Bencana tsunami dan gempa bumi yang terjadi di kota Palu dan Donggala menimbulkan duka mendalam. Guna merespon hal itu, Universitas Islam Indonesia (UII) memberangkatkan Tim Bantuan Medis untuk membantu korban musibah gempa. Selain memberangkatkan tim, UII juga turut mengirimkan bantuan obat-obatan kepada korban bencana. Pemberangkatan tim berlangsung pada Rabu, (3/10) di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta. Hal ini juga sebagai bentuk kepedulian sekaligus empati UII terhadap korban bencana. Tim UII adalah tim pertama yang akan mulai bertugas pada 3-9 Oktober 2018.

Tim yang diberangkatkan terdiri dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan dan Alumni UII, Dr. Drs. Rohidin., SH., M.Ag, 4 orang dokter, 2 orang perawat, dan 5 orang mahasiswa dari Tim Bantuan Medis Mahasiswa (TBMM) Fakultas Kedokteran (FK) UII.

Pelepasan tim dilangsungkan oleh Rektor UII, Fathul Wachid, ST., M.Sc, Ph.D, didampingi oleh Dekan FK UII, dr. Linda Rosita, M.Kes, Sp.PK, dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan & Alumni FK UII, dr. Nur Aisyah Jamil, M.Sc.

Adapun para dokter UII yang diberangkatkan yakni dr. Enggar Azis Febian Asyaf, dr. Taufiq Nugroho, Sp.B, dr. Hendi Prihatna, Sp.An, dan dr. Hadawiyah, M.Sc. Perawat dari RS Jejaring FK UII yang tergabung dalam tim yaitu Budi Rahayu dan Khoiri Saleh. Sedangkan mahasiswa FK UII yang turut membantu, yaitu Jasmien Aisya Sastiarini, Satwikanti Maeswari, Zinedine Yusuf Ariant, Muhammad Wildan Jauhar Alafi, dan Riyandra Ade Rusdianto.