• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Innovation2 / 20263 / Juni
Humas
Berita Kegiatan, Kampus Berdampak, Nilai Kebangsaan dan Kemanusiaan

Kuliah Umum Membahas Isu Hukum Pengungsi Rohingnya oleh Pakar Hukum Bangladesh

Pada hari Senin, tanggal 8 Juni 2026, diselenggarakan kuliah umum dengan tema “Perlindungan Pengungsi Rohingya dalam perspektif Hukum Internasional”. Kuliah umum kali ini diberikan oleh Fahim Abrar Abid, sebagai Founder dari Bangladesh Society of International Law (BSIL). Di awal perkuliahan umum, Kaprodi Hukum Program Sarjana, Dodik Setiawan Nur Heriyanto, Ph.D., menyampaikan bahwa: “Kuliah Umum ini sangat penting untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai bagaimana pengalaman dari negara lain dalam memberikan perlindungan terhadap pengungsi Rohingya. Kuliah ini sangat penting karena kasus yang berkaitan dengan pengungsi Rohingya sampai hari ini belum terselesaikan dengan baik, dan negara-negara di Asia Tenggara masih belum memiliki kerangka penyelesaian yang efektif. Dengan menghadirkan pakar dari Bangladesh yang bernama Fahim Abrar Abid yang merupakan pendiri dari Bangladesh Society of International Law.” Read more

12 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Kuliah-Umum-Membahas-Isu-Hukum-Pengungsi-Rohingnya-oleh-Pakar-Hukum-Bangladesh.jpg 450 750 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII.png Humas2026-06-12 14:19:362026-07-17 14:27:18Kuliah Umum Membahas Isu Hukum Pengungsi Rohingnya oleh Pakar Hukum Bangladesh
Humas
Berita Kegiatan

UII dan Pemkab Sleman Jalin Kerja Sama

Universitas Islam Indonesia (UII) terus berkomitmen dalam penguatan akses pendidikan tinggi. Pada kesempatan kali ini, UII dan Pemerintah Kabupaten Sleman menjajaki kerjasama tentang penyelenggaraan Beasiswa Sleman Pintar melalui pendidikan perguruan tinggi.

Kerja sama diawali dengan penandantanganan adendum nota kesepahaman (MoU) oleh Bupati Sleman, H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si dan Rektor UII, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng. Kemudian dilanjutkan dengan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Kepala Dinas Kabupaten Sleman, Wawan Widiantoro, S.IP., M.PA. dan Wakil Rektor Bidang Akademik, Rekognisi, dan Admisi, Prof. Riyanto, S.Pd., M.Si., Ph.D pada Kamis (11/06) di Kantor Bupati Sleman.

Program Beasiswa Sleman Pintar merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Sleman bagi masyarakat, khususnya generasi muda dari keluarga miskin, keluarga rentan miskin, orang tua penyandang disabilitas tidak mampu, serta keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH), agar tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Bupati Sleman berharap program tersebut mampu menjadi solusi dalam memperluas kesempatan pendidikan bagi generasi muda Sleman.

“Semoga Sleman Pintar ini mampu memberikan akses pendidikan bagi generasi muda Sleman untuk melanjutkan pendidikan tanpa terhalang oleh kondisi ekonomi maupun hal lainnya,” ujar Bupati Sleman.

Melalui kerja sama ini, penerima Beasiswa Sleman Pintar akan memperoleh dukungan biaya pendidikan pada jenjang sarjana, sarjana terapan, dan diploma sesuai ketentuan yang telah disepakati. Selain pembelajaran di kampus, mahasiswa penerima beasiswa juga mendapatkan kesempatan mengikuti program magang di dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.

Kolaborasi antara Pemkab Sleman dan UII diharapkan dapat memperkuat pembangunan sumber daya manusia daerah dan membuka peluang lebih besar bagi generasi muda Sleman untuk meraih cita-cita melalui pendidikan tinggi. (AHR/RS)

11 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/MoU-UII-dan-Pemkab-Sleman-scaled.jpg 1707 2560 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII.png Humas2026-06-11 11:12:412026-06-12 11:47:59UII dan Pemkab Sleman Jalin Kerja Sama
Humas
Berita Kegiatan, Kampus Berdampak, Riset dan Inovasi

Program Doktor Teknik Sipil FTSP UII Kembali Meluluskan Doktor Baru di Bidang Hunian Pascabencana

Program Doktor Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia (FTSP UII) kembali meluluskan doktor baru melalui Ujian Terbuka Promosi Doktor yang diselenggarakan di Auditorium Lantai 3 Gedung Mohammad Natsir FTSP UII pada Senin (25/5/2026).

Pada kesempatan tersebut, Ir. Sely Novita Sari, S.T., M.T. resmi meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Rancang Bangun Pengambilan Keputusan Menggunakan Sistem Pakar untuk Perencanaan Temporary Modular Shelter (TMS) di Wilayah Terdampak Bencana di Indonesia.”

Penelitian yang dikembangkan mengangkat isu strategis mengenai tingginya tingkat kerawanan bencana di Indonesia, khususnya gempa bumi, yang kerap mengakibatkan kerusakan hunian serta meningkatnya jumlah masyarakat terdampak dan pengungsi. Melalui disertasi tersebut, dikembangkan sebuah model pengambilan keputusan berbasis sistem pakar dengan pendekatan decision tree untuk mendukung perencanaan hunian sementara pascabencana secara lebih sistematis, adaptif, dan efektif.

Disertasi ini menekankan pentingnya penyediaan Temporary Modular Shelter (TMS) sebagai solusi hunian transisi yang lebih layak dibandingkan tenda darurat konvensional. TMS dirancang agar mudah dirakit, fleksibel, cepat dibangun, serta mampu menyesuaikan kondisi sosial maupun geografis di wilayah terdampak bencana.

Model yang dihasilkan dalam penelitian ini mengintegrasikan tiga indikator utama, yaitu ketersediaan sumber daya manusia (SDM), material lokal, dan keterjangkauan lokasi. Ketiga indikator tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi hunian sementara di lapangan.

Selain menyoroti aspek teknis, penelitian ini juga menekankan pentingnya pendekatan sosial dan budaya dalam pembangunan hunian pascabencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat terdampak cenderung memilih hunian yang tetap dekat dengan keluarga, sumber penghidupan, serta mampu memberikan rasa aman dan privasi bagi penghuninya.

Promotor sekaligus Ketua Tim Promotor, Prof. Ir. Sarwidi, menyampaikan apresiasi atas capaian akademik dan kontribusi riset yang dihasilkan. Menurutnya, penelitian yang dikembangkan memiliki nilai kemanusiaan yang tinggi dan relevan dengan kebutuhan penanganan bencana di Indonesia.

“Riset yang Saudari kembangkan bukan sekadar deretan algoritma di atas kertas, tetapi sebuah solusi kemanusiaan yang adaptif untuk menolong para penyintas bencana,” ungkapnya dalam pidato pelepasan doktor baru.

Beliau juga mengapresiasi konsistensi dan produktivitas akademik selama menempuh studi doktoral. Selama proses penyusunan disertasi, promovendus secara rutin melaksanakan bimbingan setiap dua pekan selama 13 bulan 9 hari, serta berhasil menyusun dua monograf buku dan sejumlah draf artikel ilmiah.

Melalui capaian tersebut, diharapkan kontribusi keilmuan yang dihasilkan dapat mendukung pengembangan ilmu teknik sipil, khususnya dalam bidang perencanaan hunian pascabencana yang adaptif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat terdampak bencana di Indonesia.

Sumber: Website Program Jurusan Teknik Sipil Universitas Islam Indonesia

11 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Program-Doktor-Teknik-Sipil-FTSP-UII-Kembali-Meluluskan-Doktor-Baru-di-Bidang-Hunian-Pascabencana.jpg 450 750 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII.png Humas2026-06-11 10:09:592026-07-17 14:16:08Program Doktor Teknik Sipil FTSP UII Kembali Meluluskan Doktor Baru di Bidang Hunian Pascabencana
Humas
Berita Kegiatan, Kampus Berdampak, Nilai Kebangsaan dan Kemanusiaan

Laboratorium Palestina: Membaca Konflik Palestina sebagai Ladang Bisnis Global

Narasi yang selama ini kita baca dan ketahui soal Palestina dan Israel adalah konflik perebutan wilayah. Namun, fakta menarik justru datang dari buku Laboratorium Palestina yang ditulis oleh Antony Loewenstein. Palestina menjadi ruang atau laboratorium untuk menguji teknologi persenjataan sebelum dipasarkan ke seluruh dunia. Buku ini mengajak kita melihat sisi konflik di Palestina sebagai ladang bisnis global. Read more

10 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/Membaca-Konflik-Palestina-sebagai-Ladang-Bisnis-Global.jpg 450 750 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII.png Humas2026-06-10 18:00:522026-07-08 09:57:30Laboratorium Palestina: Membaca Konflik Palestina sebagai Ladang Bisnis Global
Humas
Berita Kegiatan

DPPM UII Gelar Workshop Penulisan Artikel Ilmiah untuk Tingkatkan Publikasi Jurnal Internasional

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Workshop dan Klinik Penulisan Artikel Ilmiah pada Jurnal Internasional Bereputasi pada Rabu (10/06) di Auditorium Gedung K.H.A. Wahid Hasyim Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI), Kampus Terpadu UII. Kegiatan yang diikuti oleh dosen di lingkungan fakultas yang ada di UII bertujuan untuk meningkatkan kapasitas akademik dosen untuk mendorong produktivitas publikasi ilmiah jurnal bereputasi internasional.

Workshop menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan peneliti yang membagikan strategi penyusunan artikel ilmiah hingga kiat menghadapi proses review dan publikasi yaitu Akhmad Akbar Susamto, S.E., M.Phil., Ph.D, dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) dan Dr. Ni Luh Wulan Septiani dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UII, Prof. Ir. Eko Siswoyo, S.T., M.Sc.ES., Ph.D., IPU.menyampaikan bahwa pelatihan penulisan artikel jurnal internasional merupakan program rutin yang bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi dosen. Tahun ini, kegiatan tersebut diikuti oleh 30 dosen dengan 32 artikel yang akan mendapatkan pendampingan publikasi. “Kami berharap peserta dapat mengikuti kegiatan ini secara penuh agar target publikasi yang diharapkan dapat tercapai,” ujarnya.

Prof. Eko juga menegaskan komitmen DPPM untuk terus mendukung pengembangan riset dan publikasi akademik di lingkungan UII. “DPPM akan terus memfasilitasi dan mendampingi para dosen dalam proses publikasi ilmiah sebagai bagian dari kontribusi bagi kemajuan UII,” tuturnya.

Memasuki sesi penyampaian materi, Dosen FEB UGM, Akhmad Akbar Susamto, menekankan bahwa publikasi ilmiah harus diawali dengan pemilihan topik penelitian yang memiliki kebaruan dan kontribusi yang jelas. Menurutnya, kualitas data menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kelayakan sebuah artikel untuk dipublikasikan. “Data yang baik secara langsung menjawab ide dan fokus penelitian, bukan sekadar data yang tersedia atau mudah dikumpulkan tetapi tidak relevan dengan tujuan riset,” jelasnya.

Akhmad juga mengingatkan pentingnya mengidentifikasi kesenjangan penelitian (research gap) sebelum menyusun artikel. Selain itu, penulis perlu memahami struktur artikel yang sesuai dengan jenis penelitian, baik konseptual, telaah kepustakaan, maupun penelitian empiris, agar argumen yang dibangun dapat tersampaikan secara sistematis dan meyakinkan.

Sementara itu, Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ni Luh Wulan Septiani, membagikan pengalaman mengenai strategi publikasi di jurnal bereputasi tinggi. Ia menjelaskan bahwa proses publikasi dimulai sejak tahap pencatatan penelitian dan pengelolaan referensi. “Research note merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk merekam temuan dan hasil dari proyek penelitian,” ujarnya saat menjelaskan pentingnya dokumentasi penelitian yang baik.

Menurut Ni Luh, penulis juga harus memahami standar jurnal yang dituju sebelum mulai menulis. Ia menekankan pentingnya kualitas data, cara penyajian hasil penelitian, serta kemampuan menyusun cerita ilmiah yang logis. “Karakteristik manuskrip yang baik adalah memiliki pesan ilmiah yang jelas dan mampu menyampaikan gagasan penulis secara logis kepada pembaca,” ungkapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi review artikel jurnal internasional dimana setiap peserta mempresentasikan artikel jurnal untuk memperoleh masukan dan evaluasi dari tim reviewer. Dengan sesi ini, peserta mendapat pendampingan langsung untuk meningkatkan kualitas naskah sebelum diajukan ke jurnal internasional bereputasi.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai proses publikasi ilmiah, mulai dari menemukan ide penelitian, menyusun artikel, hingga menghadapi proses review jurnal. Bekal tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas publikasi akademik mahasiswa maupun peneliti muda di masa mendatang. (AHR/RS)

10 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/Workshop-dan-Klinik-Penulisan-Artikel-Ilmiah-pada-Jurnal-Internasional-Bereputasi-scaled.jpg 1707 2560 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII.png Humas2026-06-10 15:49:082026-06-10 15:49:08DPPM UII Gelar Workshop Penulisan Artikel Ilmiah untuk Tingkatkan Publikasi Jurnal Internasional
Humas
Berita Kegiatan

Perkuat Jejaring Lintas Sektor, Cilacs UII dan The Mangrove Global Gelar “The 2nd Mangrove Networking Seminar 2026

Dalam upaya memperluas jangkauan kolaborasi strategis antara dunia akademik, industri, dan pemerintahan, Center for International Language and Cultural Studies (Cilacs) Universitas Islam Indonesia (UII) bersama dengan The Mangrove Global sukses menyelenggarakan kegiatan The 2nd Mangrove Networking Seminar 2026. Acara yang bertempat di Auditorium Gedung Mohammad Natsir Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP), Kampus Terpadu UII ini sekaligus menjadi tindak lanjut nyata dari perjanjian kerja sama yang sebelumnya telah ditandatangani oleh Cilacs UII dan The Mangrove Global pada tahun 2025 lalu, Selasa (9/6).

​Mengusung tema besar “Grow Your Network, Expand Your Opportunity”, seminar ini menjadi wadah pertemuan esensial bagi para akademisi dan praktisi untuk bertukar wawasan dan membangun relasi. Lebih dari 20 perguruan tinggi terkemuka, berbagai perusahaan, serta utusan dari sejumlah kementerian Republik Indonesia turut andil dalam seminar ini. kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat jejaring akademik dan profesional serta membuka peluang kolaborasi lintas sektor.

Selanjutnya, acara yang berlangsung sejak siang hingga sore hari ini dikemas secara menarik dan interaktif. Setelah dibuka dengan lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya, para peserta langsung diajak untuk membaur dalam sesi utama, yakni Guided Networking Session yang dipandu oleh fasilitator Yuta Otake dan Widodo, M.A. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sesi presentasi dari Cilacs UII.

Widodo, M.A sebagai Managing Director the Mangrove mengatakan, tinggalkan zona nyaman, buang rasa malu, dan percayalah diri saat bertemu orang baru. Relasi yang dibangun sekarang adalah bekal penting untuk masa studi dan karier ke depan. “Kami berharap melalui acara ini, para peserta dapat benar-benar memperluas peluang mereka dan berani keluar dari zona nyaman untuk bertemu orang baru serta menciptakan jaringan yang bermanfaat untuk masa depan,” ungkapnya dalam bahasa Inggris.

Sebagai puncak sekaligus penutup rangkaian kegiatan, The 2nd Mangrove Networking Seminar 2026 ditutup dengan agenda penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau perjanjian kerja sama. Beberapa institusi pendidikan yang turut melakukan penandatanganan MoU di akhir acara ini di antaranya adalah Universitas Pakuan, Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Surakarta, dan Universitas Sugeng Hartono. (RMD/AHR/RS)

10 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/The-2nd-Mangrove-Networking-Seminar-2026-scaled.jpg 1440 2560 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII.png Humas2026-06-10 08:37:382026-06-16 08:40:34Perkuat Jejaring Lintas Sektor, Cilacs UII dan The Mangrove Global Gelar “The 2nd Mangrove Networking Seminar 2026
Humas
Berita Kegiatan, Kampus Berdampak, Riset dan Inovasi

Gandeng ANI, FP UII Kembangkan Riset Neuropsikologi

Fakultas Psikologi UII menjalin kerja sama dengan Asosiasi Neuropsikologi Indonesia (ANI) pada Jumat (5/6/2026). Kolaborasi ini bertujuan mengembangkan keilmuan psikologi dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat luas.

Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan langsung oleh pimpinan kedua belah pihak. Dokumen resmi tersebut menyatakan maksud kemitraan adalah “mengadakan kerja sama secara kelembagaan” demi kemajuan profesi.

Ruang lingkup kemitraan ini mencakup pengembangan kurikulum neuropsikologi pada berbagai jenjang program studi. Pasalnya, materi ini penting untuk mendalami dinamika klinis sistem saraf manusia.

Sementara itu, kedua belah pihak juga sepakat melakukan kolaborasi riset bersama. Penelitian tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu psikologi.

Selain peresmian hubungan kerja sama, kedua lembaga langsung menggelar kuliah tamu ilmiah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Auditorium Lantai 3 Gedung KH. Wahid Hasyim UII.

Ketua Umum ANI hadir langsung sebagai narasumber utama dalam acara akademik tersebut. Ia membawakan materi ilmiah dengan topik khusus yaitu “Consciousness dalam Psikologi Kognitif”.

Kendati demikian, seluruh implementasi kegiatan tetap mengutamakan asas kepercayaan dan kesetaraan. Kemitraan strategis ini menjadi wujud nyata pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi. (yp)

Sumber: Website Fakultas Psikologi Universitas Islam Indonesia

7 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Gandeng-ANI-FP-UII-Kembangkan-Riset-Neuropsikologi.jpg 450 750 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII.png Humas2026-06-07 11:56:592026-07-08 12:25:44Gandeng ANI, FP UII Kembangkan Riset Neuropsikologi
Humas
Berita Kegiatan

Kuliah MKWU UII Bahas Dialektika Hukum Agama, Negara, dan Budaya dalam Masyarakat Indonesia

Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan Kuliah Pakar MKWU Terpadu yang mengangkat tema “Hukum Islam di Ruang Publik: Dialektika Agama, Negara, dan Budaya dalam Masyarakat Indonesia” ini berlangsung pada Sabtu (6/6), bertempat di 2 Gedung Kuliah Umum Prof. Dr. Sardjito, Kampus Terpadu UII dan disiarkan secara daring melalui kanal Youtube UII. Kuliah pakar ini menghadirkan dosen Statistika FMIPA UII, Dr. Asyharul Muala, S.H.I., M.H.I. sebagai narasumber dengan dipandu oleh moderator Muhamad Syarif Hidayatulloh, Lc. M.A. 

Penerapan hukum di Indonesia perlu dilakukan melalui proses dialog dengan agama, budaya dan tradisi yang telah hidup di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikan Dr. Asyharul dalam pemaparannya, bahwa Nabi Muhammad saw dan Sunan Kalijaga adalah tokoh yang tidak serta-merta menghapus seluruh tradisi yang telah berkembang di masyarakat ketika menyebarkan ajaran Islam. Keduanya memilih untuk mempertahankan sejumlah tradisi dengan berbagai penyesuaian sehingga selaras dengan nilai-nilai Islam.

Menyoroti kondisi Indonesia yang memiliki keragaman budaya, suku, bahasa, dan sistem hukum adat. Dalam ruang sosial masyarakat Indonesia, terdapat tiga otoritas hukum yang berjalan secara bersamaan, yakni hukum negara, hukum agama, dan hukum adat. Kondisi tersebut dikenal sebagai pluralisme hukum. Selain membahas pluralisme hukum, Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan pranikah bagi mahasiswa. Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya bertugas mempersiapkan mahasiswa menjadi tenaga profesional, tetapi juga membekali mereka dengan kesiapan membangun kehidupan rumah tangga. Menurutnya, rumah tangga yang harmonis dan sakinah dapat mendukung produktivitas dan profesionalisme seseorang dalam bekerja. Sebaliknya, konflik dalam keluarga berpotensi memengaruhi aktivitas akademik maupun pekerjaan.

Dalam pembahasannya mengenai hubungan antarsistem hukum, Dr. Asyharul menjelaskan bahwa hubungan tersebut dapat berbentuk harmonis, konflik, maupun dialektis. Hubungan harmonis terjadi ketika hukum agama, hukum adat, dan hukum negara berjalan beriringan tanpa menimbulkan pertentangan. Sementara itu, konflik muncul ketika terdapat perbedaan aturan antara satu sistem hukum dengan sistem hukum lainnya.

Salah satu contoh yang disampaikan adalah praktik poligami. Adapun hubungan yang bersifat dialektis terjadi ketika berbagai sistem hukum saling berinteraksi dan menghasilkan bentuk hukum baru yang dapat diterima bersama. Salah satu contohnya adalah konsep harta bersama (gono-gini). Dalam hukum Islam, harta yang diperoleh suami dan istri pada dasarnya merupakan hak masing-masing. Namun dalam hukum adat, kontribusi keduanya dipandang sebagai bagian dari kerja sama dalam rumah tangga. Interaksi kedua pandangan tersebut kemudian melahirkan konsep harta bersama yang diakui dalam sistem hukum nasional.

Contoh lain dapat ditemukan dalam hukum waris. Ia menjelaskan bahwa hukum Islam memiliki ketentuan tersendiri mengenai pembagian warisan, sementara hukum perdata dan hukum adat juga memiliki mekanisme yang berbeda. Salah satu contohnya adalah sistem Tunggu Tubang, anak perempuan tertua diberi amanah untuk mengelola harta pusaka keluarga. Tradisi ini menunjukkan adanya interaksi antara norma agama, hukum negara, dan hukum adat meskipun masing-masing memiliki perspektif yang berbeda mengenai hak waris.

Dr. Asyahrul juga menyebut bahwa konsep dialektika memiliki landasan dalam Al-Qur’an, salah satunya Q.S. Al-Hujurat ayat 13. Menurutnya, ayat tersebut tidak hanya mengajarkan manusia untuk saling mengenal (ta’aruf), tetapi juga mendorong terjadinya interaksi, komunikasi, dan dialog dalam kehidupan sosial. Begitupun praktik hukum yang berlaku di masyarakat pada dasarnya merupakan hasil negosiasi antara agama, negara, dan budaya. Sebagai contoh, sejumlah tradisi pernikahan Jawa seperti panggih manten, ngidak endok, dan kacar-kucur yang menunjukkan adanya interaksi antara nilai budaya dan ajaran agama. Menurutnya, tradisi-tradisi tersebut tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam dan justru memperkaya makna sosial dalam perkawinan.

“Budaya memberikan rasa dan simbol yang melengkapi aspek legalitas agama dan negara,” ujarnya.

Dr. Asyharul juga menguraikan teori dialektika sosial Peter L. Berger yang terdiri atas tiga tahap, yakni eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat dapat muncul melalui proses eksternalisasi, kemudian difasilitasi menjadi aturan negara melalui objektivasi, dan selanjutnya diterima oleh masyarakat melalui proses internalisasi. 

Pada akhir pemaparannya, Ia menegaskan bahwa penerapan hukum harus berorientasi pada kemaslahatan dan tidak boleh menimbulkan mudarat bagi diri sendiri maupun orang lain. Ia mengajak peserta untuk memahami hubungan antara hukum agama, hukum adat, dan hukum negara secara lebih komprehensif agar dapat melihat realitas hukum Indonesia secara utuh. (DHP/AHR/RS).

7 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/Kuliah-MKWU-Terpadu.jpg 548 732 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII.png Humas2026-06-07 08:36:372026-06-09 08:54:58Kuliah MKWU UII Bahas Dialektika Hukum Agama, Negara, dan Budaya dalam Masyarakat Indonesia
Humas
Berita Kegiatan, Kampus Berdampak, Milad83, Nilai Kebangsaan dan Kemanusiaan, Pilihan

Jelajah Kampus Jadi Puncak Perayaan Milad ke-83 UII, Perkuat Harmoni dan Kebersamaan Sivitas Akademika

Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar kegiatan Jelajah Kampus sebagai puncak rangkaian peringatan Milad ke-83 UII pada Minggu (7/6). Kegiatan yang diikuti oleh ribuan sivitas akademika UII ini berlangsung meriah dengan mengusung tema “Harmoni untuk Jejak Lestari”, yang mencerminkan semangat kebersamaan dan keberlanjutan dalam membangun peradaban universitas.

Kegiatan dipusatkan di lingkungan Kampus Terpadu UII, Jalan Kaliurang Km 14,5, Sleman, Yogyakarta. Rute jelajah dimulai dari depan Auditorium K.H. Abdul Kahar Muzakkir, mengelilingi kawasan kampus dan wilayah sekitar UII, sebelum kembali finis di lokasi yang sama. Acara diawali dengan senam bersama yang diikuti peserta sejak pukul 06.15 WIB sebagai bentuk ajakan untuk menerapkan gaya hidup sehat di lingkungan kampus.

Usai senam, peserta diarahkan untuk mengikuti seremoni pembukaan yang diisi dengan laporan ketua panitia, pesan kebersamaan dari Rektor UII periode 2022–2026, hingga sambutan Rektor UII saat ini. Ketua Panitia Milad ke-83 UII, Dr. Rizqi Anfanni Fahmi, S.E.I., M.Si., dalam laporannya menjelaskan bahwa Jelajah Kampus merupakan penutup dari berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan sepanjang peringatan milad tahun ini.

“Rangkaian Milad ke-83 di 2026 ini dimulai dari Pidato Puncak Milad pada bulan Januari, kemudian beberapa agenda lain, ada Safari Ramadhan, UII Ramadhan Fair, Bakti Sosial di Kapanewon Ngemplak dan Kapanewon Playen, Gunung Kidul. Kami juga telah menyelenggarakan rangkaian lomba olahraga seperti bola voli, bulu tangkis, tarik tambang, dan sepak bola. Selain itu, rangkaian kegiatan lain yaitu penanaman pohon yang ada di lingkungan embung,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa peringatan Milad ke-83 UII tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga menyentuh aspek sosial, olahraga, serta kepedulian terhadap lingkungan. Berbagai program yang telah dilaksanakan menjadi wujud kontribusi nyata universitas dalam membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas internal sivitas akademika.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UII periode 2022–2026, Fathul Wahid, menyampaikan pesan tentang pentingnya kebersamaan dalam membangun masa depan universitas. Ia menyoroti keseragaman atribut yang dikenakan peserta sebagai simbol persatuan seluruh keluarga besar UII.

“Hari ini kita berkumpul dan ada yang berbeda dari tahun-tahun lalu, adalah seragam kita serupa, biru muda, meskipun saya tahu tafsiran semiotiknya berbeda-beda. Tetapi kita memiliki semangat yang sama, yaitu kita ingin nyawiji, ingin bersatu karena tema Milad ke-83 ini adalah Harmoni untuk Jejak Lestari. Mari kita rapatkan barisan karena peradaban Universitas Islam Indonesia tidak mungkin dibangun tanpa kebersamaan,” ungkapnya.

Pesan tersebut disambut antusias oleh peserta yang memenuhi area depan auditorium. Semangat “nyawiji” atau bersatu yang disampaikan Fathul Wahid sejalan dengan tema besar milad yang menekankan pentingnya harmoni dalam menjaga keberlanjutan dan kemajuan institusi.

Puncak seremoni pembukaan ditandai dengan pelepasan burung secara simbolis oleh jajaran pimpinan universitas. Pelepasan burung tersebut merepresentasikan tema “Harmoni untuk Jejak Lestari” yang diusung pada Milad ke-83 UII. Simbolisasi tersebut menggambarkan harapan agar UII terus melangkah secara harmonis dalam menciptakan jejak yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat, bangsa, dan lingkungan.

Setelah prosesi simbolis tersebut, Rektor UII, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng., secara resmi melepas peserta Jelajah Kampus melalui pengibaran bendera start. Ribuan peserta kemudian memulai perjalanan menyusuri rute yang telah ditentukan di kawasan kampus dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Rektor Hari Purnomo menegaskan bahwa kegiatan gerak jalan ini memiliki makna yang lebih dalam dibanding sekadar aktivitas olahraga.

“Gerak jalan ini bukan semata-mata aktivitas fisik. Namun, gerak jalan ini merupakan langkah bersama kita, berjalan bersama seirama dalam rangka menuju Universitas Islam Indonesia yang unggul, bermartabat, dan berguna bagi nusa dan bangsa,” tuturnya.

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa setiap langkah yang ditempuh peserta menjadi simbol perjalanan kolektif seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan visi UII sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Setelah seluruh peserta menyelesaikan rute jelajah dan kembali ke Auditorium K.H. Abdul Kahar Muzakkir, rangkaian acara dilanjutkan dengan berbagai kegiatan hiburan dan apresiasi. Unisi Music Community (UMC) tampil menghibur peserta melalui sejumlah pertunjukan musik yang menambah semarak suasana. Selain itu, panitia juga mengumumkan hasil kompetisi olahraga antarunit yang telah diselenggarakan dalam rangka Milad ke-83 UII, sekaligus menyerahkan piala kepada para juara.

Antusiasme peserta semakin meningkat saat sesi pengundian doorprize dimulai. Berbagai hadiah dibagikan melalui beberapa kategori undian hingga grand prize. Bahkan, peserta yang belum beruntung mendapatkan doorprize tetap memperoleh bingkisan sebagai bentuk apresiasi dari panitia.

Melalui kegiatan Jelajah Kampus ini, UII tidak hanya merayakan bertambahnya usia institusi yang telah menginjak 83 tahun, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk terus membangun budaya kebersamaan, kepedulian sosial, dan keberlanjutan. Semangat harmoni yang digaungkan sepanjang peringatan milad diharapkan menjadi fondasi bagi perjalanan UII dalam mencetak generasi unggul serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan kemanusiaan. (MFPS/AHR/RS)

7 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/Jelajah-Kampus-Milad-ke-83-UII-scaled.jpg 1706 2560 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII.png Humas2026-06-07 08:14:402026-07-08 11:29:18Jelajah Kampus Jadi Puncak Perayaan Milad ke-83 UII, Perkuat Harmoni dan Kebersamaan Sivitas Akademika
Humas
Berita Kegiatan

Ulil Albab Healthy Day Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dalam Rangkaian AdhaFest

Takmir Masjid Ulil Albab Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menghadirkan layanan kesehatan gratis melalui kegiatan Ulil Albab Healthy Day (UHD) sebagai bagian dari rangkaian AdhaFest 1447 H. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (5/6) di Asrama Takmir Putra dan Putri serta Auditorium Abdul Kahar Mudzakkir, Kampus Terpadu UII.

Ulil Albab Healthy Day menghadirkan berbagai layanan kesehatan bagi jamaah dan masyarakat umum, mulai dari pemeriksaan kesehatan berupa cek asam urat, gula darah, dan kolesterol, donor darah, hingga terapi alternatif bekam (hijamah). Seluruh layanan tersebut diberikan secara gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

Ketua pelaksana Ulil Albab Healthy Day, Muhammad Ihya Ulumuddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian AdhaFest yang diselenggarakan oleh Takmir Masjid Ulil Albab UII dan menjadi agenda penutup dalam rangkaian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan UHD di akhir acara dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan peserta setelah mengikuti berbagai rangkaian kegiatan AdhaFest.

Salah satu peserta donor darah, Ikbar Rijal Mustofa, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertamanya dalam melakukan donor darah. Ia mengaku sempat merasa penasaran sekaligus gugup, namun terdorong oleh keinginan untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

“Alhamdulillah saya pertama kali ini donor darah. Jujur penasaran sekaligus deg-degan. Di sisi lain saya melihat kebermanfaatannya bagi orang lain dan tentunya bagi saya juga, karena saya jadi tahu kondisi tubuh saya. Kesannya menyenangkan dan seru, karena ada tantangan melawan ketakutan demi kebaikan orang lain,” ujarnya.

Selain donor darah, layanan bekam juga mendapat antusiasme dari peserta. Salah satu peserta bekam, Wilda, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman baru karena menjadi kesempatan pertamanya mencoba terapi bekam.

“Menurut saya kegiatan ini sangat bermanfaat. Kebetulan ini adalah pertama kalinya saya mencoba bekam. Sebenarnya saya sudah lama ingin mencobanya, tetapi belum tahu tempat yang tepat. Adanya layanan bekam pada acara Ulil Albab Health Day ini sangat membantu, terlebih karena diberikan secara gratis,” tuturnya.

Setelah mengikuti terapi bekam, Wilda merasakan manfaat berupa tubuh yang lebih ringan dan nyaman. Ia juga mengapresiasi edukasi yang diberikan oleh terapis terkait manfaat bekam serta frekuensi yang dianjurkan.

“Pesan saya, semoga kegiatan bekam seperti ini dapat terus diadakan karena memberikan manfaat yang besar bagi peserta,” tambahnya. (AA/AHR/RS)

6 Juni 2026
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/06/Ulil-Albab-Healthy-Day-scaled.jpeg 1707 2560 Humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII.png Humas2026-06-06 13:45:222026-06-09 13:47:11Ulil Albab Healthy Day Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dalam Rangkaian AdhaFest
Page 4 of 512345

Berita Terakhir

  • Jawab Kebutuhan Pasien Internasional, CILACS UII dan RS Panti Nugroho Teken MoU Interpreter Bahasa Arab 
  • UII Terima Kunjungan Universitas Pertahanan RI
  • UII dan IKPI Perkuat Kolaborasi untuk Siapkan Konsultan Pajak Adaptif di Era AI dan Coretax
  • UII Hadirkan Light Show di Stasiun Tugu Yogyakarta, Perkenalkan Kampus Melalui Pertunjukan Visual
  • UKM TQFI UII Resmi Buka Grand Final International Quranic Festival 2026

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Scroll to top Scroll to top Scroll to top