Setelah pada Selasa (7/8) yang lalu memberangkatkan Tim Bantuan Medis, Universitas Islam Indonesia (UII) pada Jum’at (10/8) menyalurkan bantuan logistik bagi para korban musibah gempa yang terjadi di Lombok Nusa Tenggara Barat. Kali ini UII bekerjasama dengan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Yogyakarta. Bantuan logistik diberangkatkan dari halaman Gedung Soekiman Wirjosandjojo UII, Jl. Kaliurang Km. 14,5.

Disampaikan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan & Alumni UII, Dr. Drs. Rohidin, SH., M.Ag. bantuan logistik yang dikirim berupa makanan siap saji, sanitary kit, air minum, selimut, tikar, tenda dan lain lain. Ia berharap logistik ini dapat membantu para warga yang menjadi korban gempa di Lombok. ”Dukungan serta bantuan dari UII kepada para korban di Lombok tidak hanya sampai disini saja, tetapi akan berlanjut baik atas nama universitas maupun masing-masing fakultas,” tutur Rohidin.

Sementara disampaikan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Keagamaan Fakultas Kedokteran UII, dr. Nur Aisyah Jamil, M.Sc. fakultasnya berencana kembali mengirimkan bantuan medis untuk membantu para korban terluka akibat gempa seperti kerusakan pada tulang dan lainnya. “Kedepan diharapkan bantuan dari UII untuk para korban di Lombok terus berkelanjutan. Selain fakultas kedokteran, fakultas-fakultas lain di UII juga akan memberikan bantuan bagi para korban gempa di Lombok,” tuturnya.

Nur Aisyah Jamil mengatakan, bantuan yang disalurkan UII bekerjasama dengan ACT ini merupakan donasi dari berbagai pihak, di antaranya dari Fakultas Kedokteran UII dan beberapa fakultas lainnya, serta donasi dari Ikatan Keluarga Alumni UII. Nur Aisyah mengajak masyarakat luas untuk turut serta berkontribusi menyalurkan bantuan. “Saya mengajak para masyarakat ikut berkontribusi, untuk bersama-sama membantu saudara kita yang sedang terkena musibah di Lombok,” ujarnya.

Sementara disampaikan Head of Partnership ACT Yogyakarta Bagus Suryanto, armada yang digunakan untuk menyalurkan bantuan berupa dua buah truk yang difasilitasi oleh ACT. Dijelaskan Bagus Suryanto, selepas loading barang di UII, truk akan berkumpul dulu di halaman Masjid Al-Furqon Umbulharjo Yogyakarta. Selanjutnya truk akan diberangkatkan ke Surabaya. Total truk dari Yogyakarta berkisar 5 sampai 6 truk yang mengangkut bantuan bencana Gempa Lombok.

”Bantuan yang disalurkan ini rencananya akan diangkut dari Surabaya menggunakan kapal TNI, dan diperkirakan sampai ke lokasi selama dua hari,” imbuh Bagus Suryanto. (RR/RS)