Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI UII) mengadakan acara Temu Orang Tua dan Wali Angkatan 2017 bertempat di Gedung Olahraga Ki Bagoes Hadikoesoemo UII pada Sabtu (10/2). Acara ini digelar dalam rangka mempererat silaturahmi antara para orang tua atau wali mahasiswa baru dengan jajaran pimpinan di lingkungan FTI UII.

Kurang lebih 430 wali dari mahasiswa FTI UII angkatan 2017 hadir dalam acara tersebut. Ini merupakan kali ketiga FTI UII mengadakan acara temu wali mahasiswa, yang telah dimulai sejak tahun 2015. Hadir dalam kegiatan Dekan FTI UII, Drs. Imam Djati Widodo, M.Eng.Sc., beserta jajarannya, Kepala Program Studi masing-masing jurusan, serta Direktur Direktorat Pembinaan Bakat Minat dan Kesejahteraan Mahasiswa (DPBMKM) UII, Beni Suranto, ST, M.Soft.Eng.

Di awal sambutannya, Imam Djati menyampaikan bahwa perkembangan FTI UII hingga saat ini cukup bagus, terbukti dengan banyaknya prestasi yang diraih oleh para mahasiswanya baik di tingkat nasional maupun internasional, salah satunya yaitu prestasi yang diraih oleh Tim Mobil Listrik UII.

Total mahasiswa FTI UII angkatan 2017 sebanyak 748 orang, dari total pendaftar sebesar 6.768 orang. Jadi sekitar 1:9 orang yang diterima di FTI UII. Artinya para mahasiswa angkatan 2017, bersaing untuk bisa masuk ke FTI UII. “Dengan bekal seperti ini, saya yakin Insya Allah nanti putra-putri Bapak/Ibu bisa berkembang dengan baik dan kami berusaha sekuat mungkin untuk mewujudkannya,” ujar Imam Djati.

FTI UII sendiri merupakan salah satu fakultas yang cukup banyak menyumbang prestasi. Disamping mobil listrik, mahasiswa FTI UII pada tahun 2017 berhasil meraih medali emas dan perunggu pada ajang Pekan Karya Mahasiswa (PKM) tingkat nasional. Ada juga program pertukaran pelajar, kerjasama dengan beberapa universitas di luar, seperti di Thailand dengan Chulalongkorn University dan Belanda dengan Saxion University.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak/Ibu sekalian, marilah kita bekerja sama untuk dapat mengembangkan prestasi putra/putri bapak-ibuk sekalian”, seru Imam.

Dalam kegiatan silaturahmi ini, Beni Suranto turut menjelaskan tentang UII kepada wali mahasiswa. Mulai dari capaian yang diraih mahasiswa UII di tahun 2017, tingkat nasional maupun internasional, seperti Tim Mobil Listrik UII, UKM Tari International Program Dance Club (IPDC) UII, UKM Paduan Suara Mahasiswa Miracle Voices (PSMV) UII, dan banyak lagi.

Selain dibidang lomba atau kompetisi, ada pula mahasiswa yang memiliki passion, yang  mana membawa reputasi kampus, contohnya ikut program pengabdian di daerah-daerah pelosok, seperti program Indonesia Mengajar. “Di UII sendiri ada juga program UII Mengajar, yang mana membina sekitar 25 TPA di sekitar UII,” imbuhnya.

Beni Suranto menambahkan, untuk meningkatkan softskill para mahasiswa bisa ikut berorganisasi, bidang kemahasiswaan UII selalu mendorong para mahasiswa untuk aktif berorganisasi, namun kuliah tetap nomor satu. Lembaga mahasiswa juga didorong agar bisa memiliki produk. Di tahun 2017 LEM UII berhasil menerbitkan buku “Dari UII Untuk Lingkungan Indonesia,” dari kajian-kajian yang dilakukan.

“Kita bersama-sama mewujudkan cita-cita UII yakni bisa menjadi Insan Ulil Albab, akhlaknya bagus dan wawasannya juga luas, global internasional,” pungkasnya.

Salah satu orang tua mahasiswa, Humam Mahmudi menanggapi kegiatan ini dengan positif, Ia sangat antusias mengikuti forum silaturahmi tersebut. “Dengan adanya acara seperti ini, kami bisa bertemu langsung dengan dosen dan wali mahasiswa lain, yang tadinya tidak kenal bisa saling mengenal, dan juga menambah jaringan,” tuturnya. (MDP/RS)