Dalam rangka memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan, Relawan Ramadan Dakwah Hijrah Mahasiswa (DHM) Universitas Islam Indonesia (UII), di bawah naungan Direktorat Pendidikan dan Pengembangan Agama Islam (DPPAI)  menerjunkan relawan mahasiwa selama 17 hari untuk membantu kegiatan Ramadan di Desa Binaan UII yang tersebar di 12 dusun di Kecamatan Pakem, Sleman.

Kegiatan yang berlangsung dari 1 hingga 17 Ramadan 1440 H ini telah berakhir, ditandai dengan Kegiatan Pengajian dan penarikan Relawan Ramadan yang dilaksanakan pada hari Rabu (22/5), di Masjid Baiturrahim, Dusun Kemiri, Desa Purwobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Hadir dalam acara tersebut Direktur DPPAI, Dr. Aunur Rohim Faqih, SH., M.Hum., Kepala Dusun Kemiri, Parjiono, dan Risdiyono, S.T., M.Eng., Ph.D. selaku penceramah.

Muhammad Husaini selaku Ketua Panitia Relawan Ramadan 1440 H mengatakan bahwa 66 relawan telah mengabdi di 12 Dusun ini dan berkontribusi dengan cara mengajar Taman Pendidikan Quran (TPQ), menjadi imam sholat tarawih, menjadi penceramah kultum, dan tadarus Al-Qur’an bersama para warga. Selain itu, Husaini juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada warga yang telah menerima Relawan Ramadan DHM UII dengan baik.

“Kepada seluruh bapak-bapak, ibu-ibu, para warga yang sudah menerima kami secara baik, selama 17 hari di bulan Ramadan ini, kami ucapkan terimakasih. Dan juga kami memohon maaf jika dari teman-teman Relawan terdapat kesalahan, karena kami masih dalam tahapan belajar untuk beradaptasi dengan masyarakat. In syaa Allah kegiatan ini akan terus berlanjut untuk tahun-tahun kedepannya,” ujar Husaini.

Direktur DPPAI, Dr. Aunur Rohim Faqih, S.H., M.Hum. menyampaikan dalam sambutannya, seluruh relawan yang telah selesai mengabdikan dirinya selama 17 hari ini adalah para mahasiswa yang terdiri dari latar belakang bidang ilmu yang berbeda-beda, tapi mereka mau bergabung untuk mengikuti kegiatan keagamaan, khususnya dakwah kepada masyarakat seperti Relawan Ramadan.

“Untuk adik-adik Relawan Ramadan, semangat saudara harus tetap dipupuk dan terus istiqomah. Semuanya selama 17 hari ini pasti mendapatkan pengalaman yang luar biasa, maka pengalaman ini menjadi bekal untuk pengembangan diri di masyarakat, karena kehidupan di masyarakat tidak semuanya diajarkan di perguruan tinggi,” tutur dosen Fakultas Hukum UII tersebut.

Selain itu, Aunur Rohim juga menghimbau kepada para Relawan Ramadan yang telah menyelesaikan tugasnya selama 17 hari ini agar dapat mengajak teman-teman mahasiswa lainnya untuk dapat turut bergabung dalam dakwah masyarakat, mengingat jumlah keseluruhan mahasiswa UII berkisar lebih dari 25 ribu mahasiswa, sedangkan pada tahun ini yang terjun untuk berdakwah ke masyarakat hanya 66 orang.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dusun Kemiri, Parjiono, juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada UII atas kepercayaannya menerjunkan para Relawan Ramadan selama 17 hari di Dusun Kemiri dan 11 Dusun lainnya.

“Pada acara penarikan Relawan Ramadan, karena sudah akan berakhir, kami mengucapkan selamat jalan, semoga apa yang dicita-citakan bisa dikabulkan oleh Allah Swt. Selanjutnya, kami mengharapkan kegiatan Relawan Ramadan ini masih bisa berlanjut untuk tahun-tahun yang akan datang, karena dengan adanya Relawan Ramadan ini kami sangat terbantu,” kata Parjiono. (LA)