• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Manfaatkan Limbah Kulit Udang Menjadi Pupuk Organik Nano
Berita Kegiatan

Manfaatkan Limbah Kulit Udang Menjadi Pupuk Organik Nano

Kualitas tanah di Indonesia yang semakin menurun akibat penggunaan pupuk kimia secara berlebihan semakin memprihatinkan. Pupuk kimia dianggap mampu meningkatkan hasil panen dibanding pupuk organik. Padahal semakin banyak pupuk kimia yang digunakan semakin turun pula kualitas tanah. Pertanian berbasis pupuk organik sendiri mulai banyak diterapkan di negara maju, namun pengembangannya di Indonesia masih belum signifikan. Hal ini dipengaruhi oleh harganya yang relatif mahal dan belum ada pembuktian akan efektifitasnya.

Menanggapi permasalahan tersebut, sekelompok mahasiswa Fakultas MIPA UII melalui pekan kreatifitas mahasiswa (PKM) bidang penelitian tahun 2019 mencoba terobosan baru. Tim yang diketuai oleh Nofa Armelia Sari (D3 Analisis Kimia) bersama Syahla Alimah Mulyana (D3 Analisis Kimia) dan Imas Siti Nurhamidah (D3 Analisis Kimia) menciptakan inovasi baru pupuk organik bertenaga nano (Nano Organic Fertilizer) dari limbah kulit udang. Inovasi ini sebagai upaya meningkatkan hasil panen pertanian dan mengurangi penggunaan pupuk kimia.

Disampaikan Nofa Armelia Sari, mereka menggunakan metode gelasi dan sinar gamma dari iradiator untuk membuat nano kitosan. “Iradiator dinilai lebih efektif dan efisien dibanding alat lain yang digunakan untuk membuat partikel nano. Senyawa yang disintesis dari kulit udang adalah kitosan yang kemudian diubah ukurannya menjadi nano kitosan dengan pertimbangan tenaga nano untuk pertanian menghasilkan dampak positif yang luar biasa dalam peningkatan hasil panen”, terangnya.

Pupuk organik dari limbah kulit udang ini dinilai mampu meminimalisir kerusakan tanah bahkan memperbaiki struktur tanah yang rusak. “Pemilihan ukuran nano ditujukan agar kandungan kitosan pada pupuk mampu terserap lebih dalam ke tanah baik tanah yang subur maupun tandus sehingga mampu memperbaiki struktur dan menambah unsur hara pada tanah”, jelasnya lagi.

Kelompok mahasiswa ini mengharapkan adanya penelitian yang lebih banyak yang manfaatnya bisa dirasakan untuk setiap kalangan masyarakat. Pengembangan pertanian menggunakan pupuk nano organik diharapkan akan menjadi jawaban masalah terhadap petani yang merasa kesuburan tanahnya semakin hari semakin tandus sehingga hasil panen menurun dan merugikan petani.

9 Juli 2019
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2019/07/nano.jpg 330 525 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2019-07-09 08:46:042019-07-09 08:47:18Manfaatkan Limbah Kulit Udang Menjadi Pupuk Organik Nano

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Masker Asap Rokok dari Alang-Alang Berbasis Mikrofilter Link to: Masker Asap Rokok dari Alang-Alang Berbasis Mikrofilter Masker Asap Rokok dari Alang-Alang Berbasis Mikrofilter Link to: Inovasi Kertas Biji Ketapang Anti-rayap Mahasiswa UII Link to: Inovasi Kertas Biji Ketapang Anti-rayap Mahasiswa UII Inovasi Kertas Biji Ketapang Anti-rayap Mahasiswa UII Scroll to top Scroll to top Scroll to top