Dalam rangka mengenalkan visi dan misi Universitas Islam Indonesia (UII), Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan UII melaksanakan kegiatan orientasi penerima beasiswa unggulan bertemakan “Implementasi Visi Universitas Islam Indonesia di Era Milenial”, pada Sabtu (20/10), di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito UII. Hadir sebagai pembicara Dr. Artidjo Alkostar, SH., LLM.

Salah satu pesan yang disampaikan Artidjo Alkostar dalam materinya mengenai profesionalisme. Tiga komponen profesionalisme menurutnya yakni knowledge (ilmu pengetahuan), skill dan moral integrity. Artidjo Alkostar menegaskan para penerima beasiswa UII untuk memiliki moral integritas yang kuat. Menurutnya di dunia ini tidak ada sekolah kejujuran, karena kejujuran itu tidak dapat diajarkan tapi harus dikerjakan dan dibiasakan.

Menginjak sesi selanjutnya, acara Orientasi Penerima Beasiswa Unggulan angkatan 2018 dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh tim training. Diakhiri dengan sharing session oleh penerima beasiswa unggulan pada angkatan sebelumnya yang telah mendapat prestasi di kancah nasional maupun internasional.

Rahmat Oktavianto Akbar S.Psi., M.Psi., Psikolog. dari tim training (titik lingkaran), memaparkan kegiatan apa saja yang akan diagendakan penerima beasiswa unggulan angkatan 2018 selama 4 tahun menempuh kuliah di UII. Sementara pada sharing session disampaikan oleh penerima beasiswa unggulan angakatan 2015, bercerita tentang pengalaman mereka atas raihan prestasi di kancah nasional maupun internasional.

Acara diakhiri dengan penandatanganan kontrak penerima beasiswa unggulan angkatan 2018. Setelah penandatanganan ini penerima mahasiswa dapat merencanakan kegiatan serta memetakkan planning selama duduk di bangku perkuliahan hingga kelulusannya.