• Admisi
  • UII Gateway
  • Email
  • Kontak
  • Bahasa Indonesia
  • English
Universitas Islam Indonesia
  • PENDIDIKAN
    • Program Pendidikan
    • Penerimaan Mahasiswa Baru
    • Merdeka Belajar Kampus Merdeka
    • Informasi Beasiswa
    • Fasilitas Kampus
    • Jelajahi Yogyakarta
  • PENELITIAN
    • Pusat Studi & Laboratorium
    • Riset & Pengajaran
    • Portal Jurnal
    • Konferensi & Seminar
  • PENGABDIAN
    • Pengabdian & Dakwah
    • Lingkungan & Keberlanjutan
    • Simpul Tumbuh
    • Donasi UIIPeduli
  • INTERNASIONAL
    • International Admission
    • Kantor Urusan Internasional
    • Mobilitas Internasional
    • Program Gelar Ganda
    • Erasmus+ CBHE di UII
  • LAYANAN
    • Mahasiswa
    • Alumni
    • Kemitraan
    • Publik & Rekan Media
    • Paten & Hak Cipta
  • PROFIL
  • Click to open the search input field Click to open the search input field Search
  • Menu Menu
You are here: Home1 / Berita Kegiatan2 / Mahasiswa UII Bantu Warga Desa Tlogolele Boyolali Olah Sayur Mayur Menjadi...
Berita Kegiatan

Mahasiswa UII Bantu Warga Desa Tlogolele Boyolali Olah Sayur Mayur Menjadi Nugget

Lokasi yang berada radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi menjadikan tanah di sekitar gunung selalu subur. Kesuburan tanah tesebut dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sebagai sumber penghasilan dengan menanam sayuran. Namun, hasil panen kurang dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Sehingga menggerakkan 6 mahasiswa Teknik Kimia Universitas Islam Indonesia (UII) untuk memanfaatkan hasil panen sayur seperti wortel, brokoli, sawi sendok, buncis, kubis, labu siam tersebut menjadi bahan baku utama makanan olahan berupa Nugget Sayur dalam Progam Kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berlangsung pada bulan Agustus 2018.

Keenam mahasiswa Teknik Kimia UII tersebut yaitu Annisa Alvi Ramadhani (Teknik Kimia 2015), Indri Cintya (Teknik Kimia 2015), Avincenna Mustika (Teknik Kimia 2015), Nafisah Istiqomah (Teknik Kimia 2015), Rafika Erniza Putri (Teknik Kimia 2015) dan Hana Safira (Teknik Kimia 2015). Mereka mengadakan penyuluhan tentang pembuatan Nugget Sayur di delapan dusun yang berada di desa Tlogolele.

Menurut Indri, selaku perwakilan dari keenam mahasiswa tersebut, pengolahan sayur menjadi Nugget Sayur bertujuan untuk meningkatkan nilai jual hasil panen desa Tlogolele. “Masyarakat di sini biasanya langsung menjual hasil panen sayur mereka, kemudian kami berenam menemukan ide untuk menjadikan hasil panen mereka memiliki nilai jual yang lebih tinggi dengan mengolah sayur tersebut menjadi makanan olahan seperti nugget sayur yang nantinya bisa dijual sehingga keuntungan yang diperoleh masyakarat menjadi lebih tinggi.” Jelas Indri.

Bahan-bahan pembuatan Nugget Sayur sama seperti Nugget yang dijual dipasaran, hanya saja, keenam Mahasiswa Teknik Kimia tersebut tidak menggunakan bahan pengawet pada makanan olahan tersebut dikarenakan tidak baik untuk kesehatan. Selain itu, pembuatan Nugget Sayur ini terbilang sangat mudah karna hanya membutuhkan waktu 2 jam saja.

Selain dapat dijual kepasaran, Nugget Sayur dapat dijadikan lauk pauk rumahan. Oleh karena itu, keenam mahasiswa Teknik Kimia tersebut juga mengadakan menyuluhan akan pentingnya mengonsumsi makanan yang berbahan baku sayur kepada anak-anak TPA. “Sasaran program Nugget Sayur ini bukan hanya ke ibu-ibu PKK saja, namun juga ke Anak-anak. Jadi, ibu-ibu pendapat pengetahuan tentang pengolahan sayurnya dan anak-anak mendapat pengetahuan tentang pentingnya mengonsumsi sayur.” Lanjut Indri.

Ke depannya, Indri dan Teman-temannya berharap pembuatan nugget sayur dapat terus dilanjutkan oleh ibu-ibu PKK yang nantinya bisa jadikan peluang usaha. “Kami berharap, Nugget Sayur ini menjadi peluang usaha. Karena pembuatannya yang sebentar dan mampu menghasilkan keuntungan yang banyak. Nugget sayur ini nanti bisa dijual di sekolah atau di pasar.” Pungkasnya. (NIQ/ESP)

6 September 2018
Share this entry
  • Share on Facebook
  • Share on X
  • Share on WhatsApp
  • Share on LinkedIn
  • Share by Mail
https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2018/09/S__16089188.jpg 330 524 humas https://www.uii.ac.id/wp-content/uploads/2026/07/Logo-UII-Kuning.png humas2018-09-06 15:59:172018-09-06 15:59:17Mahasiswa UII Bantu Warga Desa Tlogolele Boyolali Olah Sayur Mayur Menjadi Nugget

Berita Terakhir

  • Perkuat Kolaborasi Internasional dan Kebudayaan, Program Studi Farmasi UII Gelar Pembukaan G-PICE 2026
  • Universitas Mohammad Natsir Pelajari Sistem Pendidikan Pondok Pesantren UII melalui Kunjungan Studi Tiru
  • CILACS UII Terima Studi Banding UPT Bahasa Universitas Negeri Padang
  • UII dan Unhan RI Perkuat Sinergi, Bahas Isu Maritim hingga Diplomasi Pertahanan
  • Sumpah Dokter ke-72 FK UII: Cetak 2.688 Alumni, Soroti Tantangan Pasien Berbekal AI hingga Peluang Bisnis Medis

Gedung GBPH Prabuningrat (Rektorat)
Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia
Jl. Kaliurang km. 14,5 Sleman, Yogyakarta 55584 Indonesia

Telepon: +62 274 898444
Faks: +62 274 898459
Email: info[at]uii.ac.id

Akreditasi Institusi Unggul. Universitas Islam Indonesia telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2022.

© Hak Cipta 2025 - Universitas Islam Indonesia - Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten terakhir dimutakhirkan 25 Januari 2024
Link to: Peserta World Heritage Camp Indonesia (WHCI) 2018 Kunjungi Museum dan Candi Kimpulan UII Link to: Peserta World Heritage Camp Indonesia (WHCI) 2018 Kunjungi Museum dan Candi Kimpulan UII Peserta World Heritage Camp Indonesia (WHCI) 2018 Kunjungi Museum dan Candi... Link to: Tingkatkan Publikasi Internasional dengan Klinik Penulisan Artikel Ilmiah Internasional Link to: Tingkatkan Publikasi Internasional dengan Klinik Penulisan Artikel Ilmiah Internasional Tingkatkan Publikasi Internasional dengan Klinik Penulisan Artikel Ilmiah I... Scroll to top Scroll to top Scroll to top