Mahasiswa Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) berhasil meraih prestasi yang membanggakan. Tim UII berhasil menyabet gelar juara umum dalam Pekan Kreativitas Mahasiswa antar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PKM PTKIS) 2018 yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi KOPERTAIS wilayah III Yogyakarta pada 21-23 November di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 26 PTKIS dari seluruh Indonesia, dengan total peserta sejumlah 505 Mahasiswa.

Dari 13 cabang lomba yang dikompetisikan, delegasi FIAI UII yang juga tergabung dalam Komunitas El-Markazi berhasil meraih piala hampir di seluruh cabang. Di antaranya Juara 1 Lomba Pidato Bahasa Arab yang diraih oleh Alfian Yusni Ristanto (PAI 2015), Juara 1 & 2 Lomba Baca Berita Bahasa Arab yang diraih oleh Qonita Luthfiyah (Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah 2016) dan Dinda Rachma (PAI 2016), serta Juara 2 Bahasa Debat Bahasa Arab yang diraih oleh tim yang terdiri dari Lia Ananda Haenida (PAI 2017), Tia Faskia (Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah 2018) dan Sandi Kurniawan (PAI 2017).

Selain itu, di Bidang Musabaqah Tilawatil Quran, Abdurrahman Siregar (Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah 17) berhasil memperoleh Juara Harapan 2, di bidang Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ), Juara 2 MHQ Kategori 5 Juz Putri diarih oleh Ria Fitriani (PAI 2016), Juara Harapan 2 pada kategori yang sama diperoleh oleh Aldi Fahmi Mustofa (Ekonomi Islam 2018), Baehaki (Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah 17) sebagai Juara 2 MHQ 10 Ketegori 10 Juz Putra, dan Siti Fatimah (Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah IP 2015) sebagai Juara 3 MHQ di kategori yang sama. Terakhir, capaian piala disumbangkan oleh M. Bustomi (PAI 2017) sebagai Juara Harapan 3 bidang Musabaqah Qiroatul Kutub (MQK). Atas seluruh raihan tersebut, UII berhasil dinobatkan sebagai Juara Umum dalam ajang ini.

Ucapan syukur dihaturkan dengan bangga oleh Alfian Yusni selaku official delegasi sekaligus penyangga juara. “Alhamdulillah tentunya saya bersyukur dan bangga bisa mewakili nama UII dalam event ini, ungkapnya.” Menurutnya, raihan delegasi UII tersebut tidak terlepas dari latihan yang dilaksanakan secara rutin.

“Kita mengadakan latihan setiap malam dalam mempersiapkan event ini, semua perlombaan kita dahului dengan latihan oleh tiap-tiap mentor dari setiap bidang. Banyak dari adik-adik kita yang mendapat juara meskipun baru mengikuti lomba ini, karena rajin melakukan latihan dan mau diberi masukan dan kritik,” ungkapnya.

Selain itu, selaku penyandang Juara bidang MHQ, Aldi Fahmi Mustofa memberikan kiat-kiatnya dalam mengikuti lomba MHQ. Menurutnya, dalam lomba MHQ yang berkaitan dengan hafalan, kunci dari persiapannya adalah mengulang-ngulang hafalan tersebut. “Untuk persiapan MHQ, tentu persiapannya hafalan harus senantiasa dibaca. Hafalan bisa lancar karena terbiasa membaca dan berinteraksi dengan Al-Quran,” tuturnya.

Aldi juga berharap, prestasi yang diraihnya dapat menginspirasi mahasiswa UII secara umum untuk terus menerus menggali bakat. “Kita semua punya bakat masing-masing jadi kita butuh percaya diri terhadap kelebihan diri sendiri. Gali terus bakat, karena kita pasti punya kelebihan. Mungkin kita belum menemukan karena belum menggali. Jadi harus usaha serta istiqomah,” pesannya. (MIH/ESP)