Prestasi gemilang di kancah Internasional berhasil ditorehkan dua atlet dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Hapkido UII dalam Ajang South East Asia Hapkido Championship 2018 di Singapura, 2-3 maret 2018. Mewakili Indonesia, Refinanda Nur Isfahani (2015) dan Fazano Fikri El Huda (2015), mahasiswa Program studi Statistika FMIPA UII, berhasil meraih penghargaan Gold Medal dalam kategori Hoshinsul Senior Beginner Advance.

South East Asian Hapkido Championship 2018 yang diadakan di Heartbeat Singapura ini merupakan kejuaraan di bawah naungan WHMAF (World Hapkido Martial Arts Foundation). Ajang internasional tersebut diikuti oleh peserta dari negara di kawasan Asia tenggara dan merupakan event lanjutan dari kejuaraan nasional Hapkido Indonesia. Juara dari kegiatan ini selanjutnya akan mewakili Indonesia di tingkat Asia Tenggara.

Disampaikan Refinanda, pada penyelenggaraan South East Asian Hapkido 2018 terdapat empat kategori yang dilombakan. Yaitu Hoshinsul, Hyung, Nak Bop, Dae Ryon, dan Mugisul. ”Hapkido Indonesia menerjunkan sebanyak 40 atlet, diantaranya 9 atlet dari Hapkido Yogyakarta dengan total perolehan medali sejumlah 11 medali yaitu 7 medali emas dan 4 medali perak,” ungkapnya.

Dijelaskan Refinanda, Hosinsul merupakan teknik pertahanan diri dalam melindungi diri secara efektif ketika diserang secara tiba-tiba. Hosinsul digunakan untuk melindungi diri apabila menerima serangan secara tiba tiba, jadi hosinsul difungsikan untuk dapat mendeteksi gerakan lawan sebelumnya.

Refinanda menambahkan, kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga karena dapat bertemu dengan teman-teman dari berbagai negara di Asia Tenggara. Selama mengikuti kegiatan tersebut Ia mengaku banyak sekali pelajaran dan wawasan yang didapatkan.

“Alhamdulilah semoga ini menjadi dasar untuk mengikuti kejuaraan dunia Hapkido di Korea Selatan bulan Juli 2018 mendatang. Kami mendapatkan bonus dari Allah, dengan meraih penghargaan Gold Medal dalam kategori Hoshinsul Senior Beginner Advance ,” ujarnya. (MWA/RS)