• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Tambah Empat Profesor, Persentase Guru Besar di UII Dua Kali Nasional
Berita Kegiatan, Pendidikan, Pilihan

Tambah Empat Profesor, Persentase Guru Besar di UII Dua Kali Nasional

Universitas Islam Indonesia (UII) mensyukuri anugerah berupa bertambahnya empat tenaga pendidik dengan jabatan akademik profesor. Keempat tenaga pendidik yang resmi menyandang gelar profesor yakni Dr. Ir. Elisa Kusrini, M.T., Rudy Syahputra, S.Si., M.Si., Ph.D, Rifqi Muhammad, S.E., M.Sc., Ph.D., dan Nandang Sutrisno, S.H., LL.M., M.Hum., Ph.D. Keempatnya berasal dari fakultas yang berbeda, di antaranya Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, serta Fakultas Hukum. Dengan ini jumlah profesor UII menjadi 35 orang.

Penyerahan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi atas kenaikan jabatan akademik empat profesor berlangsung di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito UII pada Rabu (21/6). Acara dihadiri pimpinan universitas, fakultas, hingga perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V Yogyakarta.

Rektor UII, Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan rasa syukurnya atas raihan ini. “Alhamdulillah, saat ini proporsi dosen UII yang menjadi profesor adalah 4,3%. Secara nasional, persentase profesor baru sekitar 2% dari seluruh dosen di perguruan tinggi. Artinya, dalam konteks ini, capaian UII sudah lebih dari dua kali lipat dari rata-rata nasional,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini UII mempunyai 258 dosen berpendidikan doktor, dan 65 di antaranya sudah menduduki jabatan akademik lektor kepala. Selanjutnya, ia juga turut mengucapkan selamat kepada keluarga para profesor baru UII.

Pada sesinya, Prof. Fathul Wahid kembali menekankan tanggung jawab intelektual para profesor di ranah publik. Ia mengutip buku berjudul the Responsibility of Intellectuals (Allot, Knight & Smith, 2019) yang berisi kumpulan tulisan refleksi atas pemikiran Noam Chomsky, intelektual publik ternama Amerika Serikat. Noam Chomsky dikenal sebagai kritikus terdepan dari kebijakan-kebijakan negaranya sendiri, Amerika Serikat.

Masih mengutip Chomsky, intelektual mempunyai tiga peran penting, yaitu (1) menyampaikan kebenaran dan mengungkap kebohongan; (2) memberikan konteks historis; dan (3) mengangkat tabir ideologi yang membatasi debat.

”Dan sebaliknya, tanggung jawab 3 intelektual juga bukan hanya itu. Namun, akses terhadap pendidikan, fasilitas, kebebasan politik, informasi, dan kebebasan berekspresi menjadikan intelektual mempunyai tanggung jawabnya yang lebih besar,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Yayasan Badan Wakaf (YBW) UII, Drs. Suwarsono Muhammad, MA. juga bersyukur atas diraihnya jabatan akademik empat profesor baru. Ia menggarisbawahi berdasar catatan historis, institusi pendidikan memang lahir dari adanya kebutuhan pasar.

Namun demikian, hal itu jangan sampai menjadi alasan institusi pendidikan hanya melayani kebutuhan pasar dan penguasa. Lebih dari itu, institusi pendidikan harus mampu mengambil jalan tengah dengan tetap memberikan pembelaan kepada kepentingan publik atau masyarakat.

Terakhir, Prof. drh. Aris Junaidi, Ph.D. selaku Kepala LLDikti Wilayah V Yogyakarta sangat senang UII mampu menambah cacah dosen berjabatan akademik profesor. Ia berharap ini bukan kali terakhir, sehingga UII tetap dapat terus mendorong para dosennya agar meraih jabatan akademik tertinggi ini. (LMF/ESP)

22 Juni 2023
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2023/06/Tambah-Empat-Profesor-Persentase-Guru-Besar-di-UII-Dua-Kali-Nasional.jpg 450 675 Humas UII https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png Humas UII2023-06-22 08:00:342024-07-22 09:49:48Tambah Empat Profesor, Persentase Guru Besar di UII Dua Kali Nasional

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Sekali Lagi, Tentang Intelektual Publik Link to: Sekali Lagi, Tentang Intelektual Publik Sekali Lagi, Tentang Intelektual Publik Link to: Pembelajaran Literasi Tingkatkan Daya Kritis Siswa Link to: Pembelajaran Literasi Tingkatkan Daya Kritis Siswa Pembelajaran Literasi Tingkatkan Daya Kritis Siswa Scroll to top Scroll to top Scroll to top