• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Mahasiswa Singapura dan Malaysia Belajar Konservasi BCB Kampung Kauman
Berita Kegiatan, Pilihan

Mahasiswa Singapura dan Malaysia Belajar Konservasi BCB Kampung Kauman

Sebagai kota budaya, Yogyakarta menyimpan berbagai potensi bangunan cagar budaya (BCB) yang sangat menarik untuk dilestarikan dan dikembangkan. Sayangnya banyak di antara BCB yang belum dikenal publik, mendapat perhatian dari pemerintah, dan dikembangkan sebagai aset budaya dan wisata. Salah satunya yakni Kawasan Kampung Kauman yang berada di sebelah barat Alun-alun Utara Yogyakarta. Posisinya yang berada di pusat kota dengan berbagai destinasi wisata di sekitarnya menjadikan kampung ini sangat strategis. Di masa lalu Kauman dikenal sebagai kampung pedagang sekaligus pusat kegiatan agama Islam di wilayah Kraton.

Keunikan inilah yang mendorong jurusan Arsitektur UII untuk menggandeng Jurusan Arsitektur dari National University of Singapore (NUS) dan University Malaya Malaysia (UM) untuk menyelenggarakan Kauman UM–NUS–UII Architectural Conservation Field School. Sekolah konservasi yang diikuti oleh mahasiswa arsitektur ketiga kampus itu diadakan pada 9 Juli – 2 Agustus 2018. Pembukaan acara berlangsung di Pendopo Dalem Pengulon, Kompleks Masjid Gedhe Kauman, Yogyakarta.

Disampaikan Arif Budi Sholihah, ST, M.Sc, Ph.D selaku ketua panitia acara, program ini diharapkan mampu mengungkap aset-aset budaya yang ada di Kawasan Kauman yang selama ini cenderung tidak diketahui publik. “Kauman merupakan salah satu kawasan bernilai sejarah tinggi. Selain terdapat Masjid Gede Kauman yang merupakan salah satu dari 4 elemen pembentuk kota Yogyakarta (Catur Gatra Tunggal) dan sebagai tempat lahirnya organisasi Muhammadiyah. Di masa lalu Kauman juga dikenal sebagai sentra batik dengan Haji Bilal sebagai salah satu tokohnya”, ungkap dosen Arsitektur UII itu.

Walaupun kini banyak berubah, namun ia ingin agar masa lalu, kondisi masa kini, dan bagaimana masa depan Kauman nantinya menjadi pembahasan utama pada program ini. Ia juga menambahkan dari acara ini diharapkan ada Design Guidelines Kawasan dan Infill Design yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah untuk nantinya mampu mengembangkan Kauman di masa yang akan datang dengan berbasis potensi kawasan di dalamnya.

Sementara itu, dosen pendamping dari National University of Singapore (NUS), Prof. Johannes Widodo mengatakan mahasiswanya akan berkeliling ke kawasan Kauman, mendata, melakukan observasi, serta berbicara dengan masyarakat setempat sehingga muncul cerita-cerita unik yang sebelumnya tidak banyak digali. Mereka juga diharapkan mampu memetakan masalah yang dihadapi Kauman sekarang.

“Kita ingin agar program semacam ini memantik kesadaran masyarakat bahwa kampung mereka memiliki keunikan dan kekhasan yang harus dilestarikan agar generasi berikutnya dapat dengan bangga menikmatinya”, katanya.

Pada akhir acara, yaitu tanggal 1 Agustus 2018 hasil dari kegiatan ini akan dipamerkan untuk umum dan pada tanggal 9 Agustus 2018 pameran akan diboyong ke NUS Tun Tan Cheng Lock Research Centre di Malaka, Malaysia.

10 Juli 2018
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2018/07/IMG_93677.jpg 330 495 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2018-07-10 14:29:442018-07-11 10:52:10Mahasiswa Singapura dan Malaysia Belajar Konservasi BCB Kampung Kauman

Berita Terakhir

  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis
  • UII dan Pemkot Pekalongan Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Pendidikan dan Pengembangan Daerah
  • UII dan Pemkab Bantul Perkuat Sinergi, Bahas Pengembangan RS UII hingga Peluang Program Beasiswa
  • UII dan Pemkab Ngawi Eksplorasi Kerja Sama Strategis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Revolusi Industri 4.0 dan Masa Depan Jurnalisme Link to: Revolusi Industri 4.0 dan Masa Depan Jurnalisme Revolusi Industri 4.0 dan Masa Depan Jurnalisme Link to: Mahasiswa UII Raih Penghargaan di Kompetisi Diplomasi Tingkat ASEAN Link to: Mahasiswa UII Raih Penghargaan di Kompetisi Diplomasi Tingkat ASEAN Mahasiswa UII Raih Penghargaan di Kompetisi Diplomasi Tingkat ASEAN Scroll to top Scroll to top Scroll to top