintah mengenai penyelenggaraan shalat gerhana, ketika terjadi fenomena yang langka tersebut, karena hal tersebut merupakan keajaiban dan kekuasaan Allah SWT. “Kita akan sama-sama menyaksikan keajaiban Allah pada malam hari ini,” ujarnya.

Selain Prof. Dr. Amir, turut hadir sebagai narasumber, Drs. Shofwan Jannah M,Ag, selaku pakar ilmu falak UII, yang pada kegiatan tersebut berkesempatan memberi pemaparan singkat mengenai ilmu falak, serta observasi gerhana yang akan dilakukan. Ia menjelaskan pentingnya ilmu falak dalam Islam, karena bersinggungan langsung dengan praktik ibadah umat Islam.

“Ilmu falak adalah ilmu mengenai peredaran benda-benda langit yang berkaitan langsung dengan ibadah kaum muslimin,” tegasnya. Lebih lanjut Ia menambahkan bahwa ilmu falak berkontribusi dalam penentuan awal bulan, penentuan jadwal shalat, penentuan arah kiblat serta perkiraan waktu gerhana.

Dalam pemaparannya, Shofwan Jannah memproyeksikan kepada jamaah yang hadir mengenai observasi gerhana bulan total yang akan dilakukan dengan bantuan software simulasi. Terdapat info penting dan menarik yang Ia sampaikan, bahwa peredaran bulan juga bisa digunakan sebagai petunjuk untuk mengkalibrasi arah kiblat. “Pada dini hari nanti, (Kamis, 1/2) pukul 3 lewat 13, itu posisi bulan persis di arah kiblat. Maka ketika kita melihat bulan, itu adalah posisi kiblat dan itu persis ke tengah ka’bah,” ujarnya.

Setelah rangkaian materi dan persiapan pengamatan, acara dilanjutkan dengan shalat sunnah gerhana bulan secara berjamaah yang dilaksanakan selepas shalat Isya. Shalat sunnah berjamaah diimami oleh Prof. Hamidullah Marazi, salah satu dosen tamu dari Central University of Kashmir Srinagar, India, yang juga bertindak sekaligus sebagai khatib.

Dalam khutbahnya Ia menyinggung peristiwa gerhana yang terjadi pada waktu wafatnya anak dari Nabi Muhammad Saw yang bernama Ibrahim. Pada masa itu, kaum muslimin mengira bahwa gerhana bulan tersebut disebabkan oleh wafatnya Ibrahim. Akan tetapi secara tegas Nabi Muhammad SAW, membantah hal tersebut dengan mengatakan bahwa bulan dan matahari merupakan bukti ke-Esaan Allah, dan peristiwa gerhana tersebut tidak ada kaitannya dengan lahir atau matinya seseorang.

Dalam khutbahnya, Prof. Hamidullah juga menjelaskan bahwa agama Islam adalah agama rasional yang integratif. Bahkan banyak ulama Islam terdahulu yang juga sangat mahir dibidang sains. Oleh karenanya, Islam sejalan dan tidak bertentangan dengan sains. “Islam doesn’t oppose scientific facts,” tegasnya.

Sebagai rangkaian akhir dari kegiatan, digelar pengamatan gerhana bulan total yang dilakukan bersama-sama. Di sebelah Timur Masjid Ulil Albab, para jamaah yang hadir diperkenankan secara mandiri mengamati gerhana dengan teleskop pengamat yang telah disediakan Tim PKBHI Program Studi Ahwal Syakhshiyyah. (MIH/RS)

1 Februari 2018
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2018/02/IMG_2640.jpg 325 487 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2021/12/Logo-Web-80-1.png humas2018-02-01 08:44:292018-02-02 13:40:00Mengamati Gerhana Bulan dari Masjid Ulil Albab

Berita Terakhir

  • UII Wisuda 31 Peserta Sekolah Lansia EduSia Maharani
  • UII Gelar Bedah Buku Mahfud MD, Angkat Dinamika Hukum dan Politik Nasional
  • UII Bersama BSN Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global Melalui Pemahaman Standarisasi dan Sertifikasi Kompetensi
  • UII Dorong Produktivitas Publikasi Ilmiah Melalui Pelatihan Pemanfaatan Agentic AI
  • Hadirkan Teknologi LC-MS/MS Mutakhir, UII Gelar Workshop dan Resmikan Kolaborasi Industri

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Indonesia Turut Berperan Dalam Perdamaian Dunia Link to: Indonesia Turut Berperan Dalam Perdamaian Dunia Indonesia Turut Berperan Dalam Perdamaian Dunia Link to: Arsitek Indonesia Diharapkan Berkualitas Internasional Link to: Arsitek Indonesia Diharapkan Berkualitas Internasional Arsitek Indonesia Diharapkan Berkualitas Internasional Scroll to top Scroll to top Scroll to top