Entries by 985230102

,

Belajar Memimpin, Berlatih Dipimpin

Hari ini Saudara berdiri di sebuah persimpangan penting kehidupan. Wisuda sering dianggap sebagai garis akhir dari perjalanan panjang pendidikan. Namun sesungguhnya, wisuda lebih tepat disebut sebagai titik awal. Hari ini bukan tentang apa yang sudah Saudara selesaikan, tetapi tentang apa yang akan Saudara mulai. Karena dunia setelah kampus adalah ruang ujian yang berbeda. Di kampus, […]

Kebebasan dan Empati Arsitek

Kita sering membayangkan arsitek sebagai sosok kreatif yang bebas. Imajinatif. Visioner. Bebas mengekspresikan gagasan. Dan memang, dunia arsitektur membutuhkan kebebasan. Tanpa kebebasan, tidak akan lahir bangunan yang melampaui zamannya. Tidak akan hadir ruang yang menginspirasi kehidupan.   Kebebasan tidak pernah sendirian Tetapi, dalam praktiknya, kebebasan arsitek tidak pernah hidup sendirian. Arsitek selalu hadir di tengah […]

Empati, Kesadaran Kemanusiaan

Isi sambutan ini sama sekali tidak untuk mengurangi rasa bahagia Saudara hari ini. Justru, saya ingin mengajak Saudara berbahagia dengan bermakna karena dipenuhi ungkapan syukur atas banyak karunia yang Allah berikan kepada kita. Sekitar dua pekan lalu, sebuah kabar mengguncang nurani, saya baca di media. Awal Februari 2026 ini, di Nusa Tenggara Timur, seorang siswa […]

Militerisme dan Kebebasan Akademik

Saya ingin memulai dengan sebuah pengingat sederhana: kampus bukanlah sekadar tempat mengajar dan belajar. Kampus adalah ruang tempat suatu bangsa memelihara kemampuan paling pentingnya: kemampuan berpikir jernih. Kita bisa membangun gedung-gedung tinggi, memperindah infrastruktur digital, menambah anggaran, dan meningkatkan peringkat. Tetapi, bila kita kehilangan nalar publik dan kampus kehilangan keberanian untuk bertanya dan menguji kebenaran, […]

Lima Pelajaran dari Ibnu Sina

Sumpah ini bukan hanya kata-kata. Ia adalah janji moral, janji profesional, dan janji kemanusiaan, yang insyallah menjadi kompas hidup Saudara dalam menjalani profesi. Hari ini Saudara memasuki jalan hidup yang mulia. Namun, kemuliaan profesi dokter tidak otomatis hadir hanya karena gelar. Ia lahir dari cara Saudara menjalankan amanah: dengan ilmu, integritas, dan kasih sayang. Pada […]

Universitas: Bukan Sekadar Berguna, Tapi Bermakna

Selamat atas jabatan guru besar untuk Prof Suparman Marzuki. Beliau adalah profesor ke-56 yang lahir dari rahim Universitas Islam Indonesia (UII) dan satu dari 48 profesor aktif di UII. Saat ini, alhamdulillah, saat ini proporsi dosen yang menjadi profesor adalah 6,2% (48 dari 779 dosen). Persentase ini, meskipun belum sangat tinggi dibandingkan di kalangan PTN […]

Reaksi Berantai Kebaikan

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering memandang kebaikan sebagai sesuatu yang sederhana dan sesaat. Padahal, dalam pandangan iman, satu niat dapat melahirkan satu amal, satu amal dapat memengaruhi banyak orang, dan satu kebaikan dapat menjalar jauh melampaui waktu dan pelakunya. Inilah yang bisa kita sebut sebagai reaksi berantai kebaikan.   Meluruskan niat Dalam Islam, kebaikan selalu […]

Melambat di Zaman Serba Cepat

Di momen berbahagia ini, izinkan saya mengajak Saudara memaknai wisuda bukan sebagai garis akhir perjalanan, melainkan gerbang awal petualangan kehidupan yang lebih luas terbentang. Dunia yang terus berlari Dunia di luar sana bergerak cepat, nyaris tanpa jeda. Teknologi berubah dalam hitungan bulan, pekerjaan yang hari ini ada, lima tahun mendatang bisa saja tinggal cerita. Karena […]

Dampak Riset Tidak Hanya Hilirisasi

Kehadiran para doktor baru ini akan memperkuat posisi UII dalam ekosistem pendidikan tinggi—baik di tingkat nasional maupun global—melalui kontribusi akademik yang lebih bermakna, relevan, dan berguna bagi masyarakat luas. Hingga akhir tahun 2025, UII tercatat memiliki 254 dosen bergelar doktor, atau 32,60% dari total 779 dosen yang mengabdi di universitas ini. Angka ini bukan hanya […]

Universitas di Era AI: Masih Perlukah?

Ilustrasi pembuka Bayangkan dua gambar: seorang siswa kelas dua SD yang memegang kalkulator, dan seorang pedagang pasar tradisional yang juga memegang kalkulator. Alatnya sama, tetapi maknanya sangat berbeda. Bagi siswa sekolah dasar, kalkulator yang digunakan terlalu dini justru dapat merusak proses belajar. Pada tahap itu, anak harus berlatih membangun pemahaman angka, menalar, dan mencari tahu […]