,

Dubes Hungaria Sampaikan Kuliah Umum di UII

Dalam rangka turut serta meningkatkan hubungan persahabatan antara Indonesia dengan Hungaria, Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan kuliah umum dengan menghadirkan Ambasador Hungaria untuk Indonesia, H.E Judit Pach. Kuliah umum yang dilaksanakan pada Jum’at (5/4), di Ruang Sidang Utama Fakultas Hukum UII dihadiri oleh Rektor UII, Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D., sejumlah dosen, serta para mahasiswa.

Mengawali sekaligus membuka kuliah umum, Fathul Wahid menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Ambasador Hungaria atas kedatangannya. Dalam kesempatan ini Fathul Wahid juga menjelaskan mengenai sejarah serta profil UII. Melalui acara yang digelar, Ia berharap peserta seminar dapat mempunyai pemahaman baru terhadap Hungaria. Selain itu, Fathul Wahid juga menyampaikan beberapa pencapaian yang telah diraih UII, salah satunya adalah Program Studi Ilmu Hukum yang sudah terakreditasi internasional oleh AUN-QA.

“Fakultas Hukum di Universitas Islam Indonesia merupakan Fakultas Hukum dari universitas swasta pertama di Indonesia yang mendapatkan akreditasi dari AUN-QA. Kami harapkan dengan capaian ini dapat meningkatkan kesempatan agar bisa mendapatkan pengakuan dari Badan Akreditasi Universitas di Eropa pada tahun 2020,” ujar Fathul Wahid.

Sementara dalam pemaparannya, H.E Judit Pach menjelaskan tentang sejarah, transisi demokrasi, pembentukan politik dan ekonomi, sistem politik, pemerintahan serta perekonomian di Hungaria. Menurutnya sistem pemerintahan negara Hungaria sama seperti Indonesia yaitu parlemen beserta tata hukumnya.

“Sistem mereka parlemen sama seperti kita, bahkan sistem hukumnya juga sama yaitu Civil Law System, dan mereka juga menetapkan peraturan perundang-undangan. Juga sudah menjadi anggota NATO sejak 1999 dan Uni Eropa sejak 2004,” ujar H.E Judit yang diterjemahkan oleh Dodik Setiawan Nur Heriyanto S.H., M.H., LL.M., Ph.D. selaku moderator. (MRA/RS)