Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (UII) kembali melaksanakan pergantian kepemimpinan. Pelantikan dan pengambilan sumpah organ Yayasan Badan Wakaf UII untuk masa jabatan 2018-2023, dilaksankan pada Jum’at (10/8), di Kampus UII Jl. Cik Ditiro No.1 Yogyakarta. Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil keputusan Sidang Pembina Yayasan Badan Wakaf UII yang telah dilaksankan pada 30 Juni–1 Juli 2018.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Yayasan Badan Wakaf UII tentang pemberhentian jajaran pengurus Periode 2013-2018 oleh Ketua Pembina yang dibacakan Dr. Endro Kumoro, S.H., M.Hum. Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan sumpah jabatan oleh Dr. Ir. Luthfi Hasan, MS. selaku Ketua Pembina Yayasan Badan Wakaf UII Periode 2013-2018. Selanjutnya Luthfi Hasan melantik organ yayasan yang terdiri dari pengawas dan pengurus.

Untuk jajaran pengawas yang dilantik sebagai ketua Dr. Endro Kumoro, S.H., M.Hum., Sekeretaris, Dra. Siti Nurul Ngaini, M.M. dan Dr. Chairil Anwar sebagai anggota. Pada jajaran pengurus yang dilantik terdiri dari Ketua Umum, Drs. Swarsono, M.A., Ketua Bidang Pengembangan Pendidikan, Dr. Siti Anisah, S.H., M.H., Ketua Bidang Pengembangan Bisnis, Drs. Muqodim, Ak. MBA serta Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Drs. Sularno, M.A. Sementara sebagai Sekretaris dan Bendahara yakni Dr. Syamsudin, S.H., M.H. dan Drs. Suharto, M.Si.

Disampaikan Luthfi Hasan, Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII selama ini telah melakukan pengembangan dalam bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat dan bisnis. Oleh karenanya aset yang dimiliki yayasan sangat signifikan jumlahnya saat ini. Kendati demikian Ia mengingatkan bahwa tantangan pengurus ke depan sangatlah kompleks. Dalam lingkup universitas misalnya, diharapakn lulusan UII kualitasnya semakin naik, diterima di masyarakat dan dapat semakin menguatkan eksistensi UII.

Luthfi Hasan menambahkan, pemberdayaan masyarakat sejauh ini sudah dilakukan cukup baik, ke depan diharapakn dapat ditingkatkan lagi. Penggalangan dana dari luar Yayasan Badan Wakaf diharapkan juga dapat ditingkatkan. “Bidang bisnis cukup perkembang dengan baik, namun demikian ke depan mutlak mengembangkan bisnis secara signifakan,” tuturnya.

Mengakhiri pidatonya, Luthfi Hasan mengungkapkan rasa syukur karena proses pergantian pada organ Yayasan Badan Wakaf UII berjalan dengan lancar melalui musyawarah. “Ke depan diharapkan antara pembina dan pengurus tidak ada sekat, sehingga bisa melaksanakan program-program dengan maksimal,” tuturnya.