, ,

UII dan Universitas Darunnajah Jajaki Kerja Sama Penguatan Pendidikan Tinggi

Universitas Islam Indonesia (UII) terus berkomitmen dalam menguatkan jejaring kemitraan dengan berbagai perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Pada kesempatan kali ini, UII menerima kunjungan kerja sama dari Universitas Darunnajah pada Jumat (17/04) di Gedung Kuliah Umum (GKU) Prof. Dr. Sardjito, Kampus Terpadu UII.

Lawatan kerja sama ini menjadi bagian dari upaya kedua universitas dalam mengoptimalkan pengelolaan perguruan tinggi yang mencakup bidang tpenelitian, pengajaran, dan pengabdian masyarakat khususnya dalam penguatan manajemen pondok pesantren.

Rektor UII, Fathul Wahid, dalam sambutannya menyambut baik lawatan kerja sama ini sebagai upaya memperkuat silaturahmi antar lembaga pendidikan Islam.

“Kami meyakini bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan pesantren adalah kunci dalam menjawab tantangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi utama,” jelas Rektor UII.

Lebih lanjut, Fathul Wahid menegaskan bahwa UII selalu mendorong pendidikan yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi pembentukan karakter dan kepedulian sosial menjadi hal yang sangat penting, terlebih mahasiswa adalah bagian dari masyarakat.

“Mahasiswa tidak cukup hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga harus memiliki kepekaan sosial dan kemampuan berkontribusi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Senada, Presiden Universitas Darunnajah, K.H. Hadiyanto Arief, S.H., M.Bs menyatakan bahwa kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka mengadopsi praktik baik yang diterapkan oleh UII dalam pengelolaan pendidikan tinggi. Hadiyanto menambahkan bahwa Universitas Darunnajah yang baru berdiri tahun 2022 masih perlu banyak belajar serta menggali pengetahuan dari UII sebagai institusi yang telah lebih dahulu berkembang pesat.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari ikhtiar kami untuk mencari pola pendidikan terbaik, khususnya dalam mengintegrasikan sistem pesantren dengan pendidikan tinggi,” kata Hariyanto.

Hadiyanto juga menilai bahwa UII menjadi salah satu contoh penting dalam pengembangan pendidikan Islam yang adaptif.“Tidak banyak institusi yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai pesantren dengan sistem perguruan tinggi secara optimal, dan UII menjadi salah satu rujukan bagi kami,” ungkapnya.

Selain itu, aspek pengelolaan pendidikan dan pengembangan berbasis nilai keislaman serta wakaf menjadi perhatian khusus dalam kunjungan ini. “Kami berharap silaturahmi ini dapat berlanjut menjadi kerja sama konkret yang memberikan manfaat bagi kedua institusi,” harapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kerja sama antara kedua universitas yang membahas peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.. Lawatan ini diharapkan menjadi langkah strategis bagi UII dan Universitas Darunnajah untuk terus memperkuat kolaborasi dan meningkatkan semangat kerja sama akademik. (AHR/RS)