• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Mahasiswa Teknik Kimia UII Raih Medali Emas Kompetisi Internasional
Berita Kegiatan, Pilihan

Mahasiswa Teknik Kimia UII Raih Medali Emas Kompetisi Internasional

Lima mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Program Sarjana, Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII), sukses membawa pulang medali emas pada gelaran kompetisi edisi Keempat Asean Innovative Science, Environment, and Entrepreneurship Fair (AISEEF) 2023. Kelimanya yakni Yosef Budiman, Muhammad Wisnu Prasetio, Niti Bagus Wirotomo, Diah Ayu Setianingrum, dan Diya Ayu Putri Utami. Ajang kompetisi bergengsi level internasional tersebut telah selesai diadakan pada tanggal 10 hingga 14 Februari 2023 di Universitas Diponegoro, Semarang. 

Para wakil UII tergabung dalam tim Biolenue (Biosorbent for Methylene Blue), turut bersaing dengan peserta dari 15 negara yang terbagi ke dalam 368 kelompok. Tim Biolenue berhasil membawa pulang medali emas pada kategori Environmental Science lewat karya penelitian Composite Material Design Base on Chitosan and Cellulose as a Biosorbent for Methylen Blue Textile Waste.

Muhammad Wisnu Prasetio, salah seorang anggota tim mengatakan isu ini penting untuk dibahas guna meningkatkan kesadaran akan bahaya limbah industri tekstil terhadap lingkungan. “Pengangkatan isu ini timbul atas dasar kekhawatiran oleh rusaknya lingkungan yang disebabkan oleh limbah industri tekstil, di mana metilen biru merupakan zat warna yang digunakan secara luas dalam berbagai industri, namun memiliki dampak negatif terhadap lingkungan,” jelasnya.

Ia juga mengisahkan kendala utama pada pra-pelaksanaan kompetisi adalah pada persiapan teknis. “Kendalanya adalah melakukan penelitian tambahan untuk kelengkapan data riset, membuat banner, poster, design produk, dan video terkait produk. Selain itu yang menjadi kendala lainnya adalah menyiapkan booth untuk presentasi dan latihan persiapan presentasi dalam bahasa Inggris,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa setiap lomba yang diikuti memberikan begitu banyak manfaat, terutama terkait dengan pengalaman. “Sebagai bentuk aktualisasi diri, menjadi bentuk uji ilmu yang telah dipelajari, membantu mengarahkan potensi diri, dan memunculkan jiwa kolaboratif serta mampu bekerja sama dengan baik,” imbuhnya.

Sementara itu, anggota tim lainnya, Diah Ayu Setianingrum menyebut timnya telah mempersiapkan diri dengan matang. “Persiapan untuk mengikuti kompetisi AISEEF yakni mulai dari mengambil data penelitian, mempersiapkan administrasi dan hal-hal lain yang diperlukan untuk mengikuti penyelenggaraan secara offline, belajar speaking untuk presentasi, serta tidak lupa berdoa,” sebutnya.

Pada akhir sesi, ia memberi motivasi untuk mahasiswa dan generasi penerus bangsa agar dapat terus berusaha dan pantang menyerah dalam setiap proses. “Ketika kalian jatuh itulah saat yang tepat untuk belajar bagaimana cara kita untuk bangkit, namun ketika kita jatuh dan menyerah, di situ lah kekalahan sesungguhnya,” tegasnya.

Senada dengan rekan satu timnya, Niti Bagus Wirotomo juga berharap agar para mahasiswa dapat menyalurkan bakat serta ilmunya melalui lomba dan kompetisi. “Mahasiswa angkatan muda UII, terutama Prodi Teknik Kimia UII bisa melanjutkan dan membawa prestasi yang lebih unggul di kancah internasional, serta berani mencoba hal yang sukar dilakukan. Misalnya public speaking, maupun lomba/kompetisi apapun itu, terus cobalah untuk bersaing sampai juara,” tutupnya. (JR/ESP)

18 Juli 2023
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2023/07/Mahasiswa-Teknik-Kimia-UII-Raih-Medali-Emas-Kompetisi-Internasional.jpg 450 726 Humas UII https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas UII2023-07-18 15:30:432023-07-18 15:34:03Mahasiswa Teknik Kimia UII Raih Medali Emas Kompetisi Internasional

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Mahasiswa Profesi Arsitek UII Desain Kawasan Ekowisata Gunung Kelir, Kulon Progo Link to: Mahasiswa Profesi Arsitek UII Desain Kawasan Ekowisata Gunung Kelir, Kulon Progo Mahasiswa Profesi Arsitek UII Desain Kawasan Ekowisata Gunung Kelir, Kulon ... Link to: Perempuan Punya Andil Besar Majukan Bangsa Link to: Perempuan Punya Andil Besar Majukan Bangsa Perempuan Punya Andil Besar Majukan Bangsa Scroll to top Scroll to top Scroll to top