• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Smartphone Memudahkan Pelaku UKM Kelola Keuangan
Berita Kegiatan, Pilihan

Smartphone Memudahkan Pelaku UKM Kelola Keuangan

Persaingan dunia bisnis dan wirausaha kini semakin meningkat seiring dengan bertambahnya para pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah). Namun seringkali para pelaku usaha ini kalah dalam persaingan karena kurang memahami bagaimana mengelola keuangan.

Program D3 Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII) turut merespon hal tersebut melalui Kuliah Umum dan Workshop: Cara Mudah Mengelola Keuangan dengan Smartphone bagi Pelaku UKM”, bertempat di Auditorium lt.4 Gedung Muhammad Adnan UII, Kamis (19/4).

Dosen Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN, Khusnaini, SST. Ak, M.A.B., bersama tim hadir sebagai pembicara. Selain itu acara Worokshop juga diisi oleh Tim dari Program D3 Ekonomi UII. Sementara peserta dalam acara ini selain mahasiswa Program D3 Ekonomi UII juga diikuti Pelaku UKM.

Disampaikan Direktur Program D3 Ekonomi UII Dra. Nurfauziah, MM., CFP., QWP. keberlangsungan program ini membutuhkan dukungan dari seluruh elemen yang terlibat. “Mengadakan forum seperti ini mudah, namun untuk menjaga keberlangsungan program ini yang sulit. Dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak baik dari pemerintah, kampus UII dan pelaku UKM,” tuturnya

Sementara Fahmi Khoiri selaku perwakilan dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sleman menyampaikan bahwa angka pelaku UKM di wilayahnya mencapai 142.000, dan menjadikankan yang terbesar di wilayah Provinsi DIY.

Disampaikan Fahmi Khoiri, usaha mikro kecil dengan modal maksimum 50 juta dan omset maksimum 300 juta paling mendominasi dengan angka 128.000 pelaku usaha. Namun dari sekian pelaku usaha mikro kecil, mayoritas belum mengetahui akses ke pembiyaan termasuk perbankan.

“Pemerintah mempunyai program dengan Kredit Ultra Mikro (KUM) dengan pinjaman maksimal 10 juta. Nah nantinya akan ada bantuan dari aplikasi smartphone untuk membantu pembukuan, dan semoga keberlangsungannya terjaga,” ujarnya

Khusnaini dalam pemaparannya menjelaskan tentang Harga Pokok Penjualan (HPP) dan Break Even Point (BEP). Terdapar beberapa poin yang menjadi acuan yakni laporan laba rugi dan neraca, menentukan laba kotor dan harga jual, menentukan biaya operasional per bulan serta menentukan break event poin (BEP) & target penjualan.

“Kini kita dipermudah jika ingin mengelola keuangan dalam bisnis kita seperti aplikasi dalam smartphone. Tersedia aplikasi Akuntansi UKM yang akan sangat membantu karena beberapa keunggulan dibanding mencatat cara konvensinal yakni fleksibel,” ujar Khusnaini.

Selain itu aplikasi Akuntansi UKM menurut Khusnaini juga dapat digunakan tanpa koneksi internet, satu gadget dapat digunakan oleh lebih dari satu perusahaan, bisa digunakan juga di laptop/PC dan pastinya kerahasiaan data terjamin.

Khusnaini dan tim dalam kesempatannya juga menjelaskan tentang kewajiban bayar pajak bagi para pelaku UMKM. “Kami punya slogan yakni #bayarpajakuntung, kok bisa?. Sebenarnya ketika membayar pajak maka sama saja kita membantu orang lain yang lebih membutuhkan.

“Negara membangun jalan, jembatan ataupun sekolah berasal dari pajak kita. Jadi niatkan setiap pembayaran pajak yang kita lakukan untuk membantu saudara kita yang kurang mampu,” jelasnya. (BKP/RS)

20 April 2018
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2018/04/Diskusi-di-UII-Smartphone-Memudahkan-Pelaku-UKM-Mengelola-Keuangan.jpg 285 434 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2018-04-20 17:39:432018-04-22 03:38:04Smartphone Memudahkan Pelaku UKM Kelola Keuangan

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: UII Tuan Rumah Perdana Rapat Koordinasi PKJ 35 Link to: UII Tuan Rumah Perdana Rapat Koordinasi PKJ 35 UII Tuan Rumah Perdana Rapat Koordinasi PKJ 35 Link to: UII Raih Juara 3 Bulu tangkis di Liga Mahasiswa Regional Yogyakarta Link to: UII Raih Juara 3 Bulu tangkis di Liga Mahasiswa Regional Yogyakarta UII Raih Juara 3 Bulu tangkis di Liga Mahasiswa Regional Yogyakarta Scroll to top Scroll to top Scroll to top