Universitas Islam Indonesia (UII) melanjutkan amanah kepemimpinan institusi untuk periode 2026–2030. Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng. resmi dilantik sebagai Rektor UII dalam prosesi yang berlangsung di Auditorium Prof. K.H. Abdul Kahar Mudzakkir, Kampus Terpadu UII, Selasa (02/06). Pelantikan tersebut dipimpin oleh Ketua Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII (YBW UII), Prof. Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si., sebagai bagian dari proses keberlanjutan kepemimpinan institusi.
Pelantikan tersebut menandai berakhirnya masa kepemimpinan Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D. yang telah memimpin UII selama dua periode, yakni 2018–2022 dan 2022–2026. Dengan amanah baru tersebut, Hari Purnomo menjadi Rektor ke-13 dalam perjalanan sejarah UII sejak didirikan pada tahun 1945.
Prof. Hari Purnomo dalam sambutannya meyakini kepemimpinan di perguruan tinggi bukanlah perjalanan seorang diri, melainkan ikhtiar bersama yang menuntut kebijaksanaan, ketulusan, dan kesediaan untuk senantiasa menempatkan kepentingan institusi di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
“Universitas di dalamnya terhimpun cita-cita para mahasiswa, dedikasi para dosen, ketekunan tenaga kependidikan, serta harapan masyarakat yang menaruh kepercayaan besar kepada dunia pendidikan tinggi. Oleh karena itu, kepemimpinan yang saya emban diarahkan untuk memperkuat mutu akademik, memperluas kemanfaatan riset, meneguhkan tata kelola yang baik, serta memastikan bahwa Universitas Islam Indonesia terus hadir sebagai pilar peradaban yang memberi jawaban atas tantangan zaman,” tutur Prof. Hari.
Prof Hari mengemukakan tantangan yang akan dihadapi oleh perguruan tinggi kedepan mencakup banyak bidang dari ilmu pengetahuan hingga budaya. Sehingga perlu tindakan yang tidak hanya adaptif, tetapi juga visioner untuk membangun ekosistem akademik yang unggul, berkarakter, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Universitas perlu menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral, kuat dalam integritas, serta mampu menghadirkan solusi yang bernilai bagi bangsa dan kemanusiaan. Saya mengajak kepada seluruh sivitas akademika agar melangkah bersama dalam semangat pembaruan yang berakar pada nilai-nilai luhur Universitas Islam Indonesia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ketua Umum Yayasan Badan Wakaf (YBW) UII, Prof. Dr. Suparman Marzuki, S.H., M.Si dalam sambutannya mengingatkan kepada Rektor dan Wakil Rektor baru bahwa amanah ini bukanlah sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa UII sebagai pusat keunggulan. Suparman meminta untuk memberikan fokus yang terbaik pada penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas.
”Dunia pendidikan tinggi hari ini bergerak sangat dinamis. Kita tidak bisa lagi merasa cukup dengan pencapaian masa lalu. Saya meminta Saudara untuk segera membenahi berbagai aspek internal akademik. Identifikasi setiap simpul yang menghambat, perbaiki tata kelola kurikulum, dan tingkatkan mutu riset. Kita harus bergerak cepat untuk mengejar ketertinggalan dan memastikan UII tetap menjadi lokomotif pendidikan Islam di Indonesia,” ungkap Suparman.

Terpilihnya Hari Purnomo merupakan hasil dari rangkaian proses penjaringan dan seleksi yang berlangsung sejak akhir 2025. Proses tersebut melibatkan berbagai unsur universitas, mulai dari dosen, Senat Universitas, Tim Seleksi, hingga Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII sebagai badan penyelenggara universitas. Seluruh tahapan dilaksanakan untuk memastikan terpilihnya pemimpin yang mampu membawa UII terus berkembang di tengah dinamika pendidikan tinggi yang semakin kompleks dan kompetitif.
Hari Purnomo merupakan sosok akademisi yang tumbuh dan berkembang bersama almamaternya. Sebagai alumni sekaligus dosen Program Studi Teknik Industri UII, ia menekuni bidang ergonomi, teknik industri, kesehatan dan keselamatan kerja (K3), serta makroergonomi. Pengalaman akademik dan profesional yang panjang menjadikannya salah satu figur yang memiliki pemahaman mendalam terhadap perjalanan, budaya, serta tantangan strategis yang dihadapi UII.
Dalam perjalanan pengabdiannya, Hari Purnomo telah mengemban berbagai amanah strategis di lingkungan universitas, antara lain sebagai Ketua Jurusan Teknik Industri, Kepala Badan Perencanaan, dan Dekan Fakultas Teknologi Industri. Selain itu, ia juga aktif berkontribusi dalam organisasi profesi di tingkat nasional, di antaranya sebagai Ketua Majelis Akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (LAM Teknik) dan Dewan Pakar Perhimpunan Ergonomi Indonesia.
Empat Wakil Rektor Perkuat Kepemimpinan UII
Usai dilantik sebagai Rektor, Hari Purnomo melantik empat Wakil Rektor yang akan mendampinginya dalam menjalankan roda kepemimpinan universitas selama periode 2026–2030. Keempatnya diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas bidang sekaligus mengakselerasi berbagai agenda strategis universitas dalam bidang akademik, riset, kemahasiswaan, tata kelola, hingga penguatan jejaring kemitraan.
Empat Wakil Rektor yang dilantik terdiri atas Prof. Riyanto, S.Pd., M.Si., Ph.D. sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik, Rekognisi, Riset, Inovasi, dan Kewirausahaan; Prof. Rifqi Muhammad, S.E., M.Sc., Ph.D. sebagai Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya, dan Keberlanjutan; Dr. Nurjihad, S.H., M.H. sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Keislaman, dan Kealumnian; serta Prof. Ir. Eko Siswoyo, S.T., M.Sc.ES., Ph.D., IPU. sebagai Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Admisi, dan Komunikasi Strategis.
Dengan kepemimpinan baru tersebut, UII diharapkan mampu melanjutkan berbagai capaian yang telah diraih selama ini sekaligus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing global. Melalui kolaborasi seluruh sivitas akademika dan para pemangku kepentingan, UII berkomitmen untuk terus menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa, pengembangan ilmu pengetahuan, serta masyarakat luas. (KU/AHR/RS)



